Tuesday, August 4, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Gundala, Jadi Tolok Ukur Film Superhero Indonesia

by Ibonk
28/08/2019
Reading Time: 4 mins read
Gundala, Jadi Tolok Ukur Film Superhero Indonesia

Gundala (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Riuh tepuk tangan terdengar membahana seusai menyaksikan film superhero lokal, “Gundala” yang berdurasi 123 menit tersebut. Ya, terus terang ada rasa puas setelah menyaksikan film ini, setelah sekian lama masih dipenuhi tanda tanya seperti apa alur cerita dan efek yang ditawarkan oleh Joko Anwar, sang Sutradara.

Film ini berkisah tentang Sancaka (Abimana Aryasatya) dan cerita dirinya sebelum menjadi seorang pembela kebenaran. Ayahnya yang buruh pabrik harus tewas dalam sebuah demonstrasi dikarenakan sebuah penghianatan. Hidup bersama ibunya, akhirnya ibunya juga tidak pernah kembali lagi. Sejak itu, Sancaka kecil harus bertahan hidup di jalanan hingga akhirnya tumbuh dewasa dan bekerja sebagai satpam di sebuah percetakan surat kabar.

Baca juga :

Ghost in the Cell, Ketika Hantu Jadi Cermin Sistem Indonesia yang Busuk

“Ghost in the Cell” Merilis Official Trailer, Film ke-12 Joko Anwar yang Memadukan Horor dan Satir

Joko Anwar Tembus Berlinale 2026, Mengurai Borok Kekuasaan Lewat ‘Ghost in the Cell’

Sejak kecil, Sancaka memiliki ketakutan ketika hujan turun, karena menurutnya, petir selalu mengincar dirinya. Pernah terkena sengatan petir sekali, ketika menyaksikan ayahnya tewas, namun tak mencederai dirinya. Ketakutan ini terbawa sampai dewasa.

Disini Joko memang menawarkan sebuah prolog, untuk kelanjutan kisah film produksi Jagat Sinema Bumilangit berikutnya. Prolog ini sendiri seperti berjalan lambat dan menerangkan dengan sabar bagaimana seorang Sancaka menjalani hidupnya. Sengaja memainkan emosi penonton lewat kisah kelam masa kecil Sancaka yang keras, menjadi sebatang kara dan bertemu dengan karakter-karakter lain yang akan mempengaruhi jalan cerita hidupnya di masa depan.

Sebagai penulis naskah, Joko Anwar benar-benar berhasil mengedepankan kisah masa kecil Sancaka ini. Itulah mengapa alur kisah masa kecil itu diterangkan detail, agar tak gagal paham ke depannya.

Gundala (Ist)

Lepas menggiring bingkai cerita awal, masuklah dalam fase kedua yang menampilkan konflik sosial politik yang diwakili oleh para wakil rakyat yang terjajah oleh kekuatan menakutkan dari seorang bernama Pengkor (Bront Palarae). Sosok mafia yang tak tersentuh dan berlindung di balik nama rakyat. Ia muncul menjadi seorang yang tak kalah kelamnya karena takdir yang seakan tidak memihak dirinya.

Mulai dari sini, penonton diajak untuk melihat sisi gelap cerita yang tidak hanya dalam penggambaran secara visual, namun juga dari dialog-dialog yang terjadi. Walau ada sedikit dialog yang muncul dirasa agak terlalu nyinyir menyerempet masalah sosial politik yang terjadi di negeri ini (Indonesia.red). Seperti apa yang dipaparkan seorang Arswendy yang berperan sebagai seorang wakil rakyat yang menganggap bahwa korupsi adalah satu hal yang menakutkan yang bisa merusak moral dari pada LGBT… menakjubkan! Yang sedikit banyak menghibur adalah selipan-selipan jokes yang kerap menyegarkan suasana.

Cuma yang disayangkan dalam cerita ini adalah, Sancaka bukan seorang dari kalangan elit, yang sesuai original story Gundala dalam komiknya, merupakan seorang ilmuwan. Dalam film ini, Sancaka digambarkan hanya sebagai seorang satpam. Alangkah baiknya mungkin, jika Joko tetap berpatokan pada cerita aslinya tanpa harus memasukkan ide baru.

Mindset penonton juga digiring lewat penampakan Indonesia juga digambarkan sebagai negari tanpa hukum, kekerasan terjadi dimana-mana dan para politikusnya yang tidak melakukan apapun, akhirnya mengorbankan rakyatnya. Mereka membutuhkan sosok seperti Gundala sebagai inspirasi untuk berdiri membela dirinya sendiri. Disitu pesan moralnya, yang sesuai dengan tagline film Gundala “Negeri Ini Butuh Patriot”.

Sancaka (Abimana Aryasatya) (Ist)

Selama mengikuti film ini, seperti ada persamaan rasa saat menyaksikan kisah dari seorang Bruce Wayne dalam film Batman di 3 serinya, yang ditutup dengan The Dark Knight Rises. Visual dan alur yang kelam dan terasa lambat membungkus sepanjang cerita berlangsung.

