Libatkan Gihon dan Juan Mandagie, Ria Prawiro Rilis Album "KESATU"

By Ibonk October 07, 2021 480
Libatkan Gihon dan Juan Mandagie, Ria Prawiro Rilis Album "KESATU" Gihon Lohanda, Ria Prawiro dan Juan Mandagie (Ist)

Menghadirkan album musik tanpa kata oleh banyak musisi penganut genre tertentu adalah hal yang biasa. Apalagi karya-karya yang dihadirkan lebih menitikberatkan kepada eksploitasi musik dan rasa yang tak bertepi dan cenderung bebas.

Namun hal tersebut sangat jarang terjadi lahir dari seorang pencipta dan musisi dari ranah musik mainstream, seperti seorang Ria Prawiro misalnya. Perempuan paruh baya yang sudah malang melintang sejak era 80 an silam ini alih-alih menghadirkan karya terbarunya lewat balutan musik instrumentalia bernafaskan smooth jazz.

"Sebenarnya karya ini lahir nggak baru-baru aja, tapi seiring berjalannya waktu kita sepakat untuk mengeluarkannya", ujar Ria Prawiro.

Ria juga melanjutnya bahwa sebagai seorang seniman dan pencipta lagu, pada akhirnya dirinya tidak melulu melihat pasar. "Kejujuran yang boleh ada dalam berkreasi juga dapat menjadi rasa yang layak mendapatkan apresiasi dari di diri sendiri dan secara umum jika boleh dikatakan sebagai sebuah harapan. Jika bisa menjadi berkah bagi yang mendengarkan, hal itu menjadi sukacita dan kepuasan sendiri," harapnya lagi.

Juan Mandagie dan Gihon Lahonda IstJuan Mandagie dan Gihon Lahonda (Ist)

Setiap single lagu di album berjudul "KESATU" ini memang bukan karya anyar, namun beberapa karya Ria yang di kemas ulang lewat cara spesial. Disini Ria melibatkan Gihon Lahonda (gitar) dan Juan Mandagie (piano) sebagai kolaborator karibnya yang sudah bertahun-tahun berkarya bersama.

Lewat proses workshop yang berlangsung ketat selama empat hari di kawasan Bogor, Jawa Barat, ketiganya berupaya keras menghasilkan sebuah karya terbaik.

“Kami melakukan workshop dan menginap di villa Kinasih Bogor. Selama empat hari, akhirnya berhasil membuat aransemen dan merekam sampai 11 lagu!” ungkap Gihon yang sudah bekerja sama dengan Ria Prawiro sejak tahun 2011.

“Lagu yang digarap lewat workshop dan menginap dengan suasana sejuk pegunungan, hasilnya jauh berbeda, dibanding rekaman dalam studio biasa!” tambah dosen Conservatory Music di Universitas Pelita Harapan ini.

Tak berbeda dengan Juan Mandagie, pianis muda yang berkolaborasi di album ini menyetujui pendapat Gihon. Namun menurut Juan, harus diakui juga bahwa kesulitan dan tantangan yang dihadapi juga jadi jauh berbeda.

Trio Baru di Musik Indonesia Juan Mandagie Ria Prawiro dan Gihon LohandaTrio Baru di Musik Indonesia, Juan Mandagie, Ria Prawiro dan Gihon Lohanda (Ist)

Apalagi lagu yang mau di aransemen oleh Ria baru diberikan di tempat, terus langsung bikin aransemen dalam waktu 30 menit, take selama 2 jam, lalu preview rough mixing selama 15 menit. Sebuah pekerjaan luar biasa, yang baru dikecap oleh ketiganya.

Suasana workshop yang amat menyenangkan, seru dan dinamis ini menjadi sebuah kesan tersendiri kepada seorang Ria Prawiro. "Saya bangga banget dengan kedua anak muda ini, Gihon & Juan," puji Ria.

Begitulah, dari 11 lagu yang di garap, akhirnya terpilih 7 lagu yang di kemas dalam album "KESATU" ini seperti 'Kalau' (1987), 'Oh Cinta' (2010), 'Kekasih Jiwa' (2010), 'Kita' (2017), 'You’re the One' (2000), 'Abdimu' (2000), dan 'Lewati Badai' (2010).

Pemilihan judul album "KESATU" pun menurut Ria lebih kepada sebuah harapan saja "Karena ini KESATU, jadi besar harapannya akan ada KEDUA, KETIGA dan seterusnya," tutupnya. 

Album "KESATU" ini telah di rilis Kariza Production pada 9 September 2021 lalu dan bagi penggemar musik di tanah air tentunya sudah bisa mendapatkannya di seluruh platform musik yang ada./ JOURNEY OF INDONESIA