Bangkitkan Semangat Pariwisata dan UMKM Domestik, GSUI Luncurkan HUI 2020

By Ibonk October 02, 2020 169
Bangkitkan Semangat Pariwisata dan UMKM Domestik, GSUI Luncurkan HUI 2020 Para penggiat HUI 2020 (Ibonk)

Masih terus menebar semangat kebangsaan, Gerakan Seribu Untuk Indonesia (GSUI) kembali memunculkan gebrakan baru. Lewat sebuah ikhtiar baru GSUI menrilis sebuah ekspedisi kebangsaan tahunan dari Sabang hingga Merauke dengan tagline "Hadir Untuk Indonesia (HUI) 2020" untuk memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia ke-75 menuju 100 tahun.

Karena itulah, lewat pemikiran para penggiat kebaikan di GSUI akhirnya tercetuslah ide untuk melakukan ekspedisi ini dengan seluruh kegiatannya. Hal ini juga akhirnya disambut baik sekali oleh Brabus dan menjadi pendukung utama. Lalu menyusul Asparnas (Asosiasi Pariwisata Nasional), Trisakti Untuk Indonesia, Milenial Untuk Indonesia dan Global CEO Indonesia, mencoba memunculkan semangat bangkit bagi para pelaku bisnis pariwisata domestik maupun UMKM pendukungnya.

Seperti yang disampaikan oleh Harry Koko selaku penggagas dalam gerakan ini menjelaskan bahwa bentuk kegiatan ekspedisi ini berupa safari perjalanan darat, kemudian mendatangi, menggali dan meliput serta memberitakan potensi unggulan dan surga tersembunyi di pulau pulau terbesar di Indonesia.

“Kegiatan ini akan kita mulai pada hari Senin (5 – 11/10/ 2020) depan. Kita memulai safari ke Kasepuhan Cirebon Kasepuhan Cipta Gelar, lalu berlanjut ke Cilacap, Sragen, Magelang dan Surakarta,” ungkap Harry Koko di Dermalounge Medical Spa, Jakarta, Kamis (1/10/2020)

Muhanto Hatta, salah satu founder GSUI menyebutkan bahwa latar belakang diadakannya ekspedisi HUI 2020 ini karena GSUI merasa prihatin pada nasib para pelaku bisnis pariwisata domestik dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) pendukungnya, yang meredup di tengah pandemi Covid-19.

Press Conference HUI 2020 Ibonk Press Conference HUI 2020 (Ibonk)

Diatas kertas sebenarnya ekspedisi HUI 2020 ini ingin mengeksplor dari Sabang sampai Merauke. "Namun karena waktu yang tidak berpihak kepada kita, akhirnya memilih ekspedisi skala kecil terlebih dulu di Jawa Barat dan Jawa Tengah,” tambah Muhanto lagi.

Dalam perjalanannya nanti menurut Hengky Kurniawan dari Brabus Indonesia tim ekspedisi HUI 2020 akan melakukan perjalanan darat menyinggahi 30 titik wisata seperti di Sukabumi, Cianjur, Rajapolah, Galunggung, Cilacap, Cirebon, Pekalongan, Magelang, Sragen dan berakhir di Surakarta selama sepekan nanti.

“Kami akan mendatangi dan menggali sisi lain keunikan pariwisata dan UMKM pendukungnya. Tentunya dengan pola Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang concerned dengan protokol kesehatan. Kami juga memberitakan liputan tersebut kepada dunia melalui media massa dan media sosial,” ujar Hengky kemabali.

Menurut Ketua Umum Asparnas, Ngadiman ekspedisi HUI 2020 ini dimaksudkan merupakan salah satu cara untuk membangkitkan perekonomian di sektor pariwisata lokal dan UMKM. “Ini kegiatan yang positif. Pariwisata domestik dan UMKM harus kita bangkitkan dengan cara menghargai karya mereka dan membeli produknya. Ini cara kita membangkitkan kecintaan terhadap produk lokal dari segi kuliner, wisata, budaya dan sebagainya,” tutup Ngadiman.

Secara garis besar gerakan ini dihadirkan untuk menggeliatkan pariwisata domestik, sehingga ekosistem pariwisata lokal di Indonesia yang sebelumnya merupakan salah satu penyumbang terbesar bagi APBD dan APBN dapat kembali pulih bahkan meningkat tajam./ JOURNEY OF INDONESIA

Rate this item
(1 Vote)
Last modified on Saturday, 03 October 2020 10:04