JAKARTA – Anak-anak pejuang kanker membutuhkan lebih dari sekadar perawatan medis. Dalam upaya memberikan dukungan emosional, Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (Pita Kuning) menggandeng Comika menggelar program amal bertajuk Komedi Berbagi. Lewat stand-up comedy, acara ini tidak hanya menghadirkan gelak tawa, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk berkontribusi langsung melalui donasi.
Tiga komika ternama, yakni Arif Brata, Zahra Petani, dan Boby Al Mahbub, menjadi pengisi acara yang berlangsung secara daring dan luring di Markas Comika. Seluruh hasil keuntungan dari program ini akan dialokasikan untuk mendukung layanan pendampingan psikososial bagi anak-anak pejuang kanker, seperti konseling, nutrisi bulanan, hingga kegiatan rekreasional.
Menurut Ketua Pita Kuning, Tyas Amalia, dukungan psikososial sangat penting untuk menjaga semangat anak-anak dan keluarganya dalam menghadapi kanker. “Kami ingin menunjukkan bahwa kanker bukan akhir dari segalanya. Anak-anak pejuang kanker tetap memiliki hak untuk bermimpi, dan orang tua mereka juga butuh dukungan agar tetap kuat. Melalui Komedi Berbagi, kita semua berperan menjaga harapan mereka tetap menyala,” ungkap Tyas.
Kanker pada anak, yang hingga kini penyebabnya belum diketahui secara pasti, menjadi salah satu penyakit kritis yang memerlukan perhatian serius. Deteksi dini menjadi kunci keberhasilan pengobatan. Oleh karena itu, acara seperti Komedi Berbagi tidak hanya menggalang dana, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengenali gejala awal kanker pada anak.

Wirsad Hafiz, Event Manager Comika, menyatakan kebahagiaannya atas kesuksesan volume kedua acara ini. “Antusiasme masyarakat jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya. Dengan kehadiran Arif Brata, Zahra Petani, dan Boby Al Mahbub, kami ingin semakin banyak orang tergerak untuk menemani perjalanan anak-anak hebat ini dalam melawan kanker,” ujarnya.
Selain memberikan hiburan, acara ini menjadi sarana edukasi sekaligus cara untuk mendekatkan isu kanker pada anak yang sering kali terlupakan. Komedi Berbagi menunjukkan bahwa dukungan dapat datang dalam berbagai bentuk, termasuk gelak tawa yang menguatkan. “Tidak ada anak yang harus melawan kanker sendirian,” tambah Tyas. “Kita semua, dengan kemampuan masing-masing, bisa membantu memenuhi hak-hak mereka. Bersama-sama, mari kita terus menyalakan harapan bagi anak-anak pejuang kanker di Indonesia.”
Dengan Komedi Berbagi, Pita Kuning dan Comika membawa pesan bahwa di balik perjuangan melawan kanker, selalu ada tawa dan harapan yang layak diperjuangkan./ JOURNEY OF INDONESIA | Morteza