JOI

JOI

Sebagai bentuk upaya serta dukungan kepada pemerintah, Quipper Indonesia kembali membuka kesempatan bagi pelajar SMA/SMK atau sederajat hingga alumni untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi melalui program beasiswa Quipper Scholarship Award 2021. Masa pendaftaran beasiswa Quipper Scholarship Award 2021 yang mengusung tema #KuliahUntukSemua ini telah dibuka sejak 4 Januari 2021 dan berakhir pada 12 Februari 2021. Program beasiswa ini merupakan gelaran yang kedua kalinya dan memberikan kesempatan yang lebih luas dibandingkan dengan program di tahun sebelumnya.

Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D., Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa penerima beasiswa Quipper Scholarship Award 2021, sekaligus menyampaikan bahwa program QSA ini sejalan dengan program pemerintah.

“Program Quipper Scholarship Award 2021 kami apresiasi dengan sangat baik, mengingat program ini sejalan dengan program KIP yang saat ini sudah berjalan. Semoga proses pembelajaran seluruh siswa penerima beasiswa berjalan dengan lancar serta dapat mencetak SDM yang unggul," tambah Aris.

Setelah melalui proses panjang penyeleksian yang dilaksanakan oleh tim penilai dari Quipper dan masing-masing Universitas pemberi beasiswa, telah didapatkan sebanyak 993 siswa terbaik yang berhak untuk mendapatkan beasiswa dari 13 Universitas swasta ternama yang bekerjasama dengan Quipper. Beberapa perguruan tinggi swasta tersebut, diantaranya adalah Ciputra School of Business (CSB) Makassar, Institut Teknologi PLN (IT PLN), Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) Purwokerto, IPMI International Business School, Kalbis Institute, PPM School of Management, Sampoerna University, Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) LIA, Universitas Nusa Mandiri, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), dan Universitas Paramadina.

Prof. drh. Aris Junaidi Ph.D. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan IstProf. drh. Aris Junaidi, Ph.D., Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ist)

Ivonny Sualdani, Strategy and Planning Manager Quipper Indonesia, menjelaskan karena besarnya antusias para siswa dari seluruh Indonesia dari tahun sebelumnya yang ingin melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi melalui jalur beasiswa, maka di tahun ini Quipper bersama universitas-universitas swasta terbaik memberikan total beasiswa yang lebih besar dari tahun sebelumnya.

“Karena antusias para siswa sangat tinggi terhadap program Quipper Scholarship Awards 2020, maka tahun ini kami bekerja sama dengan lebih banyak perguruan tinggi untuk memberikan jumlah beasiswa yang lebih besar untuk siswa. Pada Quipper Scholarship Award 2021 ini, setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat, akhirnya sebanyak 993 siswa berhasil mendapatkan beasiswa dengan total hingga Rp.40 Miliar dari 13 Universitas Swasta terbaik di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan persentase jumlah siswa yang terserap di perguruan tinggi Indonesia," ujar Ivonny.

Salah satu penerima beasiswa Quipper Scholarship Awards 2021, Ferio Ibi dari SMAN 1 Sungailiat mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak penyelenggara kegiatan QSA 2021 dan berharap supaya kedepannya program ini dapat terus terlaksana.

“Saya sangat berterima kasih kepada Quipper karena melalui program QSA 2021 saya memiliki kesempatan untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan dapat membanggakan kedua orang tua saya. Semoga kedepannya semakin banyak siswa yang memiliki kesempatan seperti yang saya dapatkan tahun ini.” Ujar Ferio Ibi, siswa SMAN 1 Sungailiat.

Melalui diselenggarakannya program beasiswa Quipper Scholarship Awards (QSA) 2021 diharapkan Quipper dapat terus membantu pemerintah untuk dapat meningkatkan minat siswa untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi, sehingga dapat terciptanya SDM yang unggul, inovatif, kreatif dan siap kerja./ JOURNEY OF INDONESIA

Pemerintah baru saja mengumumkan pemangkasan jumlah hari cuti bersama tahun 2021. Keputusan yang dari yang awalnya tujuh hari menjadi dua hari ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang diputuskan pada rapat Koordinasi Tingkat Menteri Peninjauan SKB Cuti Bersama 2021. Tentunya pertimbangan dan keputusan ini tidak jauh dari fakta angka kasus Covid-19 di Indonesia.

Waktu liburan yang semakin singkat ini tentunya mengubah rencana perjalanan yang mungkin sudah mulai di atur. Kita masih bisa melakukan next normal traveling, yaitu dengan staycation di dekat tempat tinggal.

Staycation bisa menjadi pilihan untuk melepas penat dengan waktu liburan yang cukup singkat. Liburan ini juga relatif aman karena hanya perlu tinggal di suatu akomodasi yang aman dan nyaman dengan suasana yang berbeda dari rumah.

Ada beberapa hidden gems di kota yang kita tinggali yang bisa dijadikan pilihan staycation. Nah, berikut beberapa informasi hidden gems yang tersebar di Pulau Jawa menurut RedDoorz, yang bisa jadi pertimbangan untuk staycation dengan aman dan nyaman!

Taman Wisata Mangrove, Jakarta Utara
Meski Jakarta merupakan kawasan padat penduduk dan kota yang sangat sibuk, kita masih bisa tetap menikmati keindahan alam hutan Mangrove. Salah satunya adalah Taman Wisata Mangrove yang terletak di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Selain bisa berelaksasi, pengunjung juga bisa belajar tentang hutan mangrove di sini. Di sini kamu juga ditawarkan dengan berbagai macam penginapan yang sangat nyaman dengan pemandangan hutan dan suasananya yang rindang. Salah satunya RedDoorz Resort @ Taman Wisata Mangrove yang bangunannya bernuansa kayu-kayu.

Pantai Pasir Putih Jakarta PexelcomPantai Pasir Putih Jakarta (Pexel.com)

Pasir Putih, Jakarta Utara
Masih di Jakarta Utara, kita bisa menikmati pantai buatan satu-satunya di Jakarta, Pantai Putih. Pantai ini dilengkapi dengan wilayah pedestrian yang luas dan jalur sepeda. Disini pelancong disuguhi banyak wisata kuliner yang buka hingga malam hari.

Lokasinya yang tidak jauh dari pusat keramaian Pantai Indah Kapuk yang menawarkan lebih banyak pilihan makanan. Beragam akomodasi yang ditawarkan dan cukup dekat dengan Pasir Putih, misalnya RedDoorz Hostel near PIK Avenue Mall yang jaraknya hanya 20 menit dengan kendaraan roda empat.

Kampung Betawi, Setu Babakan, Jakarta Selatan
Sebagai orang Jakarta, tidak sah jika kita tidak mengenal lebih dekat dengan suku yang menempati kota Jakarta, suku Betawi. Kita bisa mengenal sejarah dan adat istiadat suku Betawi secara menyenangkan dengan melakukan rekreasi ke Kampung Betawi, Setu Babakan, Jakarta Selatan. Kampung betawi ini merupakan tempat cagar budaya Betawi agar tidak punah.

Disini kita akan melihat berbagai kesenian Betawi, wisata air, dan wisata kuliner yang tentunya menyajikan makanan khas betawi seperti Kerak Telor, Laksa, dan Tauge Goreng. Jika staycation sudah dalam perencanaan, cobalah menginap di dekat daerah Setu Babakan ini, seperti akomodasi RedDoorz Premium @ Gandaria Jagakarsa.

Hutan Kota Srengseng, Jakarta Barat
Satu lagi hutan di tengah kota, yang bisa dikunjungi saat memilih untuk staycation di Jakarta, yaitu Hutan Kota Srengseng. Hutan yang berada di Jakarta Barat ini merupakan tempat terbuka yang dijadikan tempat resapan air agar tidak terjadi banjir. Hutan Kota Srengseng ini ditumbuhi berbagai macam tumbuhan seperti pohon akasia dan Flamboyan. Agar staycation kamu nyaman, kamu bisa memilih akomodasi terpercaya sepert RedDoorz Plus @ Kelapa Dua Kebon Jeruk.

Bukit Moko, Bandung
Bagi yang tinggal Bandung, kita dapat menikmati pemandangan alam yang tidak bisa dinikmati orang di kota lain. Salah satunya kamu bisa memandangi hingga puas keindahan kelap kelip bintang malam di Bukit Moko yang terletak di Cimenyan, Bandung.

Indahnya kota Bandung disaksikan dari ketinggian Bukit Moko UnsplashcomIndahnya kota Bandung disaksikan dari ketinggian Bukit Moko (Unsplash.com)

Dari ketinggian Bukit Moko, pengunjung bisa melihat secara keseluruhan kota Bandung dari atas. Selama mendaki pengunjung akan disuguhi kerindangan pohon pinus. Bukit Moko juga menyediakan area perkemahan. Namun, bagi yang lebih memilih menginap di akomodasi biasa, tentunya bisa memilih berbagai penginapan terjangkau dan aman seperti RedDoorz Plus @ Cipaganti Street 3.

Grojogan Lepo Dlingo, Yogyakarta
Untuk melepas penat, selain menikmati banyak tempat wisata yang tersebar di Yogyakarta, kita dapat menikmati wisata alam air terjun. Salah satunya adalah Grojogan Lepo Dlingo yang terletak di Gunung Kidul. Pada spot ini menawarkan kolam alam yang mempunyai air jernih untuk dinikmati.

Jaraknya dari kota Yogyakarta kurang lebih membutuhkan waktu satu jam dengan kendaraan roda empat. Di kota Yogyakarta sendiri menawarkan berbagai penginapan yang sangat terjangkau misalnya RedDoorz Plus @ Jalan Parangtritis 2 dengan harga kamar mulai dari 130 ribu rupiah per malamnya.

Mangrove Gunung Anyar, Surabaya
Kota Pahlawan Indonesia ini juga menyimpan wisata alam yang bisa dikunjungi saat staycation, mangrove Gunung Anyar salah satunya. Wisata ini menyuguhkan hutan mangrove yang sejuk, indah, dan asri tanpa memungut biaya apapun kepada pengunjungnya. Sangat cocok untuk yang tinggal di Surabaya dan meninggalkan sejenak kebisingan kota.

Tidak perlu takut dengan harga penginapan yang mahal. Di sana juga banyak penginapan terjangkau, aman, dan nyaman seperti RedDoorz Premium @ Raya Nginden, yang juga menawarkan fasilitas dengan kualitas yang baik.

Nah, tujuh hidden gem yang berada di Pulau Jawa tersebut, dapat menjadi pilihan bagi yang ingin staycation dengan waktu yang singkat. Namun, perlu diingat, mau di mana pun, jangan lupa untuk tetap menjalankan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta carilah penginapan yang bisa menjamin kebersihan dan keamanan pengunjungnya./ JOURNEY OF INDONESIA

Fasilitas wisata Meeting Incentive Conference Exhibition (MICE) di destinasi wisata super premium Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus bertambah seiring semakin banyaknya proyek infrastruktur yang dibangun.

Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo juga berkesempatan untuk meresmikan salah satu amenitas hotel yang dijadikan tempat menyelenggarakan event MICE di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur yakni Hotel Inaya Bay dan Kawasan Marina, Labuan Bajo Senin (20/1/2020).

Prsiden mengatakan bahwa dirinya sangat senang di Labuan Bajo saat ini memiliki lokasi untuk menyelenggarakan event untuk menunjang industri pariwisata di sana. “Saya senang sekali melihat betapa bagusnya Hotel Inaya Bay ini. Saya tidak ingin berpanjang kata, semoga hotel ini bisa memberikan dukungan penuh bagi pariwisata di Labuan Bajo," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Negara juga mengatakan saat rapat bersama para Menteri Kabinet Indonesia Maju untuk membahas pengembangan destinasi wisata Labuan Bajo, pengembangan destinasi wisata Labuan Bajo yang bersegmen super premium terdapat beberapa hotel berbintang di Labuan Bajo dengan berbagai fasilitas yang ada. “Namun hal itu dirasa masih belum cukup, tetapi kita juga melihat masih sangat diperlukan lagi tambahan hotel untuk Labuan Bajo,” katanya.

Labuan Bajo IstLabuan Bajo (Ist)

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam laporannya kepada Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa amenitas tersebut merupakan join venture antara PT Indonesia Ferry Property dengan PT Pembangunan Perumahan untuk membangun infrastruktur Kawasan Marina Labuan Bajo.

"Saat ini kita berada di Inaya Bay Komodo, hotel yang memiliki 147 kamar sekelas bintang 4 ini dilengkapi multifunction hall dengan kapasitas 1.000 orang. Ini merupakan multifunction hall pertama di Labuan Bajo yang bisa menampung orang dalam jumlah besar dan bisa menjadi venue dalam berbagai event MICE,” kata Wishnutama.

Menparekraf juga menggarisbawahi, pembangunan sarana pendukung di Labuan Bajo yang sedang gencar dilakukan, harus seirama dengan pembangunan SDM di sana. Masyarakat setempat tidak boleh hanya jadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku dan menerima dampak positif pembangunan pariwisata di daerahnya.

“SDM harus terus ditingkatkan keahliannya, serta kompetensinya. Dengan begitu, SDM tersebut bisa dilibatkan dalam pembangunan kawasan Labuan Bajo. Serta memberikan pelatihan bagi masyarakat setempat untuk menggarap produk-produk lokal, baik dari sisi pengemasan, desain, harga, dan lain-lain,” katanya./ JOURNEY OF INDONESIA

Tepat pada hari ini Senin, 11 November 2019, pihak Western Digital (WD) baru saja meluncurkan WD Purple HDD 14 TB dan Kartu MicroSD WD Purple Ultra Endurance terbaru. Hal tersebut adalah jawaban dari pihak WD atas permintaan pelanggan yang semakin tinggi akan kamera pengawas video professional yang semakin baik akhirnya mendorong kebutuhan akan storage kamera.

