150 Jurnalis Mengikuti Rapid Test yang difasilitasi IPSM dan GPJ

150 Jurnalis Mengikuti Rapid Test yang difasilitasi IPSM dan GPJ Tim Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (Tyo)

Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) yang merupakan wadah pekerja sosial masyarakat di bawah Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Gerakan Peduli Jurnalis (GPJ) yang menggandeng Halodoc dan Standard Chartered menghadirkan layanan rapid test Covid-19.

Hal ini dilaksanakan terkait keinginan untuk memutus mata rantai penularan virus Corona di tengah penerapan PSBB transisi

Gayungpun bersambut dengan banyaknya peserta yang mengikuti rapid test ini yang diadakan pada Kamis dan Jumat (18-19/6). Kegiatan ini diikuti 1.000 peserta dan diantaranya tercatat 150 jurnalis pun ikut berpartisipasi selain masyarakat yang terdiri dari kaum disabilitas (penyandang autis dan tuna rungu), pekerja sosial masyarakat, hingga tenaga kependidikan.

"Profesi jurnalis kita sadari juga sebagai profesi yang rentan akan penularan virus Covid-19. Banyak teman-teman jurnalis yang masih turun ke lapangan meliput di tengah Work From Home (WFH)," ujar Ketua Umum IPSM, Giwo Rubiyanto Wiyogo di sela-sela kegiatan sosial ini.

Dalam kesempatan ini, Ketua GPJ, Andi Arief menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini memang diperlukan bagi jurnalis yang rentan terhadap penularan virus Covid-19. "Kami ucapkan terima kasih pada IPSM yang memfasilitasi kami para jurnalis untuk dapat melakukan kegiatan ini," ujar Andi.

Sebelumnya, GPJ menuntaskan tahapan keenam pembagian donasi paket sembako bagi sekitar 100 jurnalis. Pembagian ini merupakan lanjutan dari tahapan sebelumnya yang telah berlangsung sejak pandemi Covid-19 ini merebak./ JOURNEY OF INDONESIA

Rate this item
(1 Vote)
Last modified on Friday, 19 June 2020 22:57