Akhir pekan silam, Rendy Pandugo merilis lagu 'Home' yang merupakan single pertamanya setelah rehat sejenak dari dunia musik. Setelah merilis 'Home', Rendy pun merilis video klip dari lagu tersebut.

Video klip yang dibuat saat masa pandemik ini disutradarai oleh Ivan Saputra Alam (Athea Visuals) yang berlokasi di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Dan yang pasti 'Home' merupakan project pertama antara Athea Visuals & Rendy Pandugo.

Wonderland Records selaku label baru tempat dimana Rendy Pandugo bernaung, menunjuk Athea Visuals untuk mengerjakan klip tersebut. Karena baik dari sisi Wonderland Records, Athea Visuals & Rendy sendiri sama sama mempunyai visi yang ingin menunjukan bahwa Audio & Visual merupakan 2 element yang saling mendukung untuk menjadikan sebuah rilisan menjadi sempurna.

“Berkolaborasi dengan talenta-talenta muda adalah salah satu cara gue untuk menjaga api semangat untuk terus berkarya, dan salah satu alasan gue bekerja sama dengan Ivan adalah karena gue sangat penasaran dengan apa yang ada di kepalanya dia untuk menggambarkan cerita di lagu gue ini” ungkap Rendy Pandugo.

Konsep perang menjadi menu utama dalam video klip ini, selain terinspirasi dari kisah tentara perang yang merindukan ‘Rumah’ untuk bertemu dengan keluarganya.

Ivan, selaku sutradara, terinspirasi dari perasaannya dahulu ketika sedang bepergian jauh namun tidak bisa pulang. Momen rindu akan rumah & konsep perang inilah yang diharapkan menjadi satu pesan agar kita masih harus bersyukur karena memiliki rumah dan orang-orang di dalamnya yang kita cintai.

“Shooting ditengah pandemi yang dimana konsepnya sendiri membutuhkan teknis eksekusi yang terperinci dan rumit, dan bagaimana membuat audience bisa relate dan immerse secara emosional dengan dunia di dalam music videonya, walau belum pernah merasakan suasana perang sesungguhnya” tantangan yang di rasakan oleh Ivan beserta tim sewaktu menjalankan shooting ini.

Video klip 'Home' ini sudah dapat di nikmaP hari ini, 16 Oktober 2020 di YouTube channel Rendy Pandugo. Semoga klip ini dapat menginspirasi talenta-talenta muda lainnya./ JOURNEY OF INDONESIA

Video Storytelling masih dianggap tetap menjadi cara yang efektif untuk mempromosikan dan memperkenalkan nilai-nilai atau makna yang terkandung di setiap destinasi wisata yang ada di Indonesia.

Keadaan tersebut disampaikan oleh Rizki Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekrafsaat pada saat Webinar Wisata Heritage bertema “Mengangkat Nilai-Nilai Produk Wisata Warisan Budaya Dunia melalui Video Storytelling” pada akhir pekan silam.

Dalam pandangannya Rizki Handayani mengungkapkan bahwa pariwisata merupakan sebuah pengalaman yang memiliki nilai atau cerita yang terkandung di balik destinasi wisata yang ada, seperti Subak di Bali misalnya. “Orang bilang, subak merupakan sawah berundak, tetapi ternyata sawah berundak di Bali memiliki satu nilai yang berbeda. Nilai-nilai destinasi wisata ini yang harus kita perkenalkan kepada masyarakat Indonesia,” kata Rizki Handayani.

Senada seperti yang diungkapkan oleh Content Writer Astrid Savitri, bahwa 90% otak manusia menerima informasi dalam bentuk visual. Melalui informasi visual, seseorang akan lebih mudah dan lebih cepat untuk memahami sebuah informasi serta membuat informasi lebih menarik.

Lewat Video Storytelling semua dapat memperkenalkan destinasi dan produk wisata dengan menceritakan nilai yang terkandung di dalamnya. “Membuat kisah yang dapat menyentuh hati, menyulut hubungan emosional, dan menghadirkan solusi bagi wisatawan yang menyaksikan video tersebut,” jelas Astrid.

Video Storytelling merupakan teknik bercerita menggunakan format video yang menarik. Biasanya digunakan untuk menceritakan sebuah brand, destinasi wisata, atau produk wisata./ JOURNEY OF INDONESIA

Media sosial saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat secara global, termasuk di Indonesia. Kehadirannya tidak hanya menjadi channel komunikasi, tetapi juga sebagai platform untuk menunjukan jati diri. Hal tersebut biasanya disampaikan melalui konten yang dikemas dengan menarik, salah satunya adalah konten video karena dianggap menarik dan komunikatif.

