Saturday, January 10, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Gundala, Jadi Tolok Ukur Film Superhero Indonesia

by Ibonk
28/08/2019
Reading Time: 4 mins read
Gundala, Jadi Tolok Ukur Film Superhero Indonesia

Gundala (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Riuh tepuk tangan terdengar membahana seusai menyaksikan film superhero lokal, “Gundala” yang berdurasi 123 menit tersebut. Ya, terus terang ada rasa puas setelah menyaksikan film ini, setelah sekian lama masih dipenuhi tanda tanya seperti apa alur cerita dan efek yang ditawarkan oleh Joko Anwar, sang Sutradara.

Film ini berkisah tentang Sancaka (Abimana Aryasatya) dan cerita dirinya sebelum menjadi seorang pembela kebenaran. Ayahnya yang buruh pabrik harus tewas dalam sebuah demonstrasi dikarenakan sebuah penghianatan. Hidup bersama ibunya, akhirnya ibunya juga tidak pernah kembali lagi. Sejak itu, Sancaka kecil harus bertahan hidup di jalanan hingga akhirnya tumbuh dewasa dan bekerja sebagai satpam di sebuah percetakan surat kabar.

Baca juga :

Film Thriller-Aksi “Pengepungan di Bukit Duri” Siap Tayang pada 17 April 2025

Dian Sastrowardoyo Perankan Dewi Api dan “Sri Asih” Tayang Spesial di 7 Kota Terpilih

Film “Sri Asih” Siap Tayang pada 6 Oktober di Bioskop Nasional

Sejak kecil, Sancaka memiliki ketakutan ketika hujan turun, karena menurutnya, petir selalu mengincar dirinya. Pernah terkena sengatan petir sekali, ketika menyaksikan ayahnya tewas, namun tak mencederai dirinya. Ketakutan ini terbawa sampai dewasa.

Disini Joko memang menawarkan sebuah prolog, untuk kelanjutan kisah film produksi Jagat Sinema Bumilangit berikutnya. Prolog ini sendiri seperti berjalan lambat dan menerangkan dengan sabar bagaimana seorang Sancaka menjalani hidupnya. Sengaja memainkan emosi penonton lewat kisah kelam masa kecil Sancaka yang keras, menjadi sebatang kara dan bertemu dengan karakter-karakter lain yang akan mempengaruhi jalan cerita hidupnya di masa depan.

Sebagai penulis naskah, Joko Anwar benar-benar berhasil mengedepankan kisah masa kecil Sancaka ini. Itulah mengapa alur kisah masa kecil itu diterangkan detail, agar tak gagal paham ke depannya.

Gundala (Ist)

Lepas menggiring bingkai cerita awal, masuklah dalam fase kedua yang menampilkan konflik sosial politik yang diwakili oleh para wakil rakyat yang terjajah oleh kekuatan menakutkan dari seorang bernama Pengkor (Bront Palarae). Sosok mafia yang tak tersentuh dan berlindung di balik nama rakyat. Ia muncul menjadi seorang yang tak kalah kelamnya karena takdir yang seakan tidak memihak dirinya.

Mulai dari sini, penonton diajak untuk melihat sisi gelap cerita yang tidak hanya dalam penggambaran secara visual, namun juga dari dialog-dialog yang terjadi. Walau ada sedikit dialog yang muncul dirasa agak terlalu nyinyir menyerempet masalah sosial politik yang terjadi di negeri ini (Indonesia.red). Seperti apa yang dipaparkan seorang Arswendy yang berperan sebagai seorang wakil rakyat yang menganggap bahwa korupsi adalah satu hal yang menakutkan yang bisa merusak moral dari pada LGBT… menakjubkan! Yang sedikit banyak menghibur adalah selipan-selipan jokes yang kerap menyegarkan suasana.

Cuma yang disayangkan dalam cerita ini adalah, Sancaka bukan seorang dari kalangan elit, yang sesuai original story Gundala dalam komiknya, merupakan seorang ilmuwan. Dalam film ini, Sancaka digambarkan hanya sebagai seorang satpam. Alangkah baiknya mungkin, jika Joko tetap berpatokan pada cerita aslinya tanpa harus memasukkan ide baru.

Mindset penonton juga digiring lewat penampakan Indonesia juga digambarkan sebagai negari tanpa hukum, kekerasan terjadi dimana-mana dan para politikusnya yang tidak melakukan apapun, akhirnya mengorbankan rakyatnya. Mereka membutuhkan sosok seperti Gundala sebagai inspirasi untuk berdiri membela dirinya sendiri. Disitu pesan moralnya, yang sesuai dengan tagline film Gundala “Negeri Ini Butuh Patriot”.

Sancaka (Abimana Aryasatya) (Ist)

Selama mengikuti film ini, seperti ada persamaan rasa saat menyaksikan kisah dari seorang Bruce Wayne dalam film Batman di 3 serinya, yang ditutup dengan The Dark Knight Rises. Visual dan alur yang kelam dan terasa lambat membungkus sepanjang cerita berlangsung.

