Friday, January 16, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

‘Evolusi’, Kritik Pedas Fransiscus Eko Terhadap Kerakusan Manusia Lewat Lagu Rock

by Redaksi
24/04/2025
Reading Time: 3 mins read
‘Evolusi’, Kritik Pedas Fransiscus Eko Terhadap Kerakusan Manusia Lewat Lagu Rock

Evolusi Artwork (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Mengusung kritik tajam terhadap perilaku manusia modern, Fransiscus Eko (FE) merilis single bertajuk ‘Evolusi’ pada 21 April 2025 lalu. Lagu beraliran rock/metal ini menjadi pelampiasan keresahan Eko terhadap kondisi moral dan sosial yang kian merosot, di tengah dunia yang katanya semakin maju.

Dikenal sebagai jurnalis, produser, dan manajer artis dari berbagai nama seperti Sigit Wardana, Rocker Kasarunk, Genta Garby hingga Gracia Says. Fransiscus Eko, yang semakin tua semakin berminyak ini, akhirnya kembali ke akar musik yang telah lama ia tinggalkan.

Baca juga :

Menakar Kilau Emas 2026, Proyeksi Harga Menuju Puncak Baru dan Strategi Menjadi Investor Cerdas

Transformasi Asrama Muko di Nabire, Langkah Strategis Bosch Bangun Kemandirian Pangan dari Sekolah

Menakar Efisiensi Kebersihan Hunian Modern “Hands-Free” lewat Xiaomi Robot Vacuum 5

‘Evolusi’ bukanlah karya baru, karena sebenarnya telah ia tulis sejak tahun 2000 bersama almarhum sahabatnya, Petrus, yang kala itu dikenal sebagai musisi metal dari Malang dan pernah memperkuat band rock legendaris kota tersebut, Balance. “Awalnya lagu ini cuma buat koleksi pribadi. Nggak dirilis karena nggak cocok sama konsep band Drama, tempat gua nge-band dulu,” jujur Eko.

Petrus, yang juga dikenal sebagai sosok piawai di balik perangkat elektronik dan instrumen berat seperti gitar dan bass, menjadi penggagas riff awal dari lagu ini. “Kami tulis lagu ini di home studio gua, Petrus bikin riff gitarnya, lalu gue kembangkan jadi lagu utuh,” kenangnya.

Mengusung tempo cepat dengan dominasi vokal scream dan growl, ‘Evolusi’ mengupas sisi gelap peradaban manusia. Alih-alih berkembang menjadi makhluk yang lebih baik sebagaimana teori Charles Darwin, Eko menilai manusia justru menunjukkan kemunduran moral yang mengkhawatirkan. “Kalau Darwin bilang manusia berasal dari kera, mestinya kita jadi lebih baik. Tapi kenyataannya? Manusia makin rakus, makin jahat. Seolah-olah malah berevolusi balik jadi kera,” kata Eko dengan nada geram.

Single ini dirilis di bawah label Cadaazz Pustaka Musik, dan dirasa sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini yang dipenuhi ketimpangan sosial, kerakusan kekuasaan, dan hilangnya nilai kemanusiaan. Tak hanya sebagai bentuk ekspresi, lagu ini juga merupakan penghormatan Eko kepada Petrus yang telah wafat.

Fransiscus Eko (Ist)

Dalam proses produksinya, Eko turut melibatkan Christian Wibisono alias Ian, mantan drummer band Drama yang kini menjadi bagian dari Rocker Kasarunk. Ian tak hanya mengisi bagian drum dan vokal growl, tetapi juga menangani mixing, mastering, hingga desain sampul single.

Lebih dari sekadar nostalgia, ‘Evolusi’ menjadi jembatan Eko untuk kembali aktif di dunia musik. Ia pun membuka kemungkinan untuk merilis EP atau bahkan album penuh dalam genre modern rock, dengan melibatkan eks personel Drama maupun talenta baru termasuk anaknya sendiri, Patrick Lesmana, yang pernah merilis album instrumental gitar berjudul Yabai pada 2022.

