Sarinah Ramadhan Festive 2019 Hadirkan Midnight Sale dan Fashion Show Desainer Ternama

Sarinah Ramadhan Festive 2019 Hadirkan Midnight Sale dan Fashion Show Desainer Ternama Lies Permana Lestari, Direktur Ritel Bisnis PT. Sarinah (Persero) bersama dengan para desainer ternama Indonesia (Yulia)

Bulan suci Ramadhan saat ini sudah memasuki minggu ke-tiga, tentunya kebutuhan masyarakat akan fashion juga semakin meningkat. Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah yang sudah semakin dekat, Sarinah The Window of Indonesia mengadakan midnight sale dan fashion show yang bertajuk “Sarinah Ramadhan Festive 2019” .

Acara yang dimulai sejak tanggal 27 sampai dengan 31 Mei 2019 ini akan diisi oleh berbagai promo mulai dari diskon 20% hingga 70% dan promo menarik lainnya.

"Ini tahun kedua kami mengadakan acara Sarinah Ramadhan Festive 2019 ini. Acara ini akan dimulai sejak pukul 16.00 sampai 17.30 WIB bekerja sama dengan Komunitas Designer Etnik Indonesia (KDEI), Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI)," kata Lies Permana Lestari, Direktur Ritel Bisnis PT. Sarinah (Persero), di Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat pada Senin (27/5/2019).

Pada Pembukaan Sarinah Ramadhan Festive 2019 juga diisi oleh beragam fashion show dari desainer ternama Indonesia antara lain, Buyung Rais, Itang Yunasz, Dian Pelangi, Meccanism, Ida Leman dan berbagai koleksi terbaik dari Sarinah.

Pada pembukaan hari ini, Senin (27/5/2019) ditampilkan 40 koleksi busana muslim wanita dan 18 koleksi busana muslim pria yang kesemuanya mempunyai ciri khas masing-masing.

Dalam sambutannya Lies Permana Lestari mengungkapkan bahwa tujuan atau rencana diadakannya acara ini adalah mengenalkan fashion designer secara aktif kepada desainer muda dan para desainer ternama agar lebih saling mengenal, sekaligus Sarinah turut berkontribusi kepada para desainer tersebut.

"Tidak ada target spesifik dari diadakannya acara ini tapi lebih ke fashion branded. Kalau tahun lalu ada midnight sale juga, sekarang masih ada. Lebih ke arah branding, bahwa Sarinah mendukung ikatan desainer Indonesia dari yang baru maupun yang sudah terkenal. Fashion ini dari kita dan untuk kita supaya fashion kita bisa jadi kebanggaan Indonesia," paparnya.

Lies Permana Lestari bersama dengan Buyung Rais Yulia Lies Permana Lestari bersama dengan Buyung Rais (Yulia)

Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi Sarinah Thamrin yang berada sebelah persis gedung Bawaslu sempat berimbas pada turunnya pengunjung yang datang. Karena adanya gejolak unjuk rasa Sarinah sempat ditutup pada tanggal 22-25 Mei 2019 lalu, yang akhirnya berimbas juga pada pendapatan. Acara ini diadakan sekaligus ingin meraih kembali omset yang tertunda karena di minggu-minggu terakhir Ramadhan biasanya pengunjung yang datang ke Sarinah sangat ramai.

"Kalau dibilang kerugian, kita gak mau disebut kerugian. Tetapi lebih karena omset yang menurun dan berkurang karena ditutupnya Sarinah akibat dari gejolak pengunjuk rasa kemarin. Penundaan omset bukan kerugian. Sekarang hanya bagaimana caranya kita bangkit dan mempositifkan situasi yang negative, salah satunya dengan diadakannya acara ini. Ini salah satu upaya kami untuk meraihnya kembali," imbuh Lies.

Dunia fashion yang berubah dan berkembang setiap tahunnya, membuat Sarinah konsisten untuk selalu mengadakan acara seperti ini kembali. Produk yang ditampilkan pun mempunyai kriteria sendiri baik dari sisi kualitas, design, model, jahitan dan kontinuitasnya. Sehingga Sarinah sangat optimis acara ini selain mampu meningkatkan omset juga sekaligus sebagai ajang berkumpul para designer yang peka akan perubahan fashion dan selalu mengikuti perkembangan zaman.

Acara Sarinah Ramadhan Festive 2019 ini diadakan di lantai Upper Ground Sarinah, sambil menunggu waktu berbuka puasa pengunjung juga dapat menikmati koleksi baju lebaran hasil karya terbaik para desainer Indonesia./ JOURNEY OF INDONESIA

Rate this item
(1 Vote)
Last modified on Monday, 27 May 2019 23:23