Film Gundala ini menjadi patriot pertama dalam Jagat Sinema BumiLangit yang di lepas kepasar tanah air, dan merupakan jalinan film-film tentang jagoan dan pendekar dari cergam Indonesia legendaris. Digulirkannya karakter ciptaan Hasmi tersebut ke layar lebar ini diharapkan dapat memperlihatkan ke generasi baru bahwa Indonesia mempunyai karakter jagoan yang layak dibanggakan.

Akting para pemainnya juga cukup baik, mulai dari Abimana Aryasatya, Tara Basro, Bront Palarae, Ario Bayu, Rio Dewanto, Marissa Anita, ataupun Muzakki Ramdhan. Drama yang ditampilkan, aksi gebuk-gebukan dan CGI-nya di rasa masih masuk akal. Walaupun ada sebahagian kecil efek CGI-nya masih terasa kasar dan aksi laga yang belum begitu natural.

Dalam film ini juga Joko berhasil menitipkan karakter-karakter utama lainnya dalam produksi Jagat Sinema Bumilangit. Selain Gundala sampai 2025 akan ada tujuh film menyusul seperti Sri Asih, Godam dan Tira, Si Buta dari Gua Hantu, Patriot Taruna, Mandala, Gundala Putra Petir, dan Patriot.

Overall, ini film yang patut diberikan jempol. Cara Joko meramu origin story Gundala dan mempresentasikannya dengan matang. Film ini bisa juga dijadikan tolok ukur untuk film-film sejenis lainnya di tanah air. Salut!!/ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: Abimana AryasatyaArswendyBront PalaraeHasmiJoko Anwar
Share126Tweet79

Related Posts

Menelusuri Gelapnya Jalur Mitos dalam Film “Alas Roban”, Saat Teror Terasa Nyata
FIlm

Menelusuri Gelapnya Jalur Mitos dalam Film “Alas Roban”, Saat Teror Terasa Nyata

06/01/2026
Melodi Keajaiban Maya Hasan, Bawa Harpa Indonesia ke Panggung Dunia
Music

Melodi Keajaiban Maya Hasan, Bawa Harpa Indonesia ke Panggung Dunia

02/01/2026
Eksperimen Brutal 20 Tahun Five Finger Death Punch: Gandeng BABYMETAL di Album ‘Best Of’ Terbaru
Music

Eksperimen Brutal 20 Tahun Five Finger Death Punch: Gandeng BABYMETAL di Album ‘Best Of’ Terbaru

02/01/2026
Film “Na Willa”, Hidupkan Kembali Keajaiban Masa Kecil di Lebaran 2026
FIlm

Film “Na Willa”, Hidupkan Kembali Keajaiban Masa Kecil di Lebaran 2026

31/12/2025
“Esok Tanpa Ibu”, Ketika AI Menjadi Jembatan di Tengah Luka Kehilangan
FIlm

“Esok Tanpa Ibu”, Ketika AI Menjadi Jembatan di Tengah Luka Kehilangan

29/12/2025
Next Post
Kembalinya Anak Iblis, Teror Iblis dengan Petualangan Yang Mencekam

Kembalinya Anak Iblis, Teror Iblis dengan Petualangan Yang Mencekam

ADVERTISEMENT

Recomended

Melampaui Batas, Geely Cetak Rekor Penjualan 3 Juta Unit dan Perkuat Dominasi NEV di 2026
Automotive

Melampaui Batas, Geely Cetak Rekor Penjualan 3 Juta Unit dan Perkuat Dominasi NEV di 2026

09/01/2026
DADA Raih Penghargaan IMHA 2025, Jaga Kualitas di Geliat Pasar Hunian Urban
News

DADA Raih Penghargaan IMHA 2025, Jaga Kualitas di Geliat Pasar Hunian Urban

09/01/2026
Fenomena “Awakening” Saham DADA, Lompatan 35 Persen dan Sinyal Re-rating di Awal 2026
News

Fenomena “Awakening” Saham DADA, Lompatan 35 Persen dan Sinyal Re-rating di Awal 2026

08/01/2026
Lan Zhou Mee Tarik Hadirkan Kehangatan Mi Tarik Legendaris Lanzhou di Pesisir Jakarta
Culinary

Lan Zhou Mee Tarik Hadirkan Kehangatan Mi Tarik Legendaris Lanzhou di Pesisir Jakarta

08/01/2026
Menavigasi Tren Busana 2026, Saat Fleksibilitas Menjadi Kunci di Tengah Dinamika Urban
Fashion

Menavigasi Tren Busana 2026, Saat Fleksibilitas Menjadi Kunci di Tengah Dinamika Urban

08/01/2026
Langkah Strategis GAC Group Perkuat Keamanan Data di Era Kendaraan Pintar
Automotive

Langkah Strategis GAC Group Perkuat Keamanan Data di Era Kendaraan Pintar

07/01/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.