Kecenderungan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat platform pembuatan video pendek kian populer dan semakin diminati karena pengguna dapat dengan mudah mengedit dan mengupload video menggunakan platform yang sama.

Buat yang sudah bosan dengan penampilan yang begitu-begitu saja tapi nggak mau ribet mengedit video, Likee, platform dapat memudahkan kamu dalam mengedit video dengan menyediakan berbagai fitur yang mudah dan cepat, berikut fiturnya;

Mencerahkan wajah dengan fitur Makeup
Fitur ini mampu merias diri dan menjadi lebih hidup. Fitur ‘MakeUp’ dari aplikasi Likee memungkinkan seseorang untuk merias diri dan membuat penampilan menjadi lebih ‘hidup’ saat merekam video. Fitur ini mendukung berbagai jenis wajah orang-orang di seluruh dunia dengan delapan alat makeup yang dapat dimodifikasi, mulai dari lipstik, eye shadow, lensa kontak, dan lainnya.

Lewat fitur ini kita bisa mengubah style, sehingga konten video yang di buat akan terasa berbeda, lebih menarik, dan tidak membosankan.

Colourful Hair Feature IstColourful Hair feature (Ist)

Mengkreasikan penampilan melalui fitur Colourful Hair
Aplikasi ini dapat mengkombinasikan warna rambut sesuai keinginan. Tidak hanya makeup, rambut juga merupakan hal yang menentukan penampilan. Melalui fitur ‘Colourful Hair’, pengguna bisa berkreasi dengan mengganti dan mengkombinasikan warna rambut sesuai keinginan.

Buat yang belum pernah mengganti atau mencoba warna rambut tertentu, ini bisa menjadi cara yang berbeda untuk mengekspresikan diri dari kamu yang sekarang.

Melalui fitur ini, kita bisa membuat konten video transisi pergantian warna rambut yang bisa kamu kombinasikan dengan efek lain seperti slow motion. Kombinasi tersebut akan membuat orang lebih fokus saat menonton video.

Memaksimalkan tampilan video dengan fitur FFX Lens
Fitur FFX Lens mampu menghasilkan kesan yang berbeda. Saat membuat video, pencahayaan tentu sangat penting. Terkadang, pencahayaan tidak selalu ‘bersahabat’ dan sesuai dengan keinginan. Jika kamu menggunakan platform pembuatan video pendek, kekhawatiran tersebut tentu bisa disiasati dengan penggunaan filter.

Tidak hanya itu, konten video kamu juga dapat dibuat menjadi lebih artistik dengan fitur bernama ‘FFX Lens’. Buat kamu si anak artsy, fitur ini cocok banget untuk kamu.

Fitur FFX Lens memungkinkan pengguna untuk menghasilkan kesan yang berbeda dari hasil video yang ditangkap oleh kamera, dan dapat membuat video menjadi lebih terang, tajam, atau bahkan merubah warna pada video.

Fitur juga membagi menjadi beberapa kategori, yaitu portrait, scenery/life, food, dan style yang dapat mempermudah pengguna untuk memilih filter yang ingin digunakan sesuai dengan objeknya./ JOURNEY OF INDONESIA

"Bawa Daku Pergi... Saat Kau Kembali... Bawa Daku Pergi..." Nah, siapa yang langsung ikut menyanyi saat mendengar lagu ini? Lagu yang sempat populer di tahun 90-an ini memang sangat legendaris. Sebagai penyanyi, nama Ruth Sahanaya pun turut melambung berkat lagu ini. Dan setelah 23 tahun, lagu 'Bawa Daku Pergi' kembali dinyanyikan ulang oleh Armand Maulana.

Setelah menunggu lebih dari setengah tahun, kini telah siap sebuah musik video 'Bawa Daku Pergi' yang dipersembahkan khusus dari Armand Maulana untuk penggemarnya.Bukan tanpa alasan, Armand Maulana memang sudah lama jatuh hati dengan lagu "Bawa Daku Pergi" dan ingin membawakan lagu ini sendiri.

"Gue saking senangnya dengan lagu ini, gue sampai ngerasa, kenapa lagu ini dibawain Uthe sih, kenapa enggak buat gue. Nah, belum lagi waktu Uthe mau bikin video 'Bawa Daku Pergi', dia sempet minta tolong gue jadi cameo di musik videonya. Dan waktu itu, gue enggak bisa pula. Jadi, gimana ya, kayak punya 'dendam' pribadi antara gue dengan lagu ini," ungkap Armand dalam siaran persnya yang diterima JourneyOfIndonesia pada Jum'at (1 November 2019).

