Parfi'56 Lakukan Gerakan Bangkit Bersama Pekerja Seni

By Ibonk September 25, 2020 128
Parfi'56 Lakukan Gerakan Bangkit Bersama Pekerja Seni Parfi'56 dan Gerakan Bangkit Bersama Pekerja Seni Indonesia (Ist)

Sebagai respon sosial menghadapi pandemi Covid-19 khususnya sektor perfilman sebagai salah satu yang terkena dampak cukup besar, Parfi’56 menginisiasi kegiatan bertema Gerakan Bangkit Bersama Pekerja Seni, melalui pemberian dana untuk UMKM.

Program Parfi’56 peduli tersebut digalang bersama Generasi Lintas Budaya (GLB), KADIN EKRAF dan didukung pula oleh Gerak BS, Indiskop, Indika Foundation untuk memberikan bantuan terhadap pekerja seni terdampak setelah sebelumnya Parfi’56 peduli memberikan bantuan bersama kitabisa.com berupa sembako.

Menurut Ketua Umum Parfi’56 Marcella Zalianty bahwa Gerakan Bangkit Bersama Pekerja Seni Indonesia berupaya mendorong pergerakan ekonomi usaha mikro/kecil bagi pekerja seni terdampak Covid-19. Upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan bantuan dana/modal bagi para pekerja seni yang ingin membuka Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Hal ini perlu sangat didukung, terutama kita ingin ada bantuan yang berdampak pada sustainability ekonomi. Apalagi peran UMKM yang cukup besar dalam menopang perekonomian Indonesia. Kami juga ingin memberikan lapangan pekerjaan bagi pekerja seni yang kehilangan pekerjaannya", ungkapnya.

Rangkaian kegiatan Gerakan Bangkit Bersama Pekerja Seni Indonesia dimulai dengan proses pendaftaran yang sudah dilakukan pada 30 Juli-18 Agustus 2020. Setelah melalui proses seleksi terpilih 21 peserta calon penerima dana untuk usaha mikro kecil menengah.

Pada 24 September 2020 kemarin, ke-21 peserta tersebut melakukan presentasi online yang dinilai oleh tiga juri yaitu Ketua Umum Parfi’56 Marcella Zalianty, Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi Kreatif KADIN, Erik Hidayat dan Syarmila Yahya Ketua Komite Tetap Bidang Pembinaan dan Pengembangan UMKM dan Koperasi.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo IstKetua MPR RI Bambang Soesatyo (Ist)

Saat dilakukan press conference online tersebut turut hadir Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Pria yang akrab disapa Bamsoet ini mengatakan bahwa tindakan Parfi’56 ini tidak hanya memberikan solusi nyata kepada pekerja seni yang terdampak tetapi juga menjadi simbol karakter budaya bangsa yang mengedepankan gotong royong.

"Pandemi tidak boleh melemahkan kita. Saya percaya, optimis adalah sumber energi kita, sama-sama bangkit dari masa sulit ini. Mengatasi dampak pandemi harus dilakukan melalui usaha bersama. Tindakan ini dapat dicontoh bagi institusi lain untuk dapat bekerjasama, sebagai bentuk kepedulian kita,” ujar Bamsoet.

Senada yang disampaikan oleh Syarmila Yahya yang menyebutkan bahwa saat pandemi ini banyak yang membangun usaha setelah kehilangan pekerjaanya. Menjadi tugas kita bersama menjaga sustainability ekonomi ini untuk menjaga mereka. Ia menegaskan bahwa ada dua tipe berbeda wirausaha, ada wirausaha dadakan atau para calon wirausaha dan yang sudah menjadi wirausaha tetapi terkena dampak covid.

Menjadi hal esensial bagi semua pihak untuk membimbing para pekerja usaha ini menjadi aset bangsa dan kita semua, jikalau UMKM nya diperkuat maka negaranya akan menjadi lebih baik dan Kadin mendukung penuh kegiatan ini.

Sedangkan Olivia Zalianty, memberikan semangat kepada para peserta. Ia menyebutkan bahwa para pekerja usaha baru tidak perlu berputus asa dengan keadaan saat ini. Banyak hal-hal baru yang bisa dicoba dan bantuan yang diberikan oleh gerakan ini bisa bermanfaat membuka lapangan pekerjaan.

Para peserta juga memberikan pendapat positif terhadap gerakan ini, salah satunya dari Muhammad Rhamdani yang menekuni bidang usaha ternak bebek. Dirinya mengucapkan terima kasih kepada yang telah membantu. Rhamdani juga mengharapkan support lanjutan kepada pihaknya hingga bisa bermanfaat./ JOURNEY OF INDONESIA

Rate this item
(2 votes)