Denny Frust adalah seorang musisi yang memiliki julukan The Prince of Ska Indonesia, akan meluncurkan single terbarunya bertajuk 'Thank You Lord' pada 28 Juni 2021 mendatang.

Ini merupakan ujaran syukur darinya kepada sang pencipta karena masih bisa terus berkarya di tengah pandemi Covid-19 yang tidak kunjung surut. 'Thank You Lord' merupakan lanjutan dari single 'Tak Melebihi Kekuatanmu', yang rilis sebelumnya.

“Dengan tujuan untuk semakin menguatkan kita dalam menghadapi dan melalui pandemi ini, salah satunya dengan bersyukur. Pesan yang ingin saya sampaikan adalah untuk mengingatkan bahwa apapun yang kita dapat, baik dan buruk. Kita wajib bersyukur,” jelas Denny Frust dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/6).

Menggarap single 'Thank You Lord' Denny tidak sendirian, namun mendapat dukungan dari para sahabat sesama musisi seperti Freed Gasa mengisi bass, Javier Aswebert mengisi gitar dan Andreas Ponda untuk horn section dan suara latar.

Denny Frust IstDenny Frust (Ist)

Sedangkan mixing dan mastering ditangani oleh Bastian Cozy dari Cozy Republic, sehingga mereka mampu menyelesaikan proses rekaman Thank You Lord selama satu bulan.

Seperti judulnya, Denny sengaja menulis lirik berbahasa Inggris, maksudnya agar bisa menjangkau lebih banyak pendengar, di Indonesia dan mancanegara. Itu sebabnya, Denny memanfaatkan benar kemajuan teknologi dalam upaya promo, yakni stasiun radio, media online, hingga digital music platform.

Kelak setelah merilis single 'Thank You Lord', Denny akan melakukan tur ke berbagai kota. Kota yang dipilih adalah kota-kota di Indonesia berzona hijau, dilakukan secara virtual dan menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga lagu ini bisa menjadi berkat buat banyak orang. Menguatkan kita untuk tetap optimis melewati pandemi dan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur,” pungkas Denny Frust./ JOURNEY OF INDONESIA

Lama tak menyapa penggemarnya lewat karya terbaru, Denny Frust, pencipta lagu, solois musik Jamaika, ska, rocksteady yang dijuluki The Prince of Ska Indonesia ini meluncurkan album terbarunya berjudul Mari Bergerak Kawan!

“Ya sudah dua tahun tidak melempar karya. Bukannya vakum, justru mempersiapkan album terbaru. Pinginnya diawal tahun ini, tapi karena keadaan di tanah air baru sekarang ini dirasa cukup tepat untuk merilis album ini. Apalagi kemudian ada ajakan dari teman yang men-support, jadi apalagi yang ditunggu?” ungkap Denny ditengah peluncuran albumnya di Black Sheep, Kemang, Jakarta Selatan.

Dirinya mengakui bahwa album solo nya ini tetap menampilkan ciri khas dirinya dalam menulis lirik, bahwa karyanya selalu dipenuhi dengan hal positif dan memotivasi. “Terus terang, album ini memiliki bobot pada rasa syukur, dan semangat menjalani hidup. Sama seperti lagunya, yang terinspirasi dari banyaknya teman yang curhat ke saya. Dari mereka juga saya banyak belajar dan menguatkan diri sendiri,” tambah Denny terkait inspirasi dibalik lagu yang dijagokannya di album ini "Mari Bergerak Kawan!" ini.

Dari apa yang disampaikan oleh Denny tersebut, memang akhirnya membuka ihwal mengapa dirinya lebih memilih untuk bersolo karir dan meninggalkan bandnya Monkey Boots. Hal tersebut menggambarkan bahwa dirinya tidak mau larut dalam keberadaan bahwa musik yang digelutinya ini sudah tidak semeriah dulu. "Saya mencintai apa yang saya lakukan, makanya saya tetap berkarya dan terus menebar semangat lewat musik ini. Buktinya saya bisa manggung kemanapun, tak hanya di dalam negeri tetapi di luar juga," aku Denny.

Denny Frust Album Terbarunya IbonkDenny Frust & Album Terbarunya (Ibonk)

Terlepas dari itu Denny juga mengatakan bahwa ini merupakan salah satu tanggungjawabnya untuk mempertahankan bahwa reggae masih tetap harus diperhitungkan dan masih bisa bersaing dengan genre lainnya. "Saya percaya bahwa tren musik itu berputar, semuanya ada siklusnya dan akan berulang. Makanya, dengan mempetahankan musik ini sebagai identitas saya, saya tidak merasa berat melakoninya," tambah Denny lagi.

Menilik sepak terjangnya, Denny memang kerap berkeliling ke berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Vietnam hingga Taiwan untuk menyebarluaskan musik dan pesan-pesan positifnya. Bahkan Denny sempat menjadi artis pembuka konser “Godfather of Dancehall,” Johnny Osbourne di Singapura pada 2017 silam. Tak banyak musisi dari genre yang digelutinya tersebut mampu melakoni seperti yang dikerjakannya.

Album ketiganya ini berisikan 10 lagu seperti ‘Mari Bergerak Kawan!’, ‘Aku Adalah Aku’, ‘Simpan Rasa Sedihmu’, ‘Pertemuan’, ‘Dermaga Cintaku’, ‘Bebas Dari Dirimu’, ‘Sudah-Sudahlah Sayang’, ‘Katakan Saja’, ‘Nikmati’, dan ‘Kucinta Padamu’. Dari sisi aransemen walau tetap kental dengan alunan Ska dan Reggea, musiknya lebih nge-pop dari album sebelumnya dan lebih menyesuaikan dengan kondisi saat ini, yang lebih ringan dan mencoba agar disukai di luar para komunitas musik reggae.

Secara original sisi musikalitas dari kesepuluh lagu yang ada di album juga gabungan dari album pertama dan kedua. “Di album kali ini tidak ada perubahan yang terlalu besar. Saya cuma pingin nunjukin, ini lho Denny yang punya ciri khas ini. Jadi begitu didengerin, oh ya ini Denny. Tanpa harus melihat secara visual, ini Denny dengan karya original dari Denny. Memang tidak ada yang berubah,” ungkapnya.

Penampilan Denny Frust pada saat rilis album terbarunya IbonkPenampilan Denny Frust pada saat rilis album terbarunya (Ibonk)

Sepanjang karirnya bermusik album ini merupakan album solonya ketiga, setelah sebelumnya hadir "Tiada Beban" (2016), dan "Jangan Lupa Bahagia" (2017). Sebelumnya Denny sempat menelurkan album bersama band terdahulunya seperti, "Travelling" (Dancing Alaska, 1999), "Senandung Tuk Temani Harimu" (Nyiur Melambai, 2006), "Big Monkey (2010) & "Interaksi (2015) bersama Monkey Boots.

Menutup bincang-bincangnya, Denny Frust sempat melontarkan harapannya akan musik Indonesia kedepannya bahwa semoga tidak ada pengkotak-kotakkan terhadap genre musik, tidak ada mainstream ataupun indie. "Saya ingin semuanya dapat diterima dengan apa adanya berdasarkan karya yang ditawarkan para musisinya sendiri," ungkap Denny yang ternyata mengidolakan karya-karya dari The Temptation, Aaron Neville, Dionne Warwick, Hank Williams, Nina Simone, Etta James, ataupun Bill Withers

"Album ini adalah eksistensi saya di aliran ska dan reggae di industri musik Tanah Air, semoga dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat tanah air dan dapat memotivasi orang banyak.. ahooyyyy,” tutupnya./ JOURNEY OF INDONESIA