Keren, Sony Alpha 7S III Resmi Hadir di Indonesia

By Rachmat Basuki September 26, 2020 160
Keren, Sony Alpha 7S III Resmi Hadir di Indonesia Alpha 7S III (Ist)

Setelah cukup lama dinantikan, akhirnya Sony Alpha 7S III resmi hadir di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan para penggemar videografi. Penerus dari Alpha 7S II ini mengombinasikan performa pencitraan tinggi dengan sensitivitas klasik seri ‘S’ yang memungkinan kemampuan perekaman video impresif, serta dapat menunjang kreativitas videografer profesional.

Selain itu, beragam fitur mumpuni lainnya dijejali diperangkat ini agar mampu menawarkan alur kerja cepat dan lebih efisien kepada penggunanya.

Seperti yang diungkapkan oleh Kazuteru Makiyama selaku President Director PT Sony Indonesia bahwa pengembangan kamera ini memang memakan waktu cukup lama karena lewat berbagai riset untuk mendapatkan kamera yang sempurna yang relevan dengan kebutuhan para videografer, bahkan melebihi ekspektasinya.

Kamera ini memiliki berbagai kemampuan videografi dan fitur terdepan di industri yang mampu memberikan alur kerja cepat dan lebih efisien. Dengan inovasi yang kami hadirkan pada kamera ini, kami berupaya untuk mendukung para pelaku industri kreatif untuk dapat mengambil peluang dan semakin bersemangat dalam menciptakan karya-karya terbaik.

Kamera Alpha 7S III menawarkan perekaman 4K dalam kamera hingga 120 frame per detik, kedalaman 10-bit dan pengambilan sampel warna 4:2:2, sehingga dapat menghasilkan video yang menakjubkan. Kamera terbaru ini juga menawarkan alur kerja pasca-produksi yang lebih fleksibel dan efisien dengan berbagai mode perekaman film terdepan, seperti All-Intra dan MPEG-H HEVC/H.265 coding (XAVC HS).

Alpha 7S III memberikan kemudahan dalam mengintegrasikan perekaman video dengan camcorders profesional lainnya seraya memberikan tiga pengaturan gamut, yaitu S-Gamut.

Cine, memungkinkan para pengguna untuk mencocokan rekaman dengan mudah pada Alpha 7S III dengan rekaman yang diambil menggunakan camcorder profesional guna menyederhanakan alur kerja pasca-produksi multi-kamera. Selain kurva gamma S-Log, kamera ini juga mendukung profil gambar HLG (Hybrid Log-Gamma) dengan pasca-produksi minimum.

Kamera Alpha 7S III juga memungkinkan output hingga 4K 60p 16-bit RAW ke perekam eksternal melalui konektor HDMI Tipe-A, menghadirkan tambahan fleksibilitas pasca-produksi.

Sony a7S III Ist

Sensor gambar CMOS dan mesin prosesor gambar BIONZ XR terbaru yang terdapat pada Alpha 7S III memberikan sensitivitas seri S yang legendaris dengan peningkatan reproduksi warna yang signifikan dan rendering tekstur untuk meningkatkan kualitas gambar secara keseluruhan.

ISO dasar telah diturunkan menjadi 80, menghasilkan rentang normal 80-102,400 (dapat diperluas hingga 80-409,600 untuk video and 40-409,600 untuk gambar diam) guna memberikan ISO yang lebih fleksibel ditambah wide dynamic range dengan noise rendah di semua pengaturan. Hal ini dapat memberikan peningkatan kualitas gambar hingga kurang lebih 1 stop noise reduction pada rentang sensitivitas menengah dan tinggi.

Pilihan warna dan tekstur dari dedaunan, kulit manusia, dan lainnya direproduksi secara ideal dan konsisten tanpa bergantung pada sumber cahaya. Render gradasi juga telah disempurnakan agar warna kulit terlihat lebih indah dan highlight roll-off pada gambar. Fitur ini juga meningkatkan kinerja AWB (WB Otomatis) dengan ‘Visible light + IR Sensor‘ terbaru membantu mencapai kalibrasi titik yang lebih tepat di bawah pencahayaan buatan, termasuk lampu neon dan LED.

