Travel For Change Ajak Anak-Anak Autis Berkreasi di Museum Macan

By Rachmat Basuki July 28, 2019 90
Travel For Change Ajak Anak-Anak Autis Berkreasi di Museum Macan Para anak-anak berkebutuhan khusus yang mengikuti kegiatan Travel For Change (Panorama)

Hari Anak Nasional baru saja dirayakan di tanah air pada 23 Juli silam. Secara garis besar, hari besar anak-anak nasional ini adalah dimana anak-anak Indonesia mendapatkan dukungan dari publik. Namun sayangnya, tidak semua anak merasakan hal tersebut, karena masih terdapat segelintir anak yang tidak dapat merasakan euforia tersebut. Mereka adalah anak-anak berkebutuhan khusus atau yang lebih dikenal dengan sebutan anak autis.

Pada umumnya anak-anak ini memang memiliki hambatan dalam berkomunikasi jika dibandingkan dengan anak pada umumnya. Salah satu handicap yang ditemukan adalah kesulitan mengutarakan pendapat, menjalin komunikasi non verbal, dan berekspresi. Walaupun demikian, anak-anak berkebutuhan khusus sebetulnya memiliki ruang untuk dapat berkembang dan menjadi mandiri.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk membantu mereka agar dapat mengoptimalkan potensinya, salah satunya adalah melalui “art therapy”.

Peduli terhadap hal ini, Travel For Change yang didukung oleh Panorama Foundation dan White Horse Deluxe Coach kembali mengadakan gerakan sosial dengan mengajak anak-anak kurang beruntung untuk traveling menikmati sesuatu hal yang jarang mereka dapatkan.

Para peserta Travel For Change PanoramaPara peserta Travel For Change (Panorama)

Selain itu, hal ini dapat membuka wawasan mereka, sehingga dapat meningkatkan kreativitas anak-anak melalui jalan-jalan.

Pada misi kedua yang diadakan pada 27 Juli 2019, Travel for Change bekerja sama dengan Rumah Autis dan Museum Macan, mengajak anak-anak dari Rumah Autis Jakarta, Bogor, dan Depok untuk beradu kreativitas di Museum Macan.

“Kami melihat masih banyak anak-anak di Indonesia dipandang sebelah mata karena berbagai kekurangan mereka. Berbekal semangat Hari Anak Nasional, kami berkeinginan untuk mengajak publik untuk mengenal lebih dekat potensi-potensi mereka dan menyadari bahwa anak-anak berkebutuhan khusus juga dapat berprestasi”, sebut AB Sadewa selaku Ketua Panorama Foundation.

Dipandu oleh Fairuz N. Izzah, penulis buku Lessons of Friendship dan Ruben Rotty pemenang medali perak dari ASEAN Autism Games 2019, mereka diajak untuk berkreasi untuk menuangkan potensi kreativitasnya./ JOURNEY OF INDONESIA

Rate this item
(0 votes)
Last modified on Thursday, 01 August 2019 07:42