Kartu microSD WD Purple SC QD101 Ultra Endurance terbaru ini dirancang khusus untuk pembuat peralatan, reseller dan installer yang memang menjadi target pasar kamera pengawas mainstream. Sedangkan untuk WD Purple 14TB HDD untuk pengawasan, didesain kompatibel dengan berbagai sistem keamanan. Produk terbaru dari Western Digital ini mengoptimalkan penyimpanan analitik video dan AI pada jaringan Edge.

Kecerdasan Buatan (AI), dan Implementasi Smart City Kartu MicroSD WD Purple Ultra Endurance memiliki teknologi NAND 3D 96-layer canggih untuk kamera pengawas dan edge storage. WD memperluas lajur kerja HDD dengan WD Purple 14TB HDD yang didesain khusus untuk fungsi pengawasan (surveillance) fakta penting. Menurut IHS Markit Technology, angka pengiriman kamera pengawas video profesional secara global diperkirakan akan meningkat dari 140 juta menjadi 224 juta di tahun 2018- 2023, dan mereka yang memiliki penyimpanan on-board diperkirakan akan tumbuh rata-rata sekitar 17% per tahun. Jumlah kamera yang mengadopsi 4K diperkirakan bertumbuh dari 3,6% pada tahun 2018 menjadi lebih dari 24% pada tahun 2023. Lebih lanjut, peningkatan hingga 5,7X dalam bit yang dihasilkan oleh video 4K vs.1080p menggambarkan pertumbuhan permintaan yang cepat untuk penyimpanan yang lebih besar. “Pelanggan mencari solusi penyimpanan kamera yang memiliki kinerja andal, berkapasitas besar, dan kuat, terutama untuk kepentingan pengamanan publik dan analitik dengan menggunakan AI,” kata Stefaan Vervaet, Senior Director of Smart Video, Devices Group, Western Digital. Produk-produk baru ini hadir dengan teknologi penyimpanan yang dioptimalkan untuk membantu menangani beban kerja visual baru dan beragam beban kerja yang ada di edge.

Portofolio perangkat penyimpanan Western Digital WD Purple dirancang dengan atribut yang dipilih secara khusus untuk memberikan kinerja yang andal dalam sistem video pengawas utama yang beroperasi selama 24 jam. Solusi istimewa ini menawarkan penyimpanan berkualitas tinggi dan tahan lama untuk beban kerja yang berbeda dari kartu microSD dan harddisk untuk skala desktop./ JOURNEY OF INDONESIA

Fujifilm akhirnya resmi meluncurkan sebuah produk terbarunya untuk pasar Indonesia yakni GFX 100 di Grand Indonesia West Mall. Kamera yang digadang-gadang sebagai kamera mirrorless format terbaru dengan resolusi 102 Megapixel ini menjadi kamera mirrorless yang memiliki reolusi sensor gambar paling tinggi di dunia.

Keunggulan lainnya adalah dengan membekali banyak sekali fitur andalan yang memberikan kesan memotret lebih berkualitas dan dapat dengan baik menangkap warna di setiap kali jepretan. Selain itu mirrorless ini didesain mampu menghasilkan gambar yang sangat akurat hingga detil terkecil dengan dilengkapi mesin image processing X-Processor 4 yang berkecepatan tinggi.

Kamera ini diperkenalkan untuk pertama kalinya dalam acara Photokina 2018 di Jerman. Secara geris besar, sebagai kamera digital mirrorless dengan medium format pertama di dunia yang menggabungkan phase detection pixels ke seluruh bagian sensor (rasio coverage 100%), menjadikannya mudah untuk menerapkan teknik autofokus dengan kecepatan dan presisi tinggi. Keunggulan ini merupakan inovasi canggih terbaru dari teknologi kamera medium format sebelumnya. “Sejalan dengan kampanye branding global kami ‘Never Stop’, kami tidak pernah berhenti menciptakan inovasi serta teknologi terdepan untuk menghadirkan berbagai produk tercanggih dalam industri fotografi. Kami bangga bisa memperkenalkan GFX100, satu-satunya kamera dengan sensor gambar tertinggi di dunia, 102 megapiksel dengan detail yang sangat sempurna, tekstur tajam dan kedalaman warna. GFX100 menciptakan definisi dan standard baru ultra-high-resolution photography. Kami ingin memenuhi misi intrinsik para fotografer untuk menangkap dan merekam momen berharga yang tidak akan pernah terulang lagi,” ungkap Noriyuki KawakuboPresiden Direktur PT FUJIFILM Indonesia.

Fujifilm Rilis GFX 100 di Indonesia Kamera Super Beresolusi 102 Megapixel IbonkProsesi rilis Fujifilm GFX 100 di Indonesia dengan mengusung resolusi 102 Megapixel (Ibonk)

Selain itu, Lensa Fujinon GF nya dapat menghasilkan resolusi gambar terbaik serta kapabiltas untuk merekam video dengan resolusi 4K/30P dengan kedalaman warna 10-bit. Kombinasi dari sensor gambar terbaru dengan kapabilitas high speed readout dan mesin prosesor X-Processor memungkinkan untuk produksi video berkualitas tinggi.

Ditambah lagi, GFX 100 ini merupakan kamera digital mirrorless pertama dengan medium format di dunia yang menggabungkan phase detection pixels keseluruh bagian sensor dengan rasio coverage 100 persen. Hal ini memudahkan pengambilan teknik autofocus dengan kecepatan dan presisi tinggi yakni 0,05 detik.

DDitambah lagi sensor gambar Fujifilm G dengan medium format (43,8mm x 32,9mm) serta ukuran 1,7 kali sensor gambar pada kamera full frame 35mm. Dibekali juga mekanisme In Body Image Stabilization (IBIS) yang dapat menstabilkan gambar terhadap berbagai macam gerakkan.

GFX 100 juga dilengkapi dengan sistem durability weather sealing di 95 titik yang memungkinkan bodi kamera sangat tahan terhadap debu, dingin, salju, dan hujan. Kemampuan ini dihadirkan guna menjawab tantangan dalam pemotretan di kondisi yang sulit.

Sesi tes GFX 100 IbonkSesi tes GFX 100 (Ibonk)

“Di antara kamera digital lain yang dilengkapi dengan sensor yang lebih besar dari format full-frame 35mm, GFX100 adalah yang pertama di dunia yang menawarkan sensor back-illuminated dengan phase detection pixels, kemampuan merekam video 4K/30P dan mekanisme IBIS (in-body image stabilization) yang akan menstabilkan gambar tidak hanya terhadap gerakan pitch dan yaw (atas/bawah dan miring kanan/kiri) tetapi juga terhadap gerakan shift (vertikal / horizontal) dan roll (rotasi),” papar Anggiawan Pratama, Marketing Manager Electronic Imaging Division PT FUJIFILM Indonesia.

Dengan berbagai fitur andalan untuk hasil foto yang profesional tersebut, Fujifilm GFX 100 ini dibanderol di pasar Indonesia dengan harga yang cukup fantastis yakni Rp159.499.000 (only body exclude lensa) dan baru akan tersedia pada Agustus mendatang.

Bagaimana anda tertarik?/ JOURNEY OF NDONESIA

Mewakili Kementerian Pariwisata, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan yang juga ditunjuk sebagai Plt. Sekretaris Kemenpar, Ni Wayan Giri Adnyani menerima penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Atas Laporan Keuangan Kementerian/ Lembaga Tahun 2018. Kinerja keuangan Kementerian Pariwisata tahun ini meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Saat Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan di Auditorium Lantai.2 Tower BPK RI Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019), Giri mengatakan prestasi ini merupakan buah dari hasil kerja keras aparatur Kemenpar sekaligus kepatuhan seluruh jajaran kementeriannya terhadap undang-undang yang berlaku.

“Ada 38 Kementerian/Lembaga yang meraih WTP di lingkungan Auditorat Utama Keuangan Negara (AKN) III. Ini sebuah prestasi tersendiri bagi Kemenpar,” kata Ni Wayan Giri Adnyani.

Dirinya juga menyebutkan bahwa prestasi ini diperoleh dengan upaya dan usaha yang keras. Lalu disertai komunikasi yang baik, sehingga dapat mencapai opini Wajar Tanpa Pengecualian dengan tingkat profesionalisme tinggi.

Ni Wayan Giri Adnyani saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan dari BPK IstNi Wayan Giri Adnyani saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan dari BPK (Ist)

Opini WTP tersebut berhasil diraih Kementerian Pariwisata selama empat tahun berturut-turut dari tahun 2015 hingga 2018 selama kepemimpinan Menteri Pariwisata, Arief Yahya. “Prestasi ini harus menjadi pemantik semangat untuk bekerja lebih keras lagi dalam mempertahankan opini WTP,” kata Giri.

Giri juga mengungkapkan, capaian ini adalah suatu hal yang membanggakan. Ia juga berharap para pegawai di lingkungan Kemenpar terus bekerja keras dalam menjaga integritas tata kelola keuangan negara. “Namun, predikat WTP bukanlah akhir. Ini titik awal kita untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan APBN di tahun-tahun berikutnya,”ungkapnya./ JOURNEY OF INDONESIA

Joglosemar dengan ikon Borobudur yang sudah ditetapkan Presiden Joko Widodo sebagai satu dari 10 Destinasi Prioritas terus melengkapi ekosistem pariwisatanya. Salah satunya adalah, memperkuat sisi amenitas, dari tiga kunci pengembangan destinasi, Atraksi, Akses dan Amenitas. Inilah yang dicatat dan dilaporkan PIC Borobudur, Larasati Sedyaningsih di Pokja Percepatan 10 Top Destinasi Prioritas Kemenpar itu.

Menpar Arief Yahya yang sering menyebut Borobudur sebagai Mahakarya Budaya Dunia itu, memang sedang bergairah untuk merealisasi konsep pengembangannya. "Saya tidak akan menyentuh Zone-1-2-3 yang ada saat ini. Kami akan berangkat dari lokasi yang berjarak sekiar 10 km dari Borobudur. Juga simpul-simpul daerah lain yang sudah siap," kata Arief Yahya di Jakarta.
Borobudur adalah ikon, untuk mengangkat destinasi di Joglosemar, atau segitiga emas Jogja-Solo-Semarang. Termasuk Dieng, Sangiran, Gunung Kidul, sampai ke jauh Karimunjawa. Tiga bandara yang sudah ada, Ahmad Yani Semarang, Adi Sucipto Jogjakarta dan Adi Sumarmo Solo bisa bersinergi, karena ketiganya sudah berstatus internasional. Kelak, begitu bandara baru di Jogja selesai, maka akses menuju ke Joglosemar akan semakin lancar.

Karena itu, atraksi yang ada akan terus dieksplorasi untuk dikembangkan. Menurut Larasati Sedyaningsih yang didampingi Ketua Pokja 10 Top Destinasi Prioritas Kemenpar Hiramsyah Sambudy Thaib, ada beberapa atraksi yang berpotensi dan berkembang. Seperti Desa Wisata Candirejo.
"Ini adalah salah satu desa wisata di sekitaran Borobudur. Konsep pengembangan adalah kepariwisataan berbasis masyarakat. Wisata alam, wisata agro, seni dan budaya, wisata pendidikan dan homestay merupakan daya tarik desa Candirejo. Di desa ini terdapat danau purba yang konon dulu mengelilingi Candi Borobudur sebelum letusan G. Merapi di tahun 1006. Di desa ini wisatawan dapat menaiki andong memutari desa," kata Larasati.

Di Kota Semarang, lanjut Larasati, akan menambah 4 desa wisata baru, disamping 3 desa yang sudah ditetapkan oleh SK Walikota. Desa yang sudah ditetapkan adalah Kandri dan Nongkosawit di Kecamatan Gunungpati, serta Wonolopo di Kecamatan Mijen. Yang akan ditetapkan adalah Tapak Tugurejo, Jatirejo dan Cepoko di Gunungpati serta Kedungpane dan Jatibarang di kec. Mijen.
"Potensi terbesar di desa wisata Tapak Tugurejo adalah destinasi mangrove. Hutan bakau yang melapisi pantai utara Semarang (Jawa) itu cukup lebat dan asyik dijadikan destinasi. Termasuk buat pendidikan anak-anak, dalam menjaga lingkungan dari aberasi laut, dan infiltrasi air laut yang menerobos masuk makin ke dalam, ketika tidak disaring oleh Mangrove tersebut," kata dia.

Soal Akses, menurut Laras, Bandara Kulon Progo sudah ada pembebasan lahan. Warga yang setuju sudah selesai dibayar. Yang sedang dilakukan konsinyasi adalah yang sengketa (7%), tanah Pakualaman (25%), dan tanah instansi (8%). "Untuk Jalan, tanggal 4 Januari 2017 lalu, tim BPIW sudah melakukan survei lintasan jalan kendaraan dari bandara baru menuju Borobudur. Saat ini sedang dibuat laporan hasil survey-nya," jelasnya./ JOURNEY OF INDONESIA

 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan penghargaan “Anugerah Indeks Daya Saing 10 Destinasi Prioritas Kepariwisataan Indonesia” di Ballroom 3 C The Ritz Carlton Pasific Place, SCBD Jakarta, Kamis malam (8/12). Pemberian penghargaan ini sebagai apresiasi Pemerintah Pusat (Kemenpar-Red) kepada di antara 10 provinsi yang memiliki indeks daya saing kepariwisataan tertinggi sekaligus sebagai motivasi kepada provinsi yang belum kompetitif.