Berikut fitur dan spesifikasi Alpha 7S III:

  • Mesin pemrosesan gambar BIONZ XR mutakhir dengan kekuatan pemrosesan delapan kali lebih banyak serta Sensor gambar terbaru back-illuminated full-frame Exmor R CMOS 12.1-megapiksel (kurang lebih, efektif), mengurangi efek rolling shutter secara signifikan.
  • Sensitivitas yang sangat tinggi dengan rentang ISO yang dapat diperluas mulai dari 40 hingga 409600, dan meningkatkan kualitas gambar sekitar 1 stop noise reduction pada rentang sensitivitas menengah dan tinggi.
  • Kemampuan perekaman video termasuk 4K 120p, kedalaman warna 10 bit 4:2:2, seluruh rekaman Intra, format XAVC HS dengan H.265 codec dan lebih 15+ stop dynamic range untuk film.
  • Output video HDMI 4K 60p 16-bit RAW untuk pertama kalinya dalam seri Alpha.
  • Sistem Fast Hybrid AF dengan sensor titik 759 phase-detection AF yang mencakup 92% sensor gambar
  • Real-time Eye AF yang telah ditingkatkan untuk perekaman film dan perekaman gambar diam (still image recording).
  • Mekanisme pembuangan panas terbaru dan perekaman dual slot relay yang memungkinkan lebih dari satu jam perekaman film 4K 60p 10-bit 4:2:2 hingga baterai habis.
  • Stabilisasi gambar dalam bodi optik 5-sumbu mendukung perekaman film menggunakan tangan dengan Mode Aktif tambahan untuk mendukung perekaman film menggunakan tangan yang sulit.
  • Viewfinder elektronik OLED tipe 0.64 dan 9.44 juta dot (kurang lebih) terbaru yang paling terang dan terbesar di dunia.
  • Variable angle bukaan samping pada layar LCD meningkatkan fleksibilitas rekaman.
  • Sistem menu yang didesain ulang dengan interface layar sentuh dan pengoperasian sentuh.
  • Pengambilan gambar diam (still image) secara terus menerus dengan kecepatan tinggi hingga 10 fps untuk lebih dari 1000 gambar RAW tanpa dikompres terus-menerus (berurutan) dengan pelacakan AF / AE penuh.
  • Slot kartu Dual CFexpress Tipe A yang memungkinkan pemrosesan data dengan kecepatan tinggi serta menjaga ukurannya agar tetap efisien.

Sony Alpha 7S III ba

Dilengkapi dengan sensor gambar back-illuminated full-frame 12.1MP (kurang lebih, efektif) terbaru dengan sensitivitas yang sangat tinggi dan 15+ stop wide dynamic range.

Sejumlah kemampuan perekaman video yang impresif, termasuk 4K 120p dan kedalaman warna 10-bit 4:2:2, mekanisme pembuangan panas terbaru, perekaman dual slot relay yang memungkinkan pengguna merekam film 4K 60p selama lebih dari satu jam hingga baterai habis, sistem autofokus terbaru, interface layar sentuh, serta layar LCD bukaan samping.

Alpha 7S III akan menjadi perangkat terbaik yang dapat menunjang kreativitas video profesional dan seluruh jenis pengambilan gambar hybrid still/video.

Arsitektur sistem Alpha 7S III telah dirancang ulang untuk menghasilkan video dan performa pengambilan gambar diam yang luar biasa. Sensor gambar terbaru 35mm full-frame 12.1MP (kurang lebih, efektif) back-illuminated Exmor R CMOS mengurangi rolling shutter hingga tiga kali dan menggunakan berbagai teknik pengumpulan cahaya mutakhir untuk memastikan sensitivitas tinggi dengan noise rendah, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengambil gambar pada situasi pencahayaan yang sulit tanpa memerlukan pengaturan pencahayaan berskala besar.

Selain peningkatan pada kualitas gambar, sensor gambar terbaru ini mencakup sistem focal plane phase-detection AF untuk pertama kalinya pada kamera seri S.

Untuk melengkapi sensor baru ini, kamera Alpha 7S III juga memiliki mesin pemrosesan gambar BIONZ XR terbaru yang menyediakan lebih dari delapan kali kekuatan1 pemrosesan, mengurangi latensi pemrosesan, serta memungkinkan lebih banyak fitur khas dari still dan pencitraan pada kamera. Sistem terbaru ini juga dilengkapi dengan viewfinder electronic eye-level OLED 9.44 juta-dot (kurang lebih) yang paling terang dan terbesar di dunia, serta merupakan kamera pertama di dunia dengan slot kartu dual CFexpress Tipe A, memungkinkan proses transfer data dengan kecepatan tinggi dalam ukuran yang efektif.

Kamera terbaru Sony Alpha 7S III akan segera tersedia di Indonesia pada bulan November 2020 dengan harga Rp50.999.000 dan telah dapat mulai dipesan secara pre-order mulai tanggal 25 September – 11 Oktober 2020 di seluruh Sony Authorized Dealer. Untuk pembelian kamera Sony Alpha 7S III pada masa pre-order, konsumen akan mendapatkan paket spesial senilai Rp4.400.000 dalam bentuk CF Express Type A 80GB, baterai NP-FZ100 secara gratis dan kesempatan menerima potongan harga sebesar Rp1.500.000 untuk G Master PWP./ JOURNEY OF INDONESIA