Masih Diet Keto, Ini Dampaknya Bagi Tubuh

By Yulia January 07, 2020 401
Masih Diet Keto, Ini Dampaknya Bagi Tubuh Menu Diet Keto (Ist)

Berat badan yang ideal bagi sebagian orang menjadi salah satu yang harus dilakukan. Apalagi memasuki tahun baru, beragam resolusi selalu diutarakan terutama bagi yang merasa berat badannya melebihi berat badan ideal. Resolusi untuk melakukan diet selalu tercetus jelang akhir tahun. Beragam carapun dilakukan, salah satunya adalah dengan Diet Keto. Diet ini adalah diet yang dilakukan dengan cara menerapkan pola makan rendah karbohidrat dan tinggi lemak.

Diet Keto kian populer karena disebut-sebut cepat menurunkan berat badan. Namun diet keto juga tergolong kontroversial, karena bila tidak dilakukan dengan tepat, mungkin saja membahayakan kesehatan. Demi mencapai manfaat penurunan berat badan yang cepat dari diet ini, sebaiknya ketahui dulu berbagai hal, termasuk cara menjalani dan risikonya. Dengan informasi yang cukup mengenai diet keto, Anda juga akan mampu memahami serta memperhitungkan apakah diet jenis ini sesuai dengan kondisi tubuh dan kemampuan fisik Anda.

Baru-baru ini US News & World Report yang setiap tahunnya peringkat diet terbaik dan terburuk untuk tahun mendatang. Tahun ini, menurut hasilnya Diet Ketogenik lagi-lagi menduduki peringkat yang terburuk dalam beberapa kategori.

Meskipun popularitasnya terus berlanjut, penganut diet ini mampu menurunkan berat badan, meningkatkan energi, dan indikator lain secara keseluruhan dengan mengubah tubuh ke keadaan ketosis. Artinya makanan yang mengandung lemak akan terbakar menjadi energi, bukannya gula. Tetapi, menurut panel yang terdiri dari ahli gizi dan spesialis di bidang diabetes, kesehatan jantung, dan penurunan berat badan, Diet Keto mendapatkan peringkat terburuk untuk makan sehat dan peringkat kedua secara keseluruhan. Peringkat tersebut didasari pada tujuh katagori, di mana setiap jenis diet dinilai pada skala dari satu hingga lima.

Diet Ist

Ketujuh katagori tersebut adalah kelengkapan nutrisi, kemudahan melakukan diet, potensi penurunan berat badan jangka panjang dan jangka pendek, keamanan dan kemungkinan efek samping, serta potensi untuk membantu mencegah penyakit seperti jantung dan diabetes. Diet Keto dinilai buruk bagi kesehatan jantung, sebab banyak bentuk diet keto bergantung pada lemak jenuh, seperti mentega dan daging merah.

Makanan tersebut dapat berkontibusi pada risiko penyakit jantung, disamping mendapat peringkat rendah untuk keberlanjutan. Batasan ketat dalam mengonsumsi segala jenis karbohidrat membuat Keto sulit diikuti, terutama dalam jangka panjang. Satu-satunya keunggulan Diet Keto yaitu dapat menurunkan berat badan dengan cepat.

Masih menurut panel tersebut, diet keto dan atkins memang efektif menurunkan berat badan, tetapi hanya dalam jangka pendek. Kepatuhan jangka panjang terhadap Diet Keto hampir tidak mungkin. Para ahli juga memandang cara ini adalah rencana makan yang tidak seimbang secara nutrisi.

Beberapa risiko yang dapat terjadi, bila menjalani diet keto jangka panjang adalah kekurangan asupan karbohidrat sehat, seperti dari buah, gandum utuh, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran kaya karbohidrat. Kehilangan manfaat vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Gangguan ginjal, bila konsumsi protein melebihi porsi yang dianjurkan secara terus menerus dalam jangka panjang.
Meningkatnya risiko ketoasidosis.

Perlu diketahui, saat menjalani Diet Keto, awalnya Anda mungkin akan mengalami beberapa keluhan. Hal ini dikenal sebagai “Keto-Flu”, yang muncul selama proses penyesuaian. Beberapa keluhan yