Ketika kita tengah menghadapi ruwetnya pekerjaan dan penat karenanya, sudah tak asing lagi jika kita mendengarkan nasehat dari teman ataupun orang disekitar kita agar kita mengkonsumsi segelas cokelat panas. Karena katanya dengan segelas cokelat panas bisa membantu melepaskan segala kepenatan yang mengganggu pikiran.

Malah beberapa penelitian menyebutkan bahwa cokelat memiliki andil dalam meningkatkan kadar kebahagiaan seseorang. Tak cuma secangkir minuman cokelat, segigit cokelat juga bisa membuat perasaan jadi lebih nyaman dan menyenangkan. Ternyata dahsyat sekali 'kemampuan' cokelat yang dengan serta merta mengembalikan mood menjadi lebih baik.

Hebatnya kemampuan cokelat ini jugalah yang ternyata menggugah seorang Filo Mojo untuk tetap bertahan menekuni bisnis cokelatnya. Sudah hampir 10 tahun ini dirinya bergerak di bidang produksi makanan/ minuman cokelat. "Semua dilatarbelakangi oleh kecintaan saya sejak kecil pada cokelat", akunya pada saat konferensi pers secara virtual pada peluncuran Filo’s Drink Belgian Chocolate produksinya, Kamis (21/1/2021).

Menurutnya bahwa Filo’s Drink Belgian Chocolate ini dipresentasikan dalam bentuk bubuk cokelat kemasan siap seduh atau dijadikan campuran makanan/ minuman yang telah dicampur oleh gula tebu. “Powder coklat produksi saya ini darknya berasa banget ya. Ditambah pemanis gula tebu, yang bisa dikonsumsi dalam kondisi dingin maupun panas,” tambah CEO Filo’s Drink Belgian Chocolate ini.

Filo Mojo CEO Filos Drink Belgian Chocolate IstFilo Mojo, CEO Filo’s Drink Belgian Chocolate (Ist)

Filo juga memaparkan bahwa produknya ini memiliki slogan Taste Good, Make A Good Mood, bermakna rasa yang lezat dan meningkatkan suasana hati yang bahagia dan rilex. Sehingga sesuai dengan manfaat cokelat sendiri bagi yang mengkonsumsinya.

Secara gamblang Filo juga menyebebutkan bahwa dirinya sengaja menghadirkan Filo’s Drink Belgian Chocolate dalam bentuk cocoa powder, tidak seperti produk sebelumnya karena menjadi lebih praktis untuk diracik menjadi hot chocolate. Lewat cocoa powder (100 milimicron) dengan komposisi 30 gram adalah jumlah maksimal untuk menikmati cokelat panas terbaik.

Disamping itu produknya tersebut juga dapat dinikmati untuk segala kalangan dan segmen, yang secara tidak langsung juga turut serta membantu agribisnis kakao di Indonesia. "Saya juga menghadirkannya dalam bentuk pouch yang lebih kecil agar dapat lebih di jangkau kalangan anak muda. Ini juga untuk lebih membudayakan minum cokelat adalah baik", tambahnya.

Hingga saat ini penjualan Filo’s Drink Belgian Chocolate tersebar di beberapa kota di Indonesia. "Costumernya kami mayoritas adalah reseller makanan dan minuman yang tersebar di beberapa kota seperti: Jogja, Solo, Semarang, Magelang, Purwokerto, Surabaya, Tangerang, Jakarta, Bali, Menado, Ambon, dan Makasar. Untuk sementara ini, dimasa pandemi saat ini saya memproduksi kurang lebih 2000-2500 kg perminggu-nya atau target sekitar Rp200 juta/ minggu tetap terpenuhi", akunya.

Sebagai penutup Filo memastikan bahwa budaya minum cokelat akan menjadi tren baru di Indonesia, setelah dirinya melihat di tahun 2020, sudah semakin banyak produsen cokelat membuka peluang usaha ini. Untuk mempersiapkan berkembangnya tren tesebut, Filo berjanji akan terus melakukan peningkatan pada produksi cokelatnya ini lewat rasa, tampilan dan inovasi yang lebih baik lagi

Bagi yang tertarik silakan pantau harga jual Filo's Drink Belgian Chocolate di bawah ini./ JOURNEY OF INDONESIA

 Filos Drink Belgian Chocolate Pricelist Ist

Merasakan langsung kesegaran berendam di kolam berair biru di Curug Mariuk dapat menghilangkan kepenatan di kepala anda, para pecandu traveling. Medan yang dilalui pun tergolong tidak mudah tentunya. Namun, terasa menggoda mata tatkala berjalan naik turun bukit, membelah kebun kopi yang panen tiap setahun sekali tersebut.

Untuk menuju Curug Mariuk yang terletak di Sukamakmur, Bogor, Provinsi Jawa Barat ini tentunya sangat mudah, karena saat ini ada beberapa aplikasi maps, akurat mengarahkan traveler hingga tiba di lokasi destinasi wisata.

Jika berangkat dari DKI Jakarta, disarankan melalui trek Mekarsari-Jonggol-Sukamakmur. Sebab, di sepanjang perjalanan berkelok itu, sejauh mata memandang terbentang lanskap memukau jejeran gunung kapur mengarah ke area Gunung Pancar.

Curug Mariuk bisa dibilang bertetangga dengan belasan air terjun yang terdapat di Sentul, Bogor. Bahkan, penduduk setempat bilang, air di sini lah yang mengaliri Curug Leuwihejo, Curug Hordeng, serta curug-curug tersohor lainnya di Sentul. Namun, bedanya, Curug Mariuk lebih sepi pengunjung ketimbang air terjun lainnya di kawasan wisata tersebut.

Untuk masuk area Curug Mariuk, setidaknya pengunjung yang datang berboncengan menaiki kendaraan roda dua diharuskan mengeluarkan kocek Rp35.000. Diketahui, objek wisata ini masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat. Trek didominasi tanah merah, cukup licin jika hujan mengguyur kawasan tersebut.

Wisatasan di Curug Mariuk Morteza Syariati Albanna Wisatasan di Curug Mariuk (Morteza Syariati Albanna)

Saat berjalan membelah hutan mengarah ke Curug Mariuk, pengunjung pasti melewati dua air terjun, salah satunya dinamakan Curug Romantis. Ambil jalan ke kiri untuk menuju destinasi utama.

Curug Mariuk berada di paling ujung kawasan wisata ini. Airnya tak pernah berhenti mengalir meski musim kemarau panjang tiba.

Kalau anda tak mau rugi karena terkurasnya fisik setelah melewati 'track gurih' Curug Mariuk, bisa saja langsung muntahkan adrenalin dengan melompat dari atas batu ke dalam kolam jernih berwarna biru tosca berkedalaman 3-4 meter itu. Jika memiliki kacamata renang, alangkah baiknya dipakai saja, 'tuk melakukan freedive di sini.

Tommy Gunawan, 37 tahun, mengaku siap kembali dan tak keberatan jika harus mendatangi curug ini lagi kapanpun. Terlebih di saat weekdays, suasananya lebih sepi. Dia berujar, sudah dua kali datang ke Curug Mariuk dan selalu mendapatkan kemujuran setelahnya.

"Memang itu yang saya cari. Sepi, suasana tidak bising seperti di perkotaan. Sudah gitu, sepulang dari sini, bisnis (berdagang sambal ikan roa) laris manis. Ini yang saya senang," ucap pelancong asal Bekasi tersebut saat dijumpai Journey Of Indonesia di Curug Mariuk pada Desember 2020 lalu.

Bermalam dengan tenda di tepi Curug Mariuk menjadi kesan tersendiri yang bikin nagih Morteza Syariati AlbannaBermalam dengan tenda di tepi Curug Mariuk menjadi kesan tersendiri yang bikin nagih (Morteza Syariati Albanna)

Sementara, Fabiano Ezra, 24 tahun, merasa senang diberi kesempatan berlibur tuk kedua kalinya ke Curug Mariuk. Baginya, tempat ini terasa amat spesial karena memberikan kemujuran tersendiri pada nasibnya di tengah pandemi berkepanjangan ini. Setelah melakukan kunjungan pertama ke Curug Mariuk, Fabiano mengaku langsung dipinang perusahaan yang memberinya kesempatan bekerja di bidang teknik.

"Pertama saya datang nih ya, tiga hari setelah itu, saya langsung dapat pekerjaan di salah satu perusahaan di Cibubur. Air terjun (Curug Mariuk) ini membawa hoki (keberuntungan)," tuturnya.

Ditemui di lokasi yang sama, Nurdin, 28 tahun, mengharapkan pemerintah daerah ataupun dinas pariwisata Provinsi Jawa Barat sebaiknya memperbaiki akses jalan menuju Curug Mariuk, agar wisatawan semakin banyak yang berpelesir ke sini.

Nurdin, yang membuka warung dagangan beserta lokasi berkemah di dekat Curug Mariuk itu pun merasa percaya diri, suatu saat nanti lokasi ini akan berkilau karena ia nilai memang layak disebut sebagai mutiara wisata area Bogor. Hanya saja, menurutnya, dibutuhkan kekompakan dari pelbagai pihak tuk mencari formulasi yang membuat nyaman pengunjung.

"Kita akan berupaya duduk bareng, meminta warga setempat jangan ada premanisme deh ke pengunjung. Jangan sampai mereka kapok datang ke sini. Ini tempat wisata terbaik di Bogor deh pokoknya, silakan dicoba sendiri. Memang benar ada saja orang-orang bilang, Curug Mariuk membawa kemujuran buat pengunjung. Ini bukan sekali dua kali saja saya dengar dari cerita pengunjung yang setelah itu nasibnya berubah setelah berenang di sini," kata dia./ JOURNEY OF INDONESIA

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menggandeng musisi Indra Lesmana mengangkat keindahan alam wisata Indonesia khususnya 5 destinasi super prioritas melalui lagu yang berjudul ‘Citra Nusantara’.

Lagu karya Indra Lesmana yang liriknya ditulis oleh Hon Lesmana pada Desember 2020 tersebut dikembangkan menjadi sarana perekat hubungan sosial budaya, jejak karya kriya, perdamaian, persatuan, yang di mana sesuai dengan program Kemenparekraf.

“Karya ini ingin menampilkan kolaborasi musik dan suara dari berbagai seniman musik Indonesia, dan gambaran pemandangan keindahan 5 destinasi super prioritas dan beberapa lokasi lainnya di Indonesia bersama kekayaan alam, keragaman budaya, kerukunan dan semangat kreativitas masyarakat dalam berkarya,” ujar Indra.

Lebih lanjut, Indra berharap bahwa lagu 'Citra Nusantara' dapat menjadi semangat bagi para pendengar dalam berbagai situasi.

"Saya ingin membuat lagu ini bukan hanya bicara keadaan pandemi saat ini, tapi membuat lagu yang kira-kira bisa menyemangati kembali sebagai bangsa yang besar bahwa kita ini bisa hidup sekarang ini karena kebesaran bangsa ini. Kebersamaan, gotong royong, kedamaian, yang kita sampaikan lewat lagu ini. Kemudian ini bisa menjadi kekuatan baru, terutama generasi milenial yang saya anggap saat ini sudah lama enggak dapat lagu seperti ini," ujar Indra.

Rencananya lagu 'Citra Nusantara' akan digarap dengan melibatkan banyak musisi di tanah air untuk mengisi vokal laki-laki dan perempuan hingga orkestra yang mengiringinya.

Indra Lesmana IstIndra Lesmana (Ist)

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, menyambut baik karya musik dari Indra Lesmana. Pihaknya akan mendukung untuk kesuksesan lagu tersebut. "Saya intinya akan all out support serta teman-teman nanti kita cari gimana bisa wujudkan ini lebih cepat karena kita kan lagi prihatin nih Covid-19. Dan kita ingin ada kegiatan yang membangkitkan semangat dari pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata," ujar Sandiaga Salahuddin Uno.

Sandiaga menyarankan untuk memanfaatkan influencer dalam memasarkan lagu Citra Nusantara. Sehingga lagu tersebut dapat diterima oleh masyarakat luas dan mendunia.

Sandiaga juga mengusulkan agar dibuatkan sayembara untuk masyarakat di masing-masing 5 destinasi super prioritas untuk ikut serta dalam proyek lagu tersebut. Hal tersebut bertujuan agar lagu tersebut dapat lebih lekat dekat dengan masyarakat di 5 destinasi super prioritas.

"Namun kalau boleh usul tambahan, pelibatan masyarakatnya nih terutama Insta Jam. Jadi yang ikut juga masyarakat di tiap 5 destinasi super prioritas dan di seluruh wilayah nusantara semuanya berlomba-lomba berkreasi dengan langgeng. Jadi ada semacam sayembara ada kurasinya mulai dari tingkat desa wisata dan tingkat nasional. Nanti pemenangnya bisa diikutkan di final dari produk ekonomi kreatif ini," tutupnya./ JOURNEY OF INDONESIA

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Wina, Austria melaksanakan program branding pariwisata Indonesia di sejumlah transportasi publik yakni trem yang beroperasi di kota tersebut mendukukung upaya promosi Wonderful Indonesia di wilayah Eropa.

Logo Wonderful Indonesia yang dikombinasikan dengan keindahan sejumlah destinasi tanah air terpampang di gerbong trem yang beroperasi mulai 30 November 2020 dan hingga 31 Januari 2021.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, dalam keterangannya, Jumat (4/12/2020), menyampaikan apreasi dan terima kasihnya atas dukungan yang diberikan KBRI di Wina, Austria, yang mendukung program branding Wonderful Indonesia.

"Terima kasih kepada Pak Dubes RI di Wina (I Gede Ngurah Swajaya) beserta staf yang telah membantu semua proses pemasangan branding Wonderful Indonesia ini," kata Wishnutama.

Branding ini diharapkan dapat membuat brand awareness pariwisata Indonesia tetap terjaga. Dengan demikian pariwisata Indonesia diharapkan tetap menjadi top of mind untuk pilihan calon wisatawan.

program branding pariwisata Indonesia di sejumlah transportasi publik di Wina IstBranding Wonderful Indonesia di Transportasi Publik Wina, Austria (Ist)

"Wina merupakan pusat dari konvensi dunia, branding Wonderful Indonesia di kota ini untuk menjaga pariwisata Indonesia di pasar global agar kemudian dikunjungi wisatawan saat kondisi sudah memungkinkan," kata Wishnutama.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya mengatakan, sebelumnya Kemenparekraf/Baparekraf juga melakukan product update dengan menggelar rangkaian webinar yang membahas upaya dan kebijakan pemerintah Indonesia ke negara-negara fokus pasar wisatawan.

Termasuk memperkuat peran perwakilan promosi pariwisata Indonesia di luar negeri atau VITO (Visit Indonesia Tourism Officer) untuk mengoptimalkan promosi produk pariwisata ke negara-negara pasar wisatawan.

"Nantinya brand awareness pariwisata Indonesia diharapkan tetap terjaga apalagi saat ini adalah fase dreaming bagi banyak orang yang ingin segera berwisata apabila masa pandemi ini berakhir," kata Nia./ JOURNEY OF INDONESIA

Jika kita berkesempatan datang ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada saat ini, mungkin saja ada sedikit perasaan masygul. Ini semua karena Labuan Bajo tengah bersolek untuk menampakkan wajah barunya. Hampir seluruh ruas jalan utama di Labuan Bajo tengah dibenahi, dari mulai saluran pembuangan, trotoar, pelebaran jalan dan penanaman pohon-pohon palem di kanan kiri jalan.

Sudah bisa dipastikan jika terik memanggang, debu bertebaran dan mengganggu pandangan, sebaliknya jika hujan mengguyur maka tanah bercampur lumpur jadi kendala tersendiri.

Namun yakinlah, hal tersebut sungguh tidak mengganggu sejuta pesona alam yang ditawarkan kepada setiap wisatawan yang berkunjung ke destinasi super proritas ini. Salah satu spot terbaik untuk menikmati lansekap di Labuan bajo tanpa harus mengeluarkan biaya adalah keberadaan Bukit Cinta.

Pengunjung Bukit Cinta IbonkMenanti matahari terbenam bersama teman teman (Ibonk)

Spot yang berada di Manggarai Barat, Flores Barat ini menyajikan pemandangan dan panorama yang sangat indah dari atas perbukitan. Untuk menuju Bukit Cinta, wisatawan hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit perjalanan ke arah utara dari pusat Kota Labuan Bajo.

Nama Bukit Cinta sebenarnya diberikan karena tempat ini memang dikunjungi oleh pasangan muda mudi untuk memadu kasih. Perlu sedikit usaha untuk mencapai puncak Bukit Cinta ini. Trekking ringan menuju puncak akan menghabiskan waktu sekitar 10-15 menit, tergantung oleh kekuatan fisik. Namun tetap harus sedikit berhati-hati karena jalur trekking menanjak tersebut cukup licin dibeberapa titik, apalagi disaat turun. Alas kaki yang nyaman juga jadi poin penting saat anda mendaki Bukit Cinta.

Pemandangan dari Bukit Cinta IbonkPemandangan dari Bukit Cinta (Ibonk)

Sambil menanjak sempatkan untuk mengambil foto, baik selfie ataupun foto lansekap dengan latarbelakang laut yang indah dan pemandangan Kota Labuan Bajo. Deretan pepohonan dan bukit-bukit hijau akan memanjakan mata setiap pengunjung bukit ini.

Momentum terbaik datang kesini adalah pada saat sore hari menjelang matahari terbenam. Mengabadikan dan menikmati sunset dari bukit ini merupakan senja yang sempurna yang akan menciptakan kenangan tersendiri./ JOURNEY OF INDONESIA

Page 1 of 18