"Naurora", Album Baru Kolaborasi Dewa Budjana Dengan Seabreg Musisi Dunia

By Ibonk July 20, 2021 513
"Naurora", Album Baru Kolaborasi Dewa Budjana Dengan Seabreg Musisi Dunia Dewa Budjana - Naurora (Ist)

Akhirnya setelah sempat 3 kali menunda peluncuran album terbarunya, Dewa Budjana dapat bernafas lega. Album yang bertajuk "Naurora" ini memuat 5 lagu instrumentalia dengan durasi waktu sekitar 50 menit.

Budjana mengaku bahwa Naurora diambil dari kata New dan Aurora. "Saya membayangkan album ini akan membawa kita semua pada aurora baru nan indah, lepas dari himpitan pandemi. New Aurora, ini bermakna ragam cahaya baru yang akan muncul setelah melewati masa pandemi,” ungkap Budjana dalam jumpa pers virtual perilisan albumnya pada Senin (19/7) kemarin.

Proses rekaman seluruh lagu dalam albumnya berlangsung sejak Agustus 2020, dan seperti biasa Budjana melibatkan sejumlah musisi dunia ke dalam album Naurora seperti Simon Phillips, Dave Weckl, Jimmy Johnson, Ben Williams, Carlitos Del Puerto, Gary Husband, Joey Alexander, Mateus Asato, Imee Ooi, dan Paul McCandless.

Karena masih diliputi himpitan masa pandemi, Dewa Budjana akhirnya melakukan rekaman dengan cara berbeda dari album sebelumnya. Mau tak mau, ia melakukan rekaman secara bertahap. Setiap lagu melibatkan personel yang berbeda-beda. “Biasanya keluar album langsung semua dengan digitalnya. Kalau ini saya lakukan bertahap, satu lagu dulu dikirim,” ungkapnya.

Dewa Budjana pada saat temu media secara virtual perilisan album Naurora IbonkDewa Budjana pada saat temu media secara virtual perilisan album Naurora (Ibonk)

Sebelumnya Budjana telah merilis tiga single yang terdapat dalam album Naurora yang dikerjakan sejak Agustus 2020. Tiga lagu yang dimaksud adalah 'Kmalasana' pada Oktober 2020, 'Blue Mansion' pada Desember 2020, disusul 'Swarna Jingga' pada Maret 2021. Nah, dua lagu lainnya yakni 'Sabana Shanti' dan 'Naurora' dirilis bersamaan pada Juli 2021 ini.

Lagu-lagu dalam Naurora terinspirasi dari perjalanannya menjelajahi puncak gunung di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dilakukan selama pandemi. “Saya menemukan Sabana Shanti, saat menemukan di area sabana di Gunung Lawu, Jawa Tengah, yang serba kuning, setelah melewati area hutan yang gelap,” ujar Budjana yang menambahkan bahwa ‘Shanti’ bermakna kedamaian.

Ragam cahaya pada album Naurora tercermin dalam desain cover yang dikerjakan Tompi dan musik video garapan Jay Subiakto. "Sayangnya Tompi lupa kita undang di virtual press conference ini. Kalau tidak, mungkin Tompi bisa menjelaskan maksudnya dengan konsep foto cover album ini yang mendekorasi saya dengan banyak bunga dan latar belakang hitam. Mungkin ini sebuah gambaran album ini yang penuh warna dan muncul pada saat pandemi ya..," ungkap Budjana menebak-nebak.

Mehsada Indonesia sendiri merilis album "Naurora" ini di berbagai platform digital. Selain itu mereka juga melepas album ini dalam bentuk fisik seperti kaset, piringan hitam dan menyediakan 200 CD edisi khusus bertanda tangan Dewa Budjana, jika membeli antara 23 Juni – 28 Juni 2021./ JOURNEY OF INDONESIA