Pecahkan Panggung I SEE Fest 2019, ADA Band Tunjukan Signal Vokalis Anyar?

By Yulia October 04, 2019 350
Pecahkan Panggung I SEE Fest 2019, ADA Band Tunjukan Signal Vokalis Anyar? ADA Band di belakang panggung I SEE Fest 2019 (Yulia)

Pagelaran terbesar tahun ini I SEE Fest 2019 sempat terhenti selama dua hari karena situasi akibat demo di gedung DPR/ MPR RI beberapa waktu lalu. Gelaran yang seharusnya menampilkan beberapa musisi di panggung Republik Community harus dihentikan sementara karena situasi dan kondisi yang kurang kondusif.

Ada yang menarik ketika gelaran ini dibuka kembali, ADA Band yang seharusnya manggung di hari ke-5, akhirnya dijadwalkan manggung pada Selasa (2/10) ini tampil pecahkan panggung I SEE Fest 2019. ADA Band yang saat ini digawangi Suriandika Sajtadibrata (Dika), Marshal Surya, Rachman dan Aditya Pratama ini menunjukkan signal memperkenalkan vokalis barunya. Pada hari itu Naga yang juga vokalis dari band Lyla menggantikan posisi vokalis setelah Donnie Sibarani hengkang sejak 2017 lalu.

Ketika dikonfirmasi hal tersebut, baik personil ADA Band maupun Naga belum bisa memastikan siapa yang akan menggantikan posisi vokalis band yang dibentuk sejak tahun 1996 ini. "Belum tahu kebetulan ini memang sudah ke-5 kalinya kami manggung dengan Naga. Kita lihat saja nanti," ujar Dika selesai manggung di I SEE Fest, pada Selasa (2/10).

Penampilan ADA Band pada I SEE Fest 2019 YuliaPenampilan ADA Band pada I SEE Fest 2019 (Yulia)

Menurut Naga, ADA Band adalah salah satu senior yang punya sejarah panjang dan menjadi bagian perjalanan musik Indonesia dan perjalanan yang diikuti oleh anak-anak muda mulai lagu dan hits-hits yang dihasilkannya. Suatu kehormatan bagi Naga untuk bisa menjadi vokalis di ADA Band pada kesempatan I SEE Fest 2019. "Kebetulan waktu zamannya ABG aku juga dengerin lagu ADA Band dan waktu awal ngeband juga nyanyi lagu-lagunya. Siapa yang nggak kenal 'Manusia Bodoh', 'Sahabat Dihatiku', ADA Band adalah salah satu bagian tumbuh kembangnya industri musik bagi anak muda di Indonesia," beber Naga Lyla.

Tampil dengan ciri khasnya sendiri, Naga yang menjadi vokalis di ADA Band tampil penuh percaya diri menyanyikan 10 lagu di panggung Republik Community main stage I SEE Fest 2019. Lagu-lagu hits seperti 'Manusia Bodoh', 'Karena Wanita', 'Masih Adakah Cinta', 'Haruskah Ku Mati', 'Surga Cinta', 'Setengah Hati', 'Nyawa Hidupku', 'Sahabat Dihatiku', dan lain-lain. ADA Band mampu membuat panggung main stage Republik Community pecah di depan para penggemarnya.

Walau merasa kesulitan dalam menghapal lirik, Naga tampil penuh percaya diri bersama ADA Band, hingga dipastikan musikalitasnya sebagai musisi tidak berubah. "Jujur sebenarnya agak kesulitan menghapal 10 lagu dalam waktu singkat, aku mencoba menyanyi dengan karakter suara yang berbeda meski timbre dan warna suara aku sama dengan Donnie. Jika memang jadi vokalisnya nanti, aku nggak akan terjebak dengan warna suara yang sama. Kita lihat aja nanti ya," kata Naga.

Setelah gelaran I SEE Fest 2019, ADA Band berencana akan kembali merilis album baru dalam waktu dekat mengingat sudah hampir tiga tahun fakum sejak album terakhir "Chemistry" pada 2016 lalu. "Udah siap beberapa lagu, kita lagi matengin dulu, yang pasti akan ada perubahan baru dengan tampilan lebih modern," ungkap Dika.

ADA Band YuliaADA Band (Yulia)

I SEE Fest 2019 sampai hari ini telah memasuki hari ke delapan dalam gelarannya yang akan berlangsung sepuluh hari dan akan berakhir tanggal 6 Oktober 2019 nanti. ADA Band memberikan pesan baik kepada penggemarnya dan kaum muda khususnya untuk selalu bersikap damai dan tidak ikut-ikutan dengan aksi yang sedang marak saat ini. "Lebih baik kita jadi kepala tikus dari pada buntut gajah. Masih banyak yang kita perlu fikirkan terutama keluarga, mau siapapun yang memimpin toh kita cari makan sendiri," kata Dika.

Beberapa musisi lainnya juga terkena imbas dengan adanya pembatalan manggung beberapa waktu lalu ini sangat merasakan dampak besar yang terjadi karena adanya demo dari sebagian masyarakat. Naga Lyla juga berpesan tidak ada salahnya menyampaikan aspirasi namun tidak perlu mengobankan kepentingan orang banyak dan selalu menjaga dengan cara yang profesional untuk menjaga Indonesia sebagai rumah sendiri.

"Nggak ada salahnya menyampaikan aspirasi, pastinya kita juga paham bahwa kondisinya ingin menginginkan kondisi Indonesia yang lebih baik. Kita jaga rumah kita sendiri, jika ingin menyampaikan aspirasi, sampaikan dengan baik," pungkas Naga./ JOURNEY OF INDONESIA