Pemberian penghargaan indek daya saing mengacu pada standar global Travel and Tourism Competitive Index (TTCI) World Economic Forum dan United Nations World Tourism Organization yang disesuaikan dengan kondisi di Indonesia. Hal ini sebagai upaya mendorong terwujudnya 10 destinasi pariwisata prioritas sebagai “Bali Baru” menjadi destinasi kelas dunia (world class destination). Serta sebagaimana target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo agar daya saing pariwisata Indonesia berada pada 30 besar dunia pada 2019.

Arief Yahya memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pemberian penghargaan anugerah indeks daya saing 10 destinasi prioritas untuk mempercepat terwujudnya world class destination pada 2019. “Melalui pemberian penghargaan atau kompetisi akan terlihat daerah atau provinsi yang sudah memberikan upaya dan perhatian tinggi terhadap pembangunan kepariwisataan dan daerah yang belum maksimal mengembangkan pariwisata sehingga daya saingnya belum kompetitif,” ungkapnya.

Daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global saat ini berada di ranking 50 dari semula ranking 70. Saat ini Indonesia berusaha menuju ke ranking 30 dunia pada 2019. “Untuk itu kita terus memperbaiki kelemahan seperti infrastruktur pariwisata, infrastruktur ICT, health and hygiene, dan aksesibilitas khususnya konektivitas penerbangan, kapasitas kursi dan penerbangan langsung,“.
Panitia dan juri melakukan survei dan penilaian sejak bulan Juli hingga Desember 2016, selanjutnya menetapkan 5 (lima) pemenang sesuai kriteria, dengan kategori yakni: penghargaan Indeks Destinasi Tertinggi, terdiri pemenang Pertama, Kedua, dan Ketiga. serta penghargaan Destinasi Yang Paling Menjanjikan, dan penghargaan Destinasi Terfavorit.

Dari 10 destinasi prioritas (Danau Toba-Sumatera Utara; Tanjung Kelayang-Bangka Belitung; Tanjung Lesung-Banten; Kepulauan Seribu-DKI Jakarta; Candi Borobudur-Jawa Tengah; Bromo Tengger Semeru-JawaTimur; Mandalika-Lombok NTB; Labuan Bajo-Flores NTT; Wakatobi-Sulawesi Tenggara; dan Morotai – Maluku Utara).
Adapun penerima penghargaan kategori Indeks Destinasi Tertinggi Pertama adalah Borobudur; Indeks Destinasi Tertinggi Kedua adalah Wakatobi; Indeks Destinasi Tertinggi Ketiga adalah Tanjung Kelayang; sedangkan kategori penghargaan Destinasi Yang Menjanjikan adalah Tanjung Kelayang; dan sebagai Destinasi Terfavorit adalah Labuan Bajo. (Biro Hukum dan Komunikasi Publik)/ JOURNEY OF INDONESIA

 

