JAKARTA – Momentum mudik Lebaran selalu menjadi periode dengan mobilitas tertinggi di Indonesia dimana jutaan kendaraan bergerak secara bersamaan menuju berbagai kota dan daerah. Berdasarkan survei terbaru Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang dan seiring dengan meningkatnya mobilitas tersebut, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik (EV) pun juga terus bertumbuh. Fenomena ini didorong oleh efisiensi biaya, fitur pintar keamanan, hingga dukungan infrastruktur pengisian daya yang kian merata di sepanjang jalur utama.
Kini, kendaraan listrik tidak lagi hanya identik dengan mobilitas perkotaan, tetapi mulai dipertimbangkan sebagai solusi perjalanan antarkota yang handal. “Kami melihat mudik Lebaran sebagai momen penting bagi masyarakat Indonesia. CHANGAN ingin memastikan bahwa kendaraan listrik tidak hanya relevan untuk penggunaan harian, tetapi juga siap mendukung perjalanan jarak jauh dengan aman dan nyaman. Melalui lini EV unggulan kami, yaitu Changan Lumin dan Deepal S07, kami menegaskan komitmen untuk menghadirkan solusi mobilitas yang terpercaya bagi konsumen Indonesia” ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia.

Perjalanan untuk bersilaturahmi dengan keluarga serta sanak saudara perlu persiapan matang, terutama soal kesiapan dan performa kendaraan yang akan menempuh perjalanan jauh. Langkah pertama yang tidak boleh terlewatkan adalah memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima melalui pengecekan menyeluruh. Pemilik kendaraan disarankan untuk menyambangi bengkel resmi Changan agar teknisi berpengalaman dapat memeriksa setiap komponen, mulai dari kesehatan sistem baterai hingga fitur keselamatan, guna meminimalkan risiko kendala di tengah perjalanan.
Selain kondisi teknis, perencanaan rute menjadi krusial. Pengemudi perlu memetakan lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersedia di sepanjang jalur mudik. Dengan jarak tempuh Changan Lumin yang mencapai 301 km dan Deepal S07 yang menyentuh angka 560 km dalam sekali pengisian daya, perjalanan antarkota sebenarnya bisa dilalui dengan sangat tenang asalkan manajemen waktu dan lokasi pengisian direncanakan dengan baik.
Keamanan selama mudik bukan lagi sekadar soal kehati-hatian pengemudi, tetapi juga tentang bagaimana teknologi bekerja sebagai asisten yang sigap. Pada Changan Lumin, teknologi NBooster Smart Braking System hadir untuk memastikan respons pengereman tetap optimal, terutama dalam kondisi jalan menanjak atau situasi macet yang menuntut pola berkendara stop-and-go.
Sementara itu, bagi mereka yang mengendarai Deepal S07, perjalanan jauh akan terasa lebih ringan berkat kehadiran 19 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS). Teknologi ini meningkatkan kewaspadaan pengemudi terhadap titik buta maupun potensi tabrakan. Perlindungan ini semakin lengkap dengan teknologi Golden Shield Battery yang menjaga sistem baterai tetap aman di berbagai kondisi, sebuah standar keamanan yang telah diakui dengan rating 5-Star Euro NCAP.

Nah, salah satu kunci sukses mudik dengan mobil listrik adalah mengoptimalkan gaya berkendara. Memanfaatkan fitur regenerative braking bisa menjadi strategi cerdas untuk memanen kembali energi saat kendaraan melambat, yang kemudian disimpan kembali ke dalam baterai. Pengemudi juga dapat memilih Eco Mode untuk memaksimalkan jarak tempuh atau Comfort Mode pada Deepal S07 demi sensasi berkendara yang lebih halus saat melintasi tol panjang.
Berbicara soal muatan, mudik identik dengan barang bawaan yang melimpah. Namun, distribusi beban harus tetap proporsional agar stabilitas kendaraan terjaga. Deepal S07 menawarkan fleksibilitas ruang dengan total bagasi yang luas, sementara Changan Lumin tetap menghadirkan kepraktisan kabin yang fungsional untuk kebutuhan barang bawaan selama libur Lebaran.
Sebagai pelengkap perjalanan yang panjang, fitur hiburan di dalam kabin menjadi oase pengusir jenuh. Deepal S07 memanjakan penggunanya dengan Sunflower Screen 15,6 inci yang dapat berputar secara otomatis mengikuti posisi duduk, serta AR Head Up Display dengan navigasi 3D agar pengemudi tetap fokus tanpa harus menunduk melihat dasbor.
Dengan sinergi antara kesiapan kendaraan, pemanfaatan teknologi, dan manajemen energi yang baik, perjalanan mudik dengan mobil listrik kini bukan lagi sebuah tantangan, melainkan pengalaman baru yang menyenangkan dan penuh ketenangan./ JOURNEY OF INDONESIA | Ismed Nompo


















