JAKARTA — Di tengah hiruk-pikuk pusat perbelanjaan Jakarta Utara, sebuah narasi tentang kejujuran dan ketulusan hati coba dirajut kembali. Memasuki bulan yang kerap diasosiasikan dengan kasih sayang, Frank & co. menghadirkan sebuah ruang kontemplatif bertajuk ‘Frankly, That’s Love’ Exhibition. Pameran yang menempati Atrium Mall Kelapa Gading 3 ini berlangsung mulai 11 hingga 22 Februari 2026.
Eksibisi ini bukan sekadar pameran perhiasan mewah. Ia adalah sebuah perayaan atas perjalanan hampir tiga dekade Frank & co. dalam menemani momen-momen paling personal manusia. Melalui instalasi yang interaktif, pengunjung diajak menelusuri lorong waktu yang menggambarkan evolusi cinta: dari sebuah kejujuran awal, proses pertumbuhan yang terkadang menantang, hingga komitmen yang tak lekang oleh waktu.
Tema ‘Frankly, That’s Love’ dipilih sebagai refleksi mendalam menyambut usia 30 tahun kehadiran jenama ini di tanah air. Seperti sebuah berlian alami yang membutuhkan jutaan tahun di perut bumi untuk mencapai kesempurnaan, cinta pun dianggap memiliki proses serupa. Ia tidak hadir secara instan, melainkan ditempa oleh waktu dan ketahanan.

Rolly Soesanto, General Manager Frank & co. menjelaskan bahwa pameran ini merupakan undangan bagi publik untuk kembali merasakan kegembiraan hidup melalui cinta yang apa adanya.
“Koleksi-koleksi yang kami tampilkan di exhibition ini pun tidak sekadar menonjolkan keindahan perhiasan dengan natural diamond, tetapi juga membawa narasi tentang cinta. ‘Frankly, That’s Love’ adalah refleksi dari komitmen Frank & co. untuk selalu menghadirkan perhiasan yang indah juga memiliki makna personal bagi setiap kisah cinta pelanggan kami,” ujar Rolly Soesanto.
Selanjutnya Rolly menekankan pentingnya kejujuran dalam berekspresi. “Melalui ‘Frankly, That’s Love’, kami ingin mengajak masyarakat untuk merayakan cinta secara lebih jujur dan bermakna. Seperti natural diamond, cinta sejati membutuhkan waktu dan ketahanan untuk bersinar dengan indah,” tambahnya.

Salah satu daya tarik utama yang mencuri perhatian pengunjung adalah area See the Light Collection. Koleksi hasil kolaborasi dengan Maudy Ayunda ini ditampilkan dalam balutan desain yang menawan. Tidak hanya melihat, pengunjung diberikan kesempatan untuk menyematkan sentuhan personal pada Engraved Area. Di sini, charm dari gelang See the Light dapat diukir, menjadikannya sebuah simbol autentik dari kisah unik setiap pemiliknya.
Nuansa puitis terasa semakin kental saat melangkah ke area Love Poetry Collection. Bekerja sama dengan desainer Monica Ivena, Frank & co. menghadirkan deretan Promise Rings dan Couple Rings. Koleksi ini seolah berbicara bahwa cinta tidak selalu harus sempurna, namun ia harus penuh makna dan emosi—persis seperti bait-bait puisi yang mengalir.
Suasana pameran kian hidup dengan hadirnya elemen musik yang menjadi bahasa universal. Penampilan dari Lalahuta dan Raisa turut memberikan pengalaman emosional yang utuh bagi setiap pengunjung yang hadir di area atrium tersebut.

Bertepatan dengan eksibisi ini, Frank & co. juga menegaskan posisinya melalui fase kedua kampanye “A Timeless Love, Diamonds Born from the Earth.” Kampanye ini menggarisbawahi keyakinan bahwa hanya berlian alami yang terbentuk melalui proses alam yang sangat panjang yang layak menjadi simbol warisan emosional antargenerasi.
Sebagai The Residence of F Colour and VVS Clarity Diamond Jewellery, Frank & co. memosisikan berlian bukan sekadar perhiasan fisik. Berlian dilihat sebagai penjaga memori dan nilai-nilai keluarga yang diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Melalui ‘Frankly, That’s Love’, publik diingatkan kembali bahwa pada akhirnya, cinta sejati tidak perlu dibuat-buat. Ia akan tumbuh, bertahan, dan menemukan caranya sendiri untuk bersinar, persis seperti butiran berlian alami yang abadi./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk


















