Monday, July 27, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Menikmati Candaan Jazznya, Yongkie Vincent

by Redaksi
24/01/2026
Reading Time: 4 mins read
Menikmati Candaan Jazznya, Yongkie Vincent

Yongkie Vincent (Gideon Momongan)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah catatan pinggir dari Gideon Momongan….

JAKARTA – Ada spesial dibuatkan sebuah “playground”. Very special. Tempatnya di Jaz-Lounge di Lantai 3 Deheng House Kemang. Memang sih, bukan untuk umum. Namanya juga very special, ya khusus untuk seseoranglah. Ia pianis muda. Yang senang sekali tersenyum ke semua orang. Yongkie Vincent namanya.

Senyumnya yang tulus, pasti disambut orang-orang yang diberikannya senyum. Dan penontonpun bakal melemparkan senyum lebar, tulus ikhlas, kalau menonton dan menyimak permainan pianonya. Yongkie Vincent gettoooo looooh!

Baca juga :

BMW Astra Road to GIIAS 2026, Gratis Shuttle dan Gandeng OLXmobbi buat Trade-In

Kia Resmi Gandeng Hearts2Hearts jadi Brand Ambassador di Indonesia

GIIAS 2026 Janjikan Akses Tol Lancar dan Kantong Parkir Baru di ICE BSD

Taman Bermain! Well, demikianlah adanya. Ada sebuah grand piano elektrik sebagai alat permainan. Dan “tersedia” (eh lebih tepatnya disetujuilah ya…) beberapa temannya yang akan menemaninya bercengkrama, berlarian, bercandaan, usil-usilan. Ada Giovanny Gerry (drums), lalu pada acoustic nylon guitar ada Thomas Budi Handoyo, Bassist dihadirkan Sheila Permatasaka. Hadir pula Shaku Rasjidi pada perkusi dan masih ditambah vokalis, manis suara dan wajahnya, Olive Latuputty.

Maka yang terjadi adalah, Yongkie memang bermain-main. Jazz dan piano menjadi mediumnya untuk mengajak penonton, sekaligus penyimak musik sajiannya, untuk turut bermain. Paling tidak, sila menikmati candaan demi candaan Yongkie lewat permainan pianonya. Ah, dia usil betul!

Olive Latuputty (Gideon Momongan)

Sesekali jangan kaget saja, usilnya agak “kelewatan”! Dikarenakan dengan sangat enteng, Santai, relaxnya Yongkie bisa menari-narikan jari-jemarinya dengan sangat sangat bebasnya. Maka tetiba ia bisa memainkan secara medley, dan spontan uhuuuyyy lah, lagu-lagunya David Foster! Itu tanpa rencana alias ga pakai skenario.

Bebas banget. Kan jazz? Yongkie yang pengagum permainan pianonya almarhum Elfa Secioria ini, melihat dan merasakan jazz memang sebagai medianya untuk berekspresi seni musik. Ah kira-kira begitulah adanya. Dan yang seru, ketika ia mengajak penonton untuk mencoba jammin’s dengannya sebagai penyanyi. Saat itulah, sang penyanyi bak diajaknya bermain….roller-coaster.

Eng ing eng! Intronya mah tenang, amanlah. Pastinya, “sang penyanyi” akan santai berekspresi. Mengeluarkan kemampuannya. Leluasa pula meliuk-likukkan suaranya, biar jazz dan terlihat “sangat jazz”. Ga kalah dong dengan permainan piano Yongkie. Kudu ya?

Tapi lewati intronya yang “relatif nyaman” bagi si penyanyi, pada phase berikutnya ni die cuy! Berabe. Harus pandai-pandai ikut menyelaraskan rasa, hati, pancaindera, pendengaran ah pokoknya begitulah deh. Apa deh, maksudnya? Yongkie bermain begitu bebas dan lepasnya. Ia begitu asyik. Asyik dan…liar euy! Sarat dengan unsur-unsur surprising. Sudahlah, si penyanyi itu, siapapun dia, kudu menajamkan rasa dan memantapkan indera pendengarannya. Well, sort of feels so good lah begitu.

Tapi tidak berarti Yongkie ingin “mencelakai” si penyanyi. Tidak begitu. Bukan dong. Yang jelas, Yongkie akan memberikan pengalaman “spiritual” baru dalam menyanyi, kepada setiap penyanyi yang tampil dengannya.

Thomas Budi Handoyo (Gideon Momongan)

Yongkie sih sebenarnya ya, hanya mengajak si penyanyi untuk ekstra hati-hati. Kalau ditonton baik-baik, disimak. Seolah-olah seperti Yongkie melempar tanya pada sang penyanyi, “Hola, are you jazz singer? Are you jazz enough? Come on, let’s jazz…” Dan ia menatap si penyanyi, kadang cukup meliriknya lalu melihat para penonton di depannya. Begitu terus. Jari-jarinya terus menari-nanri di atas tuts. Alhasil, penyanyinya terjun bebas?

Ga lah. Tidak begitu. Tanyakan pada Restu Fortuna dan habib Hasyim Arsal Alhabsyi, yang memberanikan diri secara spontan ikut tampil ke atas panggung. Restu adalah jazz luar dalem, jam terbang ekstra tinggipun begitulah citranya bagi sebagian orang yang kebetulan mengenalnya.

Sementara pada kenyataannya, Restu jauh lebih banyak mengenal orang-orang, ia terlihat dekat en familiar apalagi dengan “tokoh-tokoh masyarakat”. Ya kira-kira begitulah seorang Restu nan Fortuna. Seorang penyanyi baik dan bagus sekian lama….

