Melanie Subono Hadirkan "Tentang Ibu", Film Sarat Makna dan Pesan Moral

By Ibonk October 08, 2021 513
Melanie Subono Hadirkan "Tentang Ibu", Film Sarat Makna dan Pesan Moral Tentang Ibu (Ist)

Ada sebuah tantangan baru yang disematkan dipundaknya sendiri oleh musisi dan aktivis lingkungan, Melanie Subono. Alih alih merilis sebuah lagu, Melanie malah memproduseri sebuah film yang menjadi debutannya yang diberi judul "Tentang Ibu".

Film dengan akar musikal ini dimainkan oleh dua tokoh utama, yakni Jajang C Noer dan Khiva Iskak. Mengisahkan perjuangan Faiz (Khavi Iskak) yang ingin membahagiakan sang Ibu (Jajang C. Noer). Hingga membawanya mengenal kearifan lokal di Jawa, Kalimantan, Sumatera, Maluku dan Papua. Pendek kata, film "Tentang Ibu" lebih dari sekedar film, melainkan juga sebuah gerakan untuk mencintai Tiga Ibu, yakni Ibu, Ibu Pertiwi dan Ibu Bumi.

“Saya orang musik, jadi pendekatan cerita yang paling saya mengerti ya dari angle musik, apalagi dibantu Dennis Nussy sebagai music director, maka musik menjadi bagian sangat kuat dari cerita,“ ujar Melanie, pada Kamis (7/10/2021).

Tidak tanggung-tanggung, Melanie menggarap "Tentang Ibu" pada saat perlawanan pandemi Covid-19 sedang sengit di Tanah Air. Tantangan lainnya, Melanie bertindak sekaligus sebagai executive producer bersama Agung Rahadian, produser, pengarang ide cerita, sampai membantu Reza Nagin yang digandengnya sebagai sutradara.

Melanie Subono Instagram melaniesubonoMelanie Subono (Instagram melaniesubono)

Film ini juga didukung oleh tujuh musisi nasional: Prince Poetiray, Ojan Sisitipsi, Monita Tahalea, Micky Idol, Tuan 13, Albert Fakdawer, DJ Sumantri, dan juga para seniman lokal tiap daerah.

Dan tak hanya itu, Melanie juga memborbardir film ini lewat lagu-lagu daerah terbaik, lalu alam, budaya dan wastra Indonesia.

Lewat cerita yang sederhana, yakni tentang seorang anak yang berkeliling Indonesia untuk mencari ayahnya hanya bermodalkan foto pernikahan orang tua nya dan sebuah kain milik ayahnya. Kain itulah yang mengarahkan dia ke 5 pulau Indonesia , dan bertemu dengan 5 kearifan, 5 lagu, 5 tradisi, tapi satu kesamaan yaitu kekuatan tokoh perempuan di setiap kota.

Pencarian selama tujuh hari diiringi 5 lagu daerah ini dimulai di Banjarmasin (Ampar Ampar Pisang), Padang (Kampuang Nunjauh Di mato ), Yogyakarta (Lir Ilir ), Sorong (Yamko Rambe Yamko) dan Ambon (Sio Mama).

Sebelum ditayangkan di tanah air, "Tentang Ibu" lebih dulu hadir dan memenangi berbagai festival film Indie di dunia, seperti Bali 4th Dimension Independent Film (Best Narrative Feature) dan Independent Awards (Best Trailler & Best Film), Netherland Pure Magic International Film Festival (feature film).

Virtual Press Conference film Tentang Ibu IstSosok yang terlibat dalam film Tentang Ibu (Ist)

Kemudian, Rusia Halo International Film Festival (Best Feature Film), India Rameshwaram International Film Festival (Best International Feature Film) dan Singapore World Film Carnival (Narrative Features above 40 min & Debut Film Maker).

"Tentang Ibu" sudah diputar di Rusia pada 2 Oktober silam dan sedang berjuang di Toronto Women Film fest dan Hongkong Youth Film Fest. Melanie tidak berhenti disitu saja. Dalam dua bulan ke depan, Melanie juga mencari siapa saja yang punya produk lokal untuk dibuatkan UMKM. “Mereka yang cinta lagu daerah untuk kita produseri, mereka yang bisa membuat film mengangkat area dan budayanya kita modali membuat film, dan lainnya,” papar Melanie.

Melanie percaya bahwa mencintai ibu, ibu Bumi, ibu Pertiwi adalah bentuk dan cara berjuang dan mencintai Indonesia. “Sama seperti Eyang (alm) BJ Habibie, yang berjuang untuk negara melalui teknologi,” pungkasnya.

Satu lagi hasratnya adalah, keinginannya agar seluruh putra-putri ibu pertiwi dari Sabang sampai Merauke akan menyaksikan film "Tentang Ibu", yang akan tayang di Vidio.com mulai 1 Desember 2021 dan di layar SCTV./ JOURNEY OF INDONESIA