Anies Baswedan Harap Bamus Betawi Jadi Fasilitator Berkembangnya Kebudayaan Betawi

By Ibonk August 18, 2019 379
Anies Baswedan Harap Bamus Betawi Jadi Fasilitator Berkembangnya Kebudayaan Betawi Gubernur DKI Anies Baswedan bersama para tokoh dan pengurus Bamus Betawi (Ibonk)

Memasuki usia ke-37 tahun, Badan Musyawarah (Bamus) Betawi semakin terbuka terhadap perkembangan zaman. Kiprahnya sendiri sudah cukup terlihat dengan banyaknya manfaat dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan Betawi.

Semangat pembaharuan ini sendiri terlihat pada saat perayaan HUT Badan Musyawarah (Bamus) Betawi ke 37 di Hotel Sunlake Sunter, Jakarta Utara, Minggu (18/8). Peringatan HUT Bamus ini sekaligus memperingati HUT DKI Jakarta ke 492, dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Betawi ini mengusung tema "Menjaga, Melestarikan dan Mengembangkan Budaya Betawi".

Dalam sambutannya Ketua Panitia HUT ke-37 Syarif Hidayatulloh menyatakan bahwa Bamus Betawi sendiri merupakan bagian integral untuk menjaga potensi adat budaya betawi di tanah air. "Bamus Betawi sendiri harus mampu melahirkan gagasan bagi masa depan dengan memberikan narasi dan aksi yang tepat. Agar dapat memberikan karya nyata, " ungkap Syarif tegas.

Tak jauh berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bahwa Bamus Betawi harus terus memberikan gagasan-gagasan dan karya yang nyata yang tentunya dapat diimplementasikan langsung. "Saya memberikan apresiasi yang tinggi dengan apa yang sudah dilakukan oleh dewan pengurus Bamus terhadap perkembangan kebudayaan Betawi."

Selanjutnya Anies berharap bahwa seiring dengan perkembangan zaman, Bamus Betawi bisa menjadi salah satu fasilitator tumbuh kembangnya kebudayaan Betawi yang ada saat ini. Selain juga gagasan-gagasan yang efektif bagi generasi saat ini agar lebih mencintai kebudayaan Betawi.

Gubernur DKI Anies Baswedan IbonkGubernur DKI Anies Baswedan (Ibonk)

“Saya sangat setuju dengan tema yang diambil yakni menjaga, melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi. Terutama dengan kata mengembangkan, artinya Bamus dan masyarakat Betawi harus menjadi simpul persatuan Indonesia, fasilitator, dan memberikan terobosan baru disegala bidang", harapnya.

Acara ini juga dihadiri oleh KH. Nuri Thahir Ketua Majelis Adat Bamus Betawi, H. Murdhani selaku Majelis Adat Betawi, Kapolres Metro Jakarta Utara dan beberapa tokoh lainnya. Tahun ini Bamus juga memberikan beberapa penghargaan dan medali kehormatan kepada beberapa tokoh yang dianggap turut mengembangkan budaya Betawi. Ketujuh tokoh ini dipilih langsung oleh Bamus Betawi, sesuai dengan keputusan Dewan Pengurus Nomor 16/SK.BB/VIII/2019.

Tokoh-tokoh tersebut adalah, Syamsudin Combo (pemilik Rumah Makan Sayur Gabus), Supandi (pemilik Sanggar Betawi Utan Panjang), Thoyyibah (pemilik Rumah Busana Betawi), Iwan Aswad Naseh (pemilik Sanggar Betawi Kebon Sirih), Endang Suratman (pemilik Bir Pletok Setu Babakan), Abdul Wahid HD (pemilik Dodol Bunga Khas Betawi) dan Ernawati (pemilik Seraci Batik Betawi).

Anies Baswedan yang turut memberikan medali penghormatan tersebut juga mengatakan bahwa pemberian Award ini dapat memacu semangat dan juga memberikan terobosan-terobosan baru bagi kebudayaan Betawi itu sendiri.

“Dengan berorientasi ke dunia global kita harus terus berkarya agar bisa setaraf dengan dunia lain. Masyarakat Betawi harus menjadi tuan rumah di negaranya sendiri dan mempesona di tanah luar", tutup Anies yang disambut tepuk tangan dewan pengurus dan juga anggota Bamus Betawi yang hadir./ JOURNEY OF INDONESIA

Rate this item
(1 Vote)
Last modified on Monday, 19 August 2019 09:12