“Gue sih pengen bikin EP atau LP, bisa jadi ‘Evolusi’ cuma jadi bonus track aja. Lagi coba kontak temen-temen lama kayak Coki Bolemeyer (NTRL). Siapa tahu masih ada chemistry. Atau ya, kalau mau ngirit, gue bisa ajak anak gue sendiri main gitar. Hehe,” pungkas Eko sambil tertawa.

Dengan ‘Evolusi’, Fransiscus Eko tak hanya menyuarakan kritik sosial, tapi juga menunjukkan bahwa semangat bermusik tak pernah mati, meski harus menunggu seperempat abad untuk menyuarakan satu lagu./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

Tags: Cadaazz Pustaka MusikEvolusiFranciscus EkoJourney of IndonesiaMusikNewsSingle Release
Share114Tweet71

Related Posts

Antara Pena dan Nada, Penantian 17 Tahun Dee Lestari dalam Balutan ‘(Jangan) Jatuh Cinta’
Music

Antara Pena dan Nada, Penantian 17 Tahun Dee Lestari dalam Balutan ‘(Jangan) Jatuh Cinta’

15/01/2026
Konsep Merelakan dan Janji untuk Pulang Jadi Debut Diva Ramaniya di Ranah Musik Tanah Air
Music

Konsep Merelakan dan Janji untuk Pulang Jadi Debut Diva Ramaniya di Ranah Musik Tanah Air

12/01/2026
Napas Baru ‘Cinta Kita’, Kolaborasi Megah Tohpati dan Fabio Asher di Medio 2026
Music

Napas Baru ‘Cinta Kita’, Kolaborasi Megah Tohpati dan Fabio Asher di Medio 2026

11/01/2026
Eksplorasi Nostalgia Yure Andini lewat ‘Ya Kamu’, Perpaduan Pop Vintage dan Keroncong yang Segar
Music

Eksplorasi Nostalgia Yure Andini lewat ‘Ya Kamu’, Perpaduan Pop Vintage dan Keroncong yang Segar

11/01/2026
Melodi Keajaiban Maya Hasan, Bawa Harpa Indonesia ke Panggung Dunia
Music

Melodi Keajaiban Maya Hasan, Bawa Harpa Indonesia ke Panggung Dunia

02/01/2026
Next Post
BCA Travel Fair 2025 Hadir, Saat Tepat Rencanakan Liburan Tengah Tahun

BCA Travel Fair 2025 Hadir, Saat Tepat Rencanakan Liburan Tengah Tahun

ADVERTISEMENT

Recomended

News

Menakar Kilau Emas 2026, Proyeksi Harga Menuju Puncak Baru dan Strategi Menjadi Investor Cerdas

15/01/2026
Transformasi Asrama Muko di Nabire, Langkah Strategis Bosch Bangun Kemandirian Pangan dari Sekolah
News

Transformasi Asrama Muko di Nabire, Langkah Strategis Bosch Bangun Kemandirian Pangan dari Sekolah

15/01/2026
Menakar Efisiensi Kebersihan Hunian Modern “Hands-Free” lewat Xiaomi Robot Vacuum 5
Gadget

Menakar Efisiensi Kebersihan Hunian Modern “Hands-Free” lewat Xiaomi Robot Vacuum 5

15/01/2026
Antara Pena dan Nada, Penantian 17 Tahun Dee Lestari dalam Balutan ‘(Jangan) Jatuh Cinta’
Music

Antara Pena dan Nada, Penantian 17 Tahun Dee Lestari dalam Balutan ‘(Jangan) Jatuh Cinta’

15/01/2026
Bangun Masa Depan Hijau, 5 Startup Jebolan GVV Batch 8 Siap Perkuat Ekonomi Sirkular Indonesia
News

Bangun Masa Depan Hijau, 5 Startup Jebolan GVV Batch 8 Siap Perkuat Ekonomi Sirkular Indonesia

15/01/2026
“Penerbangan Terakhir” Ketika Karisma di Balik Kokpit Menjadi Jerat Manipulasi
FIlm

“Penerbangan Terakhir” Ketika Karisma di Balik Kokpit Menjadi Jerat Manipulasi

14/01/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.