Serunya Hodgepodge Superfest 2019 di Hari Pertama

By Ibonk September 01, 2019 119
Serunya Hodgepodge Superfest 2019 di Hari Pertama The Japanese House adalah salah satu band yang paling di tunggu dalam Hodgepodge Superfest 2019 (Ibonk)

Apa yang diprediksi sebelumnya memang akhirnya terjadi. Penampilan sejumlah artis tanah air dan internasional seperti The Used, The Phony Ppl, The Japanese House, GAC , NTRL dan lainnya sukses membuka hari pertama festival musik Hodgepodge Superfest 2019 pada hari Sabtu, 31 Agustus 2019 di Allianz Ecopark Ancol, Jakarta.

Festival yang menampilkan 4 panggung yakni Supermusic Stage dan BNI Stage yang menjadi 2 panggung utama di Ecopark Main Island, Kapal Api Signature Stage yang dekat dengan area F&B dan Wonderful Indonesia Stage yang bertempat di dalam gedung Ecovention.

Setelah kemunculan beberapa musisi di masing-masing panggung, sore hari yang cukup bersahabat menjadi lebih bergairah dengan kemunculan NTRL. Band hingar bingar yang mengawali penampilannya dengan lagu pembuka 'Lintang'. NTRL menyuguhkan pertunjukan yang interaktif dan kerap berkomunikasi dengan para penonton dan cukup mampu membakar semangat penontonnya. Hampir memakan waktu selama sejam, NTRL menutup pertunjukannya dengan membawakan 'Garuda Didadaku'.

NTRL IbonkNTRL (Ibonk)

Memasuki malam hari, penampilan GAC yang dimotori oleh Gamaliel Tapiheru, Audrey Tapiheru dan Cantika Abigail dirasa menjadi momentum puncak penampilan trio ini. Malam ini menjadi penampilan terakhir Gamaliel Audrey Cantika bersama sebagai GAC. Ketiga personelnya sepakat berpisah dan memulai lembaran solo karier.

Seperti tak ingin kehilangan momen dengan penonton, mereka membuka penampilannya dengan menyanyikan 'Jangan Parkir' dari album perdana mereka. Satu demi satu lagu mereka gulirkan, seolah tak ingin memberikan rasa haru, mereka tampil dengan sangat enerjik dan terlihat maksimal. Satu demi satu lagu mereka tampilkan seperti 'Never Leave Ya', 'Satu' yang diikuti penonton dengan berdansa bersama.

Lalu dilanjutkan lewat 'Suara'dan berbagai single internasional layaknya lagu 'Telephone' dan 'Just Dance' milik Lady Gaga dan 'Payphone' milik Maroon 5, serta Justinir Timberlake dengan 'Mirrors'.

Hodgepodge Fest 2019 menjadi panggung terakhir GAC IbonkHodgepodge Fest 2019 menjadi panggung terakhir GAC (Ibonk)

Tak berselang lama, hadir penampil yang paling ditunggu-tunggu pleh sebahagian besar pengunjung Hodgepodge Superfest 2019 malam itu yakni kehadiran The Japanese House. “Selamat malam, good evening!” sapa Amber Bain kepada para penonton membuka penampilan mereka. Selanjutnya hadir lagu pembuka 'Face Like Thunder' dan dilanjutkan dengan 'Cool Blue'.

Amber juga mengajak para penonton untuk terlibat menyanyikan lagu bersama-sama lewat lagu 'Lilo'. Makin menjadi ketika The Japanese House menghadirkan lagu yang ditunggu-tunggu yakni 'Saw You in a Dream' yang dihadirkan dengan sempurna. Kehadiran Amber dan kawan-kawan ditutup lewat lagu 'Maybe You’re the Reason' dan 'Worms'.

Malam pertama pesta musik Hodgepodge Superfest 2019 di puncaki oleh kehadiran The Used. Sang vokalis Bret McCracken tampil sangat interaktif lewat kata-kata yang kadang provokatif dan sarat pesan yang lantang terhadap masalah sosial yang akhir akhir ini terjadi didunia. Ini merupakan kehadiran kedua kalinya band asal Utah Amerika Serikat ini manggung di Indonesia pada 13 Agustus 2008 silam.

The Used membuka penampilan mereka lewat 'Take It Away', 'Bird and The Worm' berturut-turut dihadirkan. "Halo semua, apa yang kalian rasakan malam ini? Kami senang bisa kembali lagi disini. Apa kalian yang malam ini hadir menonton konser The Used pada 2008,” tanya Bert disambut oleh teriakan penonton yang hadir sontak mengangkat tangan mereka.

The Used tampil hebat di kali kedua konsernya di Indonesia IbonkThe Used tampil hebat di kali kedua konsernya di Indonesia (Ibonk)

Hampir setiap kali membawakan lagunya, mereka mendapatkan sambutan meriah dari penonton. Saat The Used membawakan 'All That I've Got' yang langsung dinyanyikan dengan lantang secara bersama-sama oleh penonton. Lagu itu diakhiri dengan penonton yang kompak mengangkat tangan ke udara.

Agak jengah dengan penonton yang lebih konsen mereka, aksi panggungnya lewat smartphone. Bert pun meminta penonton untuk mematikan sejenak ponsel agar mereka bisa menikmati pertunjukkan tanpa gangguan cahaya kamera ponsel. Bert kemudian meminta penonton membentuk lingkaran moshpit, seolah tak mau kalah dengan band metal.

Dari awal ada banyak pertanyaan di benak penonton dengan disematkannya kafayeh berwarna hitam dan putih di tiang mikrofon yang dia pakai. Bert menjelaskan bahwa hal itu adalah bentuk dukungannya untuk kebebasan Palestina. “Kita jadikan malam ini adalah malam yang berkesan dengan menyampaikan dukungan kita untuk kebebasan Palestina. Dengan tegas, saya sampaikan dukungan agar bebaskan Palestina Bebaskan Gaza dari penjajahan. Saya tidak takut untuk mendukung perjuangan ini,” ungkapnya.

Tepuk tangan penonton terdengar bergemuruh saat Bert menyampaikan dukungannya tersebut dan tak lama berkumanandanglah 'Blue and Yellow' dan 'Buried My Self Alive' untuk Palestina. The Used mengakhiri penampilan mereka dengan 'Box Full of Sharp Objects'.

Phony Ppl IbonkThe Phony Ppl (Ibonk)

Sebelum kehadiran The Used sebagai penutup, The Phony Ppl, grup musik asal Brooklyn, New York tampil memukau dengan energi yang cukup baik dan penuh dengan positive vibe. Mereka menghadirkan beberapa karya diantaranya 'End of the Night', 'Something About Your Love' yang merupakan lagu yang sangat diminai oleh penggemarnya di Indonesia. Penampilan Phony Ppl di akhiri dengan lagu 'Why iii Love the Moon' dan 'Boyfriend'./ JOURNEY OF INDONESIA