BOJONG KONENG – Kawasan perbukitan Sentul seolah tidak pernah kehabisan daya tarik bagi warga Ibu Kota yang merindukan udara segar. Di tengah tren wisata alam yang kian menjamur, hadir Boekit Saila sebagai pilihan destinasi yang menawarkan pengalaman berkemah dengan lanskap yang berbeda. Berlokasi di Jalan Tega Luhur, Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, tempat ini dengan cepat mencuri perhatian wisatawan meski beberapa sudut fasilitasnya masih dalam tahap penyempurnaan.
Berbeda dengan lokasi perkemahan pada umumnya yang kerap menuntut fisik prima untuk trekking panjang atau kendaraan khusus berpenggerak empat roda, Boekit Saila justru sangat inklusif. Pengelola memastikan akses jalan menuju lokasi berada dalam kondisi prima sehingga kendaraan pribadi dapat melintas dengan mulus tanpa hambatan berarti. Kemudahan aksesibilitas ini menjadi daya tarik krusial bagi keluarga yang membawa anak-anak maupun komunitas yang ingin mengadakan kegiatan luar ruang tanpa kendala logistik yang rumit.

Begitu menginjakkan kaki di area perkemahan, udara sejuk dengan temperatur stabil di angka 22 hingga 25 derajat Celcius langsung menyambut pengunjung. Suasana damai kian terasa saat kabut tipis mulai turun menyelimuti perbukitan pada pagi hari, menciptakan siluet alam yang puitis. Sementara itu, saat senja berganti malam, langit cerah di kawasan ini sering kali memamerkan gugusan bintang yang sulit ditemui di langit Jakarta yang penuh polusi cahaya.
Kenyamanan pengunjung di Boekit Saila didukung oleh ketersediaan infrastruktur yang sangat memadai. Pengunjung tidak perlu khawatir terputus dari dunia luar karena sinyal internet dari seluruh operator seluler terpantau stabil di seluruh area. Selain itu, kebutuhan dasar seperti pasokan listrik untuk pengisian daya gawai serta ketersediaan air bersih yang melimpah telah terjamin dengan baik. Fasilitas kamar mandi yang bersih dan terawat turut menambah nilai plus, memastikan pengalaman berkemah tetap terasa higienis bagi seluruh anggota keluarga.

Aktivitas yang bisa dilakukan di sini pun sangat beragam dan mampu mengakomodasi berbagai hobi. Bagi pencinta aktivitas fisik, tersedia jalur trekking ringan di sekitar perkemahan untuk mengeksplorasi keindahan flora lokal.
Namun, bagi mereka yang lebih memilih bersantai, momen berkumpul di sekitar api unggun sambil menikmati sajian barbeku menjadi aktivitas wajib untuk mempererat kehangatan bersama orang tersayang. Sudut-sudut kawasan yang estetik juga menjadi surga bagi para penggemar fotografi alam untuk mengabadikan momen-momen ikonik.

Dari Boekit Saila ini kita bisa melihat beberapa gunung di sekitarnya, terutama Gunung Munara yang ikonik dan sering jadi latar belakang utama, serta pemandangan pegunungan lain seperti bagian dari Pegunungan Salak tergantung sudut pandang dan cuaca, menjadikannya spot favorit untuk berkemah dan menikmati pemandangan alam.
Untuk mendapatkan pengalaman maksimal, disarankan bagi pelancong untuk berkunjung pada musim kemarau atau saat cuaca cerah. Hal ini bertujuan agar panorama alam perbukitan Sentul dapat dinikmati secara utuh tanpa gangguan hujan.

Boekit Saila bukan sekadar lahan untuk mendirikan tenda, melainkan sebuah ruang pelarian yang menawarkan harmoni antara fasilitas modern dan keasrian alam yang masih terjaga. Dengan segala keunggulannya, tempat ini menjadi rekomendasi utama bagi siapa pun yang mencari ketenangan di tengah hiruk-pikuk rutinitas harian.
Mengingat lokasinya yang berada di dataran tinggi, pengunjung perlu mempersiapkan diri terhadap cuaca yang cukup menantang. Angin di area Bojong Koneng cenderung bertiup kencang, terutama saat malam hingga dini hari. Disarankan bagi para pendaki atau pekempur untuk membawa tenda dengan spesifikasi yang kokoh. Tenda dengan profil yang tidak terlalu tinggi lebih direkomendasikan agar lebih stabil dalam menghadapi terpaan angin gunung./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

















