JAKARTA — Di lantai ekshibisi Sarinah Thamrin, wastra nusantara kembali menunjukkan tajinya melalui tangan dingin desainer Debby Fauziyanto. Melalui label fashion DEBZ, ia memamerkan koleksi Chinese New Year 2026 yang tak biasa. Bukan sekadar gaun merah konvensional, koleksi bertajuk Red Reverie ini merupakan sebuah eksperimen berani yang memadukan napas Jawa, estetika Tionghoa, dan sentuhan street style Harajuku.
Langkah ini dipandang sebagai strategi cerdas untuk tetap relevan di industri mode yang kian kompetitif. Debby, yang merupakan lulusan San Francisco dan peraih Best Designer di ajang Australian Supermodel of the Year (ASOTY) 2023, memahami betul bahwa batik harus bertransformasi agar tetap diminati oleh segmen pasar yang lebih muda tanpa kehilangan jati dirinya.

“Sebenarnya desain saya lebih ke edgy ataupun lebih ke kontemporer agar tidak boring. Saya tidak terlalu menggunakan full batik, walau tetap mewakili wastra nusantara. Ini untuk menyiasati agar anak muda juga bisa memakai busana karya saya,” tutur Debby saat menjelaskan visi di balik 12 look siap pakai yang ditampilkannya pada Kamis, 29/1/26 kemarin.
Koleksi ini menonjolkan permainan struktur melalui kain semiwool stripes dan katun poplin yang dipadukan dengan batik dominasi merah-hitam. Potongan asimetris dan teknik layering memberikan kesan tangguh namun anggun. Debby dengan jeli menyematkan detail kancing cheongsam di atas kain batik yang memiliki motif akulturasi.

Ia menambahkan, “Ini kan di adopted dari paduan Jawa dan Chinese, cuma saya membedakannya lewat warna dan juga kancingnya cheongsam. Jadi, look nya chinese, tapi sebenarnya juga ada adoption dari jawanya juga. Jadi memang di combaine gitu loh. Kadangkan kalau terlalu dominan merah agak bosan kan,” jelasnya ringan.
Keberhasilan DEBZ membawa koleksinya hingga ke mancanegara seperti Singapura dan Australia membuktikan bahwa pendekatan kontemporer adalah kunci. Meski perayaan Imlek 2026 menjadi panggung utama saat ini, Debby mengonfirmasi bahwa ia telah menyiapkan langkah strategis berikutnya.
“Pada kesempatan ini saya meenghadirkan 12 look dan semua yang ditampilkan sudah ready to wear. Untuk saat ini saya sudah fokuskan untuk koleksi Ramadan dan Idul Fitri,” tutupnya./ JOURNEY OF INDONESIA/ iBonk











