Satu lagi pendatang baru di ranah musik tanah air hadir kembali. Mengangkat tema musik bergenre pop, KITHA Band pede menyambut masa depan mereka di industri musik ini. Sebagai muka baru, band yang berasal dari Bandung yang terbentuk tahun 2018 lalu ini langsung saja memamerkan kemampuan mereka dalam menghasilkan sebuah karya.

Dimotori oleh Zaey (Vokal), Firman (Gitar), Azah (Bass) dan Deni Zico (Drum), band yang ternyata masing-masing anggotanya memiliki kekerabatan satu dan lainnya ini sengaja menapakkan kaki mereka secara professional dengan merilis sebuah EP dengan judul “Janji Indah” yang dijejali dengan 5 single didalamnya.

Satu lagu yang dijadikan unggulan dalam EP ini adalah sebuah single yang diberi judul ‘1000 Janji’. Lagu yang dibuat dan diciptakan bersama oleh sang vokalis dan personil lainnya dalam band ini. Sementara 4 single lainnya adalah ‘Ingin Kau Bahagia’, ‘Yang Terindah’, ‘Gundah’ dan ‘Menuju JalanMu’ sebagai lagu religi…. 

Sebagai band indie yang berasal dari daerah, mereka sangat ter-influence dari beberapa nama besar band dunia seperti U2, Keane, Coldplay, Maroon 5, MCR, ataupun solois Bryan Adam. Latarbelakang ketertarikan ini juga yang memacu mereka untuk menggodok diri mereka lewat berbagai event, baik sebagai band pembuka ataupun home band. Perjuangan yang tidak mudah ini sedikit terbayarkan ketika akhirnya mereka mampu diterima oelh penggemarnya dan menciptakan sebuah single bernuansa cinta tetapi tidak cengeng.

Kitha Band Ibonk

Kitha Band bersama Dwiki dan Ita Purnamasari (Ibonk)

Seperti yang diungkapkan juga oleh Moch. Cecep Halim Satia yang didaulat sebagai Executive Producer menyatakan bahwa pada prinsipnya dirinya men-support penuh usaha band ini. “Selain berani investasi di jalur musik , saya sangat kagum dengan bakat musik yang ada pada pada band ini. Mereka bisa menciptakan lagu dan enak dikuping,” ujarnya optimis.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dwiki Dharmawan dan Ita Purnamasari yang menyempatkan hadir dalam acara launching mini album KITHA Band ini di Smesco Indonesia pada Kamis, 28 Februari 2019 kemarin. “Harus terus menggali kekuatan musik dalam band ini, baik secara individu ataupun group. Band dengan pola mainstream seperti KITHA Band ini harus memiliki keunikan dari yang lainnya. Agar bisa mencuri hati dan perhatian pendengarnya,” saran Dwiki kepada mereka.

"Pemilihan single ‘1000 Janji’ sebagai lagu yang diunggulkan menurut mereka sudah melalui pooling dari beberapa radio yang eksis, fans dan para musisi senior. Lagu ini juga didukung aransemen musik yang apik”, ungkap Deni mewakili personil lainnya. 

Begitulah, semangat untuk terus berkarya dan tetap berusaha menjadi motivasi sendiri bagi mereka untuk eksis di dunia musik Indonesia. Secara garis besar, perilisan Mini Album ini menjadi sebuah keseriusan KITHA Band dalam menawarkan karyanya. Lewat aransemen dan penggarapan yang serius, mereka mengharapkan agar lagu-lagu dalam EP ini dapat diterima oleh para pencinta musik Indonesia. 

Maju terus musik Indonesia...!/ JOURNEY OF INDONESIA

Fashion Bazaar Ramadhan telah berlangsung selama 3 hari, sejak 26-28 Mei 2018 di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta. Event yang digelar oleh Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) sebagai pengelola Smesco Indonesia ini telah menghadirkan para desainer ternama.

Seperti yang diungkapkan oleh Direktur Utama LLP-KUKM, Emilia Suhaimi pada saat pembukaan beberapa hari lalu bahwa tujuan diadakan Fashion Bazaar Ramadhan ini untuk mempromosikan Creativ Stage yang berada di lantai 3 Gedung Smesco Indonesia sebagai tempat promosi produk unggulan UKM Indonesia.

"Sehingga Smesco Indonesia tidak hanya dikenal sebagai tempat pernikahan saja, tetapi kegiatan lain yang bisa mendukung kemajuan UKM tanah air," ungkap Emilia kala itu.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Bintang Puspayoga, Dirut LLP-KUKM Emilia Suhaimi, Fashion Designer sekaligus Dewan Pengawas LLP- KUKM, Samuel Wattimena, serta Teguh Budiyana Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM.

02 Fashion Bazaar Ramadhan 2018 IbonkFashion Bazaar Ramadhan 2018 (Eko)

Pada kesempatan tersebut, Emilia mengajak para desainer yang hadir agar menggunakan Creativ Stage ini untuk kegiatan yang bisa mendukung kemajuan UKM. Dengan memiliki komunitas yang potensial, LLP-KUKM berharap ke depan kedua belah pihak bisa menjalin kerjasama.

"Diharapkan event serupa bisa diselenggarakan oleh para desainer-desainer lain untuk sama-sama memajukan UKM kita terutama fesyen dan assesoris," katanya.

Dalam unjuk gelar Fashion Bazaar Ramadhan ini enampilkan nama-nama yang tidak asing lagi di dunia fashion muslim dan bergaya pop seperti Ida Leman, Khadijah Banderas, Feby Kean, Jeny Tjahyawati, Arianti Widyoko, Kinto Wardani, Asyifa by Iesye, Lala Gozali, Meeta Fauzan, Hannie Noer dan masih banyak nama lainnya.

Bagi para peserta yang mengikuti acara ini mengakui banyak menemukan keuntungan-keuntungan yang tak semata hanya rupiah saja, namun lebih dari itu. Seperti yang diungkapkan juga oleh fashion designer Nanang Sharna yang terkenal dengan proses batik pewarnaan alamnya tersebut.

03 Nanang Sharna Ayu Azhari IbonkNanang Sharna & Ayu Azhari yang mengenakan rancangan Nanang (Ibonk)

“Saya senang bisa ikut meramaikan Fashion Bazaar Ramadhan 2018 ini. Terus terang, saya disini lebih kepada eksebisi saja. Tapi siapa sangka saya malah banyak mendapat tawaran bagus dari pelanggan-pelanggan baru disini”, ucap Nanang yang lama malang melintang memperkenalkan batik pewarnaan alamnya di Afrika Selatan.

Fashion Bazaar Ramadhan 2018 ini tidak hanya menampilkan produk fesyen dan fashion show saja tapi juga menghadirkan berbagai perlengkapan, displai berbagai kostum selebritis, displai kain nusantara, dan tak kalah menarik adalah talkshow dan sharing, maupun konsultasi seputar fesyen dan kecantikan./ JOURNEY OF INDONESIA