BEKASI – Menandai delapan tahun perjalanannya di dunia kesehatan, Primaya Hospital Bekasi Timur menegaskan komitmennya dalam meningkatkan standar pelayanan medis di Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi para tenaga medis yang menjadi garda terdepan, rumah sakit ini menyelenggarakan rangkaian acara bertajuk Awardee Night yang berpuncak pada pemberian penghargaan Doctor’s Award.
Acara yang berlangsung selama enam hari, mulai dari 19 hingga 24 Januari 2026 ini, menjadi simbol sinergi antara profesionalisme medis dan kehangatan pelayanan kepada pasien. Semangat apresiasi ini tidak hanya berhenti pada seremoni internal. Primaya Hospital Bekasi Timur menghadirkan konsep perayaan yang inklusif dengan melibatkan berbagai komunitas melalui talkshow kesehatan harian dan bazar yang terbuka bagi pengunjung.
Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur, Dr.dr. Meizar Rizaldi.,M.Ked.Klin, MM., MBA, FisQua mengungkapkan bahwa momentum sewindu ini juga menjadi refleksi atas pertumbuhan signifikan yang dicapai instansi.

“Primaya Hospital Bekasi Timur terus melakukan pengembangan layanan yang semakin paripurna. Jika dibandingan dengan tahun lalu, adanya pertumbuhan revenue sebesar 30% tentu saja ini merupakan pencapaian yang cukup membanggakan bagi kami. Keberhasilan ini didorong oleh pembukaan berbagai layanan baru pada tahun 2025, termasuk Brain and Spine Center serta Cardiovascular Center yang kini telah dilengkapi dengan fasilitas Cathlab dan ICCU”, sebutnya saat press conference pada Jum’at 23/1/26 kemarin.
Semangat apresiasi ini tidak hanya berhenti pada seremoni internal. Primaya Hospital Bekasi Timur menghadirkan konsep perayaan yang inklusif dengan melibatkan berbagai komunitas melalui talkshow kesehatan harian dan bazar yang terbuka bagi pengunjung. Suasana rumah sakit bertransformasi menjadi ruang interaksi yang hidup, dimana pengunjung dapat memperoleh edukasi kesehatan sekaligus memenuhi kebutuhan harian melalui berbagai stan merek lokal maupun internasional yang turut berpartisipasi.
Ekspansi layanan yang dilakukan Primaya Hospital Bekasi Timur mencakup teknologi medis mutakhir seperti teknologi terpadu EMG untuk skrining saraf dan otot, TCCD untuk pemantauan pembuluh darah, hingga teknik bedah minimal invasif BESS untuk tulang belakang.
Pengembangan ini juga menyentuh aspek spesialisasi lain seperti Primaya Sport Center and Orthopedic Clinic (PSCOC), penggunaan mikroskop bedah saraf, serta tindakan minimal invasif ortopedi lainnya. Semua inovasi ini bertujuan untuk memastikan masyarakat Bekasi dan sekitarnya mendapatkan akses kesehatan kelas dunia yang terintegrasi dengan jaringan Primaya Hospital di seluruh Indonesia.

Keterbukaan terhadap kolaborasi menjadi kunci utama dalam strategi pengembangan rumah sakit ini. Winku Fahran Ramadhan, Head of Marketing, menekankan pentingnya membangun ekosistem kesehatan yang luas melalui kemitraan strategis. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa pihaknya melaksanakan acara yaitu Doctor’s Award yang merupakaan acara untuk mengapresiasi para dokter kita yang sudah melayani dengan cinta dan kasih sayang.
“Melalui acara ini juga kami ingin menunjukkan ke khalayak luas bahwasannya Primaya Hospital Bekasi Timur sangat terbuka untuk melakukan kolaborasi dengan siapapun, baik dengan brand maupun komunitas oleh karena itu kami melaksanakan serangkaian acara mulia dari bazaar yang berkolaborasi dengan beberapa brand, health talk festival dengan berbagai macam spesialisasi mulai dari obgyn, mata, konsultan endokrin, metabolik, dan diabetik, orthopedi, bedah saraf, dan lainnya,” ujar Winku.
Salah satu mitra yang turut mendukung gelaran ini adalah PT. Oculus Indonesia melalui lini produk Miru Softlense. Benny Tjahjadi, Country Manager PT. Oculus Indonesia (part of Menicon Group), Menyampaikan MIRU Softlense memberikan Apresiasi untuk kegiatan Penghargaan Para Dokter, karena Miru Softlens merupakan produk yang mengutamakan kehigienisan dan kemudahan dalam penggunaannya.
“Inovasi teknologi Smart Touch pada lensa kontak Miru dianggap selaras dengan nilai-nilai kesehatan yang dijunjung oleh Primaya Hospital, di mana aspek higienis dan kenyamanan menjadi prioritas utama bagi gaya hidup modern,” jelas Benny Tjahjadi.

Sebagai rumah sakit yang telah menyandang akreditasi Paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), Primaya Hospital Bekasi Timur terus menjaga standar mutu dan keselamatan pasien melalui kapasitas 200 tempat tidur dan layanan unggulan yang komprehensif. Layanan tersebut meliputi sport clinic & orthopedic center, unit tumbuh kembang anak, hingga neurointervensi seperti DSA dan Thrombectomy. Selain itu, fasilitas spesialisasi urologi dengan teknologi Extracorporeal Shock-Wave Lithotripsy (ESWL) serta unit hemodialisa tetap menjadi pilar utama dalam pemenuhan kebutuhan medis masyarakat.
Kemeriahan perayaan delapan tahun ini ditutup dengan sebuah persembahan yang tidak biasa, yakni pagelaran busana bertajuk CINTA. Sebanyak 45 dokter dan staf manajemen rumah sakit turun ke panggung catwalk mengenakan koleksi dari perancang ternama seperti Alleira, Kamiidea, Simplyvveewee, dan Bigboylooksgood. Penampilan mereka semakin memukau dengan sentuhan tata rias dari Wardah.
Melalui peragaan busana ini, Primaya Hospital Bekasi Timur ingin menyampaikan pesan bahwa di balik seragam medis yang formal, terdapat jiwa-jiwa penuh kasih yang siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk


