Nah gini ya, saat bersama Yongkie Vincent, Restu seperti “dituntun” seorang Yongkie yang jauh lebih muda usianya, mengamati dan menyimak sosok Al Jarreau pada sisi atau perspektif lebih luas dan lebar. Kebetulan Restu memang mengidolai betul Al Jarreau, dimana pada setiap candaannya acapkali diselipkannya, “Suara Al Jarreau sulit saya samai atau tiru, tapi warna kulitnya kan bisa saja…”.

Maka bagi yang mengenal Restu, malam itu kita akan merasakan penampilan “berbeda” dari Restu. Baguslah juga, so pasti! Demikianlah halnya juga dengan Habib Hasyim, yang tentunya mengalami semacam pengalaman “rohani” baru dan berbeda saat ia menyanyi diiringi Yongkie. Tidurnya bisa lebih nyenyak kan ya?

Yongkie Vincent sangat mengagumi permainan piano almarhum Elfa Secioria (Gideon Momongan)

Well, ditangan Yongkie Vincent. Dengan cara khas dan uniknya memimpin bandnya, lagu-lagu populer tertentu ambil contoh, “Greatest Love of All” atau “Through the Fire” misal ya. Sampai pada lagu tradisional “Paris Berantai”, “Anging Mamiri”. Atau lagu “Juwita Malam” deh misalnya. Bunyinya berbeda betul, dengan yang disajikan musisi lainnya.

Yongkie juga sempat secara khusus memanggil Yoesrie Madjid. Ia menyebutnya salah satu pianis yang dihormatinya, salah satu gurunya. Maka Yoesrie pun maju, menggantikan Yongkie sebagai pianis. Suasana jadi makin variative tentunya.

Suguhan canda-gurau dan berbagai bentuk keusilan seorang Yongkie menjadi sajian yang menyegarkan di malam itu. Yongkie kelahiran 19 Agustus 1993 di Jakarta, mengaku belajar piano sejak usia balita. Well, bakatnya emang khusus juga anak muda ini. Dia sungguh extra-ordinary pianist. Sehat selalu dan selalu nge-jazz, Yongkie!…. / JOURNEY OF INDONESIA | *dM

Tags: Deheng HouseJaz-LoungeJazzJourney of IndonesiaKemangMusikNewsRestu FortunaYoungkie Vincent
Share114Tweet72

Related Posts

Tribute to 2D, Konser Intim Kenang Karya Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun
Music

Tribute to 2D, Konser Intim Kenang Karya Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun

21/07/2026
Rilis Live In Switzerland 2005, Discus Harapkan Jemput Pendengar Muda
Music

Rilis Live In Switzerland 2005, Discus Harapkan Jemput Pendengar Muda

19/07/2026
DNANDA Rilis ‘Tiba-Tiba Kau’, Angkat Kisah Soal di Ghosting
Music

DNANDA Rilis ‘Tiba-Tiba Kau’, Angkat Kisah Soal di Ghosting

15/07/2026
Misteri di Balik Topeng Uty dalam EP “Pacar Virtual”
Music

Misteri di Balik Topeng Uty dalam EP “Pacar Virtual”

13/07/2026
Lewat Kolaborasi Musisi Lintas Generasi, MTJung Production Rilis Single Warna-Warni Indonesia Sambut HUT RI ke-81
Music

Lewat Kolaborasi Musisi Lintas Generasi, MTJung Production Rilis Single Warna-Warni Indonesia Sambut HUT RI ke-81

12/07/2026
Next Post
Strategi Ekonomi di Ambang Pensiun, Mengapa Kendaraan Listrik Menjadi Pilihan Realistis?

Strategi Ekonomi di Ambang Pensiun, Mengapa Kendaraan Listrik Menjadi Pilihan Realistis?

ADVERTISEMENT

Recomended

BMW Astra Road to GIIAS 2026, Gratis Shuttle dan Gandeng OLXmobbi buat Trade-In
Automotive

BMW Astra Road to GIIAS 2026, Gratis Shuttle dan Gandeng OLXmobbi buat Trade-In

27/07/2026
Kia Resmi Gandeng Hearts2Hearts jadi Brand Ambassador di Indonesia
Automotive

Kia Resmi Gandeng Hearts2Hearts jadi Brand Ambassador di Indonesia

26/07/2026
GIIAS 2026 Janjikan Akses Tol Lancar dan Kantong Parkir Baru di ICE BSD
Automotive

GIIAS 2026 Janjikan Akses Tol Lancar dan Kantong Parkir Baru di ICE BSD

26/07/2026
Diva Ismayana Rebut Pole Cleosa Wonosobo, P5 di Race 1
Automotive

Diva Ismayana Rebut Pole Cleosa Wonosobo, P5 di Race 1

26/07/2026
IBEM 2026, Marketplace Pertama Industri MICE Indonesia yang Pertemukan Ratusan Buyers dan Sellers
Events

IBEM 2026, Marketplace Pertama Industri MICE Indonesia yang Pertemukan Ratusan Buyers dan Sellers

26/07/2026
PRO AVL Indonesia 2026 Kembali Digelar, Hadirkan 60 Brand Dunia di PIK2 Tangerang
Events

PRO AVL Indonesia 2026 Kembali Digelar, Hadirkan 60 Brand Dunia di PIK2 Tangerang

25/07/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.