JAKARTA – Layar kaca Indonesia kembali diwarnai dengan tayangan segar yang mengedepankan imajinasi dan nilai persahabatan melalui serial terbaru SCTV, “Petualangan Rahasia Queena”. Diproduksi oleh Sinemaku Pictures di bawah arahan produser Umay Shahab dan Imam Salimy, serial yang menghiasi layar kaca setiap Senin hingga Jumat pukul 15.00 WIB ini tidak hanya menawarkan visual petualangan yang menarik, tetapi juga menyimpan sederet cerita unik selama proses produksinya.
Daya tarik utama serial ini terletak pada dinamika Queena, yang diperankan oleh talenta muda Diandra Salsabila, bersama dua sahabatnya, Arkan dan Jevan. Mereka dikisahkan menjelajahi Kampung Sukabebek dengan bantuan sebuah tas ajaib bernama “Si Gemblok”. Tas pemberian Eyang Hanif ini menjadi kunci solusi bagi setiap rintangan yang mereka temui, memberikan sentuhan fantasi yang memikat bagi penonton keluarga, terutama di momen menjelang berbuka puasa.
Proses syuting yang mengambil lokasi di Cibubur, Jonggol, hingga Purwakarta ternyata memberikan tantangan fisik yang nyata bagi para pemerannya. Diandra Salsabila menceritakan bagaimana ia harus berhadapan langsung dengan alam liar saat melakukan pengambilan gambar. Salah satu momen yang paling membekas adalah ketika ia harus menyeberangi sungai dengan arus yang cukup deras di kawasan Jonggol. Pengalaman di alam terbuka ini diakui Diandra sebagai hal baru yang sangat seru sekaligus menguji keberaniannya di lokasi syuting.

Kehangatan di balik layar juga tercipta berkat kehadiran aktor senior Cok Simbara yang memerankan tokoh Eyang Hanif. Meski terpaut usia yang cukup jauh, Diandra mengaku tidak merasa canggung saat harus beradu akting dengan sang aktor kawakan. Menurutnya, kenyamanan di lokasi syuting sangat terjaga berkat sikap ramah sang senior. “Eyang Cok Simbara sangat ramah dan membuat suasana syuting menjadi nyaman,” akunya saat ditemui pada Kamis (5/3/2026).
Di sisi lain, karakter-karakter pendukung seperti Arkan dan Jevan memberikan warna tersendiri dalam cerita. Keanu Azka merasa karakter Arkan sangat identik dengan kepribadian aslinya yang pemberani namun jahil. Sementara itu, Ghazy Alhabsyi yang memerankan Jevan justru memiliki pandangan jenaka terhadap karakternya sendiri. Ghazy berkelakar bahwa jika ia bertemu sosok seperti Jevan di dunia nyata, ia lebih memilih untuk menjauh agar tidak terseret ke dalam masalah.
Menariknya, serial ini memberikan dampak positif yang nyata bagi kehidupan sehari-hari para pemainnya. Di tengah gempuran era digital, keterlibatan mereka dalam proyek ini justru membuat mereka kembali menghargai interaksi sosial secara langsung. Ghazy mengungkapkan bahwa ia kini lebih banyak bermain dengan teman sejawat dibandingkan menghabiskan waktu di depan layar ponsel.

“Aku bisa ngurangin main hp nya, lebih banyak nain sama teman-teman dan aku Juga jadi nggak jahil dan bisa jadi lebih baik lagi,” kata Ghazi. Pernyataan ini pun didukung oleh Keanu yang merasakan perubahan serupa dalam pola sosialisasinya.
Novita Inong, pemeran karakter Firda, menambahkan bahwa suasana kekeluargaan sangat terasa di lokasi. Saat jeda syuting, alih-alih menyendiri dengan gawai masing-masing, para pemain lebih sering menghabiskan waktu bersama dengan berburu jajanan lokal di sekitar lokasi syuting. “Saat waktu istirahat, para pemain biasanya menghabiskan waktu dengan bermain bersama atau berburu jajanan di sekitar lokasi,” ungkapnya.
Melalui narasi yang ringan namun sarat imajinasi, “Petualangan Rahasia Queena” diharapkan tidak hanya menjadi teman ngabuburit yang menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan moral tentang pentingnya kebersamaan dan eksplorasi dunia nyata bagi anak-anak.
Menutup perbincangan, Diandra Salsabila menyampaikan harapannya agar petualangan ini bisa terus berlanjut di masa depan. “Aku berharap serial Petualangan Rahasia Queena dapat kembali hadir ditahun berikutnya untuk menghibur penonton setia SCTV,” pungkas Diandra yang kemudian diamini oleh rekan-rekan pemeran lainnya./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

