"Makanya, saat gue ada kesempatan untuk menjadi penyanyi solo, satu hal yang pengen gue lakuin adalah membawakan ulang lagu ini," tambahnya.

"Ini merupakan single terkerennya dari Ruth Sahanaya dan banyak orang yang tumbuh besar dengan lagu ini. Dan waktu kami memutuskan untuk membuat lagu ini benar-benar dengan keputusan yang cukup singkat. Karena memang lagunya asik dan juga belum ada juga sih yang me-remake lagu ini," ungkap Simhala Avadana selaku A&R dari Trinity Optima Production.

Untuk mengaransemen lagu ini, Armand Maulana sangat dibantu oleh Tatsuro Miller dan juga Irvnat sebagai vocal director. Lagu karya Putut Mahendra ini diproduseri dan diaransemen ulang oleh DJ asal Malaysia bernama Tatsuro Miller.

Tanpa meninggalkan unsur 90-an dan synth-nya yang khas dari lagu ini, Tatsuro Miller dan Armand Maulana mampu membuat versi yang baru dari lagu legendaris ini. Dan sebagai vocal director, Irvnat juga sukses mengeluarkan sisi vokal yang berbeda dari Armand Maulana. Dan dalam video liriknya yang dirilis awal tahun 2019, banyak yang memberikan apresiasi Armand Maulana dalam mendaur ulang lagu ini.

Selain masih menjadi vokalis band Gigi, penyanyi solo, Armand juga memiliki kesibukan sebagai juri salah satu acara pencarian bakat dan juga menjadi seorang Youtuber. Baru-baru ini akun YouTube-nya baru saja mencapai 100ribu subscriber di YouTube. Dan ditengah kesibukannya tersebut Armand bisa meluangkan waktunya untuk merampungkan musik video yang lama dinantikan oleh banyak orang.

Upi Guava selaku sutradara musik video ternama dipercaya untuk menggarap musik video 'Bawa Daku Pergi'. Dalam musik video kali ini, Upi memberikan konsep retro futurism yang unik untuk musik video Armand Maulana kali ini. Dengan mengandalkan gabungan video antara Armand Maulana dan sang model, Julia Agil, yang bergaya bebas dan dikemas layaknya fashion video. Grafisnya pun diberikan element neon yang berkesinambungan dengan video lirik yang sempat di rilis di awal tahun 2019. Bagi Armand Maulana sendiri, proses syuting musik video klip kali ini sangat cepat dan juga menyenangkan. Tapi lebih dari itu, Armand benar-benar terkesan dengan video yang dihasilkan oleh Upi.

"Cukup surprise dengan hasil video Upi kali ini.Dan,kayaknya juga ini pertama kalinya dia menggunakan konsep musik video yang full green screen seperti ini. Dan prosesnya sangat cepat dan menyenangkan," tutur suami dari Dewi Gita ini.

Penasaran dengan video musik terbarunya?/ JOURNEY OF INDONESIA

Kampung Sindang Barang disinyalir merupakan kampung tertua yang ada di Bogor, Kampung Sindang Barang terlatak di Desa Pasireurih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor dan sebagian besar penduduknya bertani. 

Menurut sejarahnya, diperkirakan kampung Sindang Barang sudah ada sejak zaman Kerajaan Sunda sekitar abad XII, di sinilah dahulu terdapat kerajaan Bawahan yang bernama Sindang Barang dengan ibu kotanya Kuta Barang. Disini pula kebudayaan Sunda Bogor bermula dan bertahan hingga kini, salah satunya adalah "Upacara Adat Seren Taun". 

Istilah Seren Taun berasal dari Bahasa Sunda, seren yang artinya serah, seserahan dan taun yang berarti tahun. Jadi Seren Taun bermakna serah terima tahun yang lalu ke tahun yang akan datang sebagai penggantinya.

Dalam tradisi masyarakat peladang Sunda, Seren Taun merupakan wahana bersyukur kepada Tuhan atas hasil pertanian tahun ini, seraya berharap hasil pertanian mereka akan meningkat pada tahun yang akan datang. 

Lebih khusus lagi, upacara Seren Taun merupakan acara penyerahan hasil bumi berupa padi yang dihasilkan dalam kurun waktu satu tahun untuk disimpan ke dalam lumbung atau ‘leuit’. Ada dua lumbung, Leuit Indung (lumbung utama) sebagai tempat penyimpan padi dan lumbung pengiring untuk menyimpan benih untuk musim tanam mendatang./ JOURNEY OF INDONESIA