Cheery Trees Akan Luncurkan “Sikam Lampung”, Sebuah Cerita Tentang Krisis Identitas Kedaerahan

By Ismed Nompo June 29, 2020 111
Cheery Trees Akan Luncurkan “Sikam Lampung”, Sebuah Cerita Tentang Krisis Identitas Kedaerahan Pandu dan Puput, Duo dari Cherry Trees (Ist)

Ada prediksi yang disampaikan oleh para ahli budaya bahwa Bahasa Lampung akan punah beberapa waktu kedepan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang salah satunya keberagaman etnis di Kota Bandar Lampung itu sendiri dan juga sebagian warga pribumi lampung malu/ enggan untuk menggunakan bahasa Lampung itu sendiri .

Keadaan inilah yang melatarbelakangi Cheery Trees untuk membuat lagu berbahasa Lampung yang akan dikemas dalam album terbaru mereka. Disamping untuk melestarikan bahasa dan musik lampung itu tersendiri, Cheery Trees mempersembahkan album ini untuk kota dan kampung halaman tercinta provinsi Lampung.

Istimewanya di album ini, Duo tersebut menambahkan elemen musik tradisional yang diwakilkan oleh cetik/ gamolan (alat musik bambu khas lampung) tabuhan rebana, serta menggunakan lirik bahasa daerah yaitu bahasa lampung di salah satu lagunya.

Sebagai putra daerah, Pandu (gitaris) mengaku membuat lagu Lampung memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Disamping karena kebiasaan lagu lampung yang bertema sedih/ galau dan minor, juga tak banyak pilihan kata-kata puitis yang bisa dipakai untuk membuat liriknya.

Menurut pengakuan Puput sang vokalis, materi ini sudah dibuat dari tahun lalu dan dirilis Maret 2020 lalu. "Tapi karena pandemi akhirnya kita tunda semua deh," ungkapnya lagi.

Duo tersebut akan menamakan album mereka ini dengan "Sikam Lampung" diambil dari bahasa Lampung yang artinya "Kami Lampung". Album ini rencananya akan dirilis pada bulan Juli mendatang./ JOURNEY OF INDONESIA