Sebanyak 15 pemenang telah terpilih dalam Kompetisi Pariwisata Halal Tingkat Nasional (KPHN) di tahun 2016 ini. Kompetisi yang mencakup 15 kategori ini, menetapkan 5 pemenang untuk ikut dalam ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 yang akan berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emeriat Arab (UEA) pada Desember 2016 mendatang.
Kelima pemenang tersebut adalah: Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam/Aceh (Destinasi Budaya Ramah Wisata Muslim Terbaik); Provinsi Sumatera Barat/Sumbar (Destinasi Wisata Halal Terbaik), The Radhana Kuta Bali (Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik); Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat/NTB (Resort Pantai Ramah Wisatawan Muslim Terbaik); dan ESQ Tours Travel Jakarta (Operator Haji dan Umroh Terbaik).
Untuk menabalkan kemenangan tersebut, Menteri Pariwisata, Arief Yahya berkesempatan memberikan penghargaan kepada 15 pemenang tersebut di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Jumat malam (7/10).
Dalam sambutannya, Arief Yahya mengatakan, tim pemenangan di ajang WHTA 2016 menargetkan akan mendapatkan sedikitnya 3 Awards atau prestasi ini sama seperti yang diraih dalam WHTA 2015 dengan memperoleh 3 Awards yakni; World's Best Halal Tourism Destination (Lombok), World's Best Halal Honeymoon Destination (Lombok), dan World's Best Family Friendly Hotel (Sofyan Betawi Hotel Jakarta).
“Dua Provinsi Aceh dan Sumbar, yang disiapkan sebagai destinasi wisata halal andalan, kita harapkan akan mendapat World's Best Award di WHTA 2016 melengkapi NTB yang lebih dulu pada tahun lalu meraih 2 penghargaan World's Best Halal Tourism Destination dan World's Best Halal Honeymoon Destination,” kata Arief Yahya.
Dalam kenyataannya bahwa perolehan Awards dalam ajang WHTA 2016 akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kunjungan wisman dan ini telah dialami destinasi Lombok, NTB. Dilatarbelakangi oleh hal tersebut, tekad Indonesia untuk menjadi destinasi pariwisata halal nomor satu dunia pada 2019, harus fokus untuk memenuhi syarat 3S (size, sustainable, dan spread).
Size pasar wisata halal dari 6,8 miliar penduduk dunia, 1,6 miliar di antaranya adalah muslim dan 60% usianya di bawah 30 tahun. Menurut laporan Comcec Report February 2016, Crescentrating, tahun 2014 ada 116 juta pergerakan halal traveler dan diproyeksikan tahun 2020 akan menjadi 180 juta perjalanan atau naik 9,08%, sementara di Indonesia dalam 3 tahun terakhir ini juga naik rata-rata 15,5%.Tercatat total pengeluaran wisatawan muslim dunia tahun 2014 mencapai US$ 142 miliar.
Sustainability atau growth halal tourism mencapai 6,3% atau lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan pariwisata dunia sebesar 4,4% ataupun pariwisata ASEAN sebesar 5,5%. Begitu pula dengan Spread atau benefit halal tourism sangat besar; untuk pengeluaran wisman dari Arab Saudi rata-rata US$ 1.750 per kunjungan/wisman dan wisman Uni Emirat Arab US$ 1.500 per kunjungan/wisman atau lebih besar dibandingkan pengeluaran wisman dari Asia US$ 1.200 per wisman/kunjungan.
Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) Riyanto Sofyan mengatakan penyelenggaraan KPHN 2016 yang baru pertama kali tersebut mendapat sambutan yang tinggi dari masyarakat. “Tingginya antusiasme masyarakat ini terlihat dari jumlah peserta KPHN 2016 yang semula ditargetkan hanya 100 peserta, namun jumlah pendaftarnya mencapai 117 hingga kemudian ditetapkan sebanyak 111 nominator.
Juga perserta voting terbuka melalui website www.halaltourism.id atau tautan: www.mlife.id yang semula ditargetkan 50 ribu hingga akhir voting sebanyak 115.462 votter,” kata Riyanto Sofyan.
Tingginya antusiasme masyarakat untuk melakukan vote tersebut menjadi pendorong untuk memenangkan wakil Indonesia dalam ajang WHTA 2016 yang mulai mengadakan voting secara terbuka pada Oktober 2016 ini.
Berikut para pemenang Kompetisi Pariwisata Halal Tingkat Nasional (KPHN) 2016 :

1. Airport Ramah Wisatawan Muslim Terbaik: Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda.
2. Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik: The Rhadana, Bali.
3. Resort Pantai Ramah Wisatawan Muslim Terbaik: Novotel Lombok Resort and Villas.
4. Biro Perjalanan Wisata Halal Terbaik: Ero Tour, Sumatera Barat)
5. Website Travel Ramah Wisatawan Muslim Terbaik: Wonderful Lombok Sumbawa (www.wonderfullomboksumbawa.com).
6. Destinasi Bulan Madu Ramah Wisatawan Muslim Terbaik: Kawasan Lembah Sembalun, NTB.
7. Operator Haji dan Umrah Terbaik: ESQ Tours Travel, Jakarta.
8. Destinasi Wisata Halal Terbaik: Provinsi Sumatera Barat.
9. Destinasi Kuliner Halal Terbaik: Provinsi Sumatera Barat.
10. Destinasi Budaya Ramah Wisatawan Muslim Terbaik: Provinsi Nanggro Aceh Darusalam.
11. Sentra Kuliner Halal Terbaik: Kantin Salman ITB, Bandung, Jawa Barat.
12. Pusat Belanja Ramah Wisatawan Muslim Terbaik: Botani Square, Bogor, Jawa Barat.
13. Restoran Halal Terbaik: Rumah Makan Lamun Ombak, Sumatera Barat.
14. Daya Tarik Wisata Halal Terbaik: Masjid Baiturrahman, Aceh.
15. Kuliner Halal Khas Daerah Terbaik: Ayam Taliwang Moerad, NTB.