Film Gundala ini menjadi patriot pertama dalam Jagat Sinema BumiLangit yang di lepas kepasar tanah air, dan merupakan jalinan film-film tentang jagoan dan pendekar dari cergam Indonesia legendaris. Digulirkannya karakter ciptaan Hasmi tersebut ke layar lebar ini diharapkan dapat memperlihatkan ke generasi baru bahwa Indonesia mempunyai karakter jagoan yang layak dibanggakan.

Akting para pemainnya juga cukup baik, mulai dari Abimana Aryasatya, Tara Basro, Bront Palarae, Ario Bayu, Rio Dewanto, Marissa Anita, ataupun Muzakki Ramdhan. Drama yang ditampilkan, aksi gebuk-gebukan dan CGI-nya di rasa masih masuk akal. Walaupun ada sebahagian kecil efek CGI-nya masih terasa kasar dan aksi laga yang belum begitu natural.

Dalam film ini juga Joko berhasil menitipkan karakter-karakter utama lainnya dalam produksi Jagat Sinema Bumilangit. Selain Gundala sampai 2025 akan ada tujuh film menyusul seperti Sri Asih, Godam dan Tira, Si Buta dari Gua Hantu, Patriot Taruna, Mandala, Gundala Putra Petir, dan Patriot.

Overall, ini film yang patut diberikan jempol. Cara Joko meramu origin story Gundala dan mempresentasikannya dengan matang. Film ini bisa juga dijadikan tolok ukur untuk film-film sejenis lainnya di tanah air. Salut!!/ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: Abimana AryasatyaArswendyBront PalaraeHasmiJoko Anwar
Share126Tweet79

Related Posts

Dari Jakarta ke Seoul, Born Star Indonesia Buka Jalur Debut Idol K-Pop
Entertainment

Dari Jakarta ke Seoul, Born Star Indonesia Buka Jalur Debut Idol K-Pop

03/08/2026
Malam Pesona Kawanua 2026 Satukan Musik dan Budaya Minahasa
Music

Malam Pesona Kawanua 2026 Satukan Musik dan Budaya Minahasa

30/07/2026
Bunga di Tepi Jurang, MAXStream dan iQIYI Angkat Kisah Perjuangan Perempuan
FIlm

Bunga di Tepi Jurang, MAXStream dan iQIYI Angkat Kisah Perjuangan Perempuan

24/07/2026
KPI Tegaskan Tak Ada Larangan, Saipul Jamil Akhiri Isu Pemboikotan Lewat Surat Komnas HAM
Entertainment

KPI Tegaskan Tak Ada Larangan, Saipul Jamil Akhiri Isu Pemboikotan Lewat Surat Komnas HAM

23/07/2026
Operasi Pesta Copet, Kisah Empat Sahabat yang Nekat karena Terpepet
FIlm

Operasi Pesta Copet, Kisah Empat Sahabat yang Nekat karena Terpepet

22/07/2026
Next Post
Kembalinya Anak Iblis, Teror Iblis dengan Petualangan Yang Mencekam

Kembalinya Anak Iblis, Teror Iblis dengan Petualangan Yang Mencekam

ADVERTISEMENT

Recomended

Hino Gandeng Pemerintah dan Dealer Perkuat Ekosistem Vokasi Transportasi
Automotive

Hino Gandeng Pemerintah dan Dealer Perkuat Ekosistem Vokasi Transportasi

03/08/2026
XL Rebut Gelar Jaringan Terbaik Indonesia 2026 Versi Ookla
Gadget

XL Rebut Gelar Jaringan Terbaik Indonesia 2026 Versi Ookla

03/08/2026
Tinggal Hitungan Mundur, Audi Segera Buka Tabir Karakter SUV Premium Baru di GIIAS 2026
Automotive

Tinggal Hitungan Mundur, Audi Segera Buka Tabir Karakter SUV Premium Baru di GIIAS 2026

03/08/2026
Dari Jakarta ke Seoul, Born Star Indonesia Buka Jalur Debut Idol K-Pop
Entertainment

Dari Jakarta ke Seoul, Born Star Indonesia Buka Jalur Debut Idol K-Pop

03/08/2026
Mercedes-Benz Bus Fleet Owner Gathering 2026, Siasat DCVI Merawat Ekosistem Bus Nasional
Automotive

Mercedes-Benz Bus Fleet Owner Gathering 2026, Siasat DCVI Merawat Ekosistem Bus Nasional

03/08/2026
50 Tahun Civic di Indonesia, Ketika DNA Balap Diwariskan Tiga Generasi Keluarga Bahar
Automotive

50 Tahun Civic di Indonesia, Ketika DNA Balap Diwariskan Tiga Generasi Keluarga Bahar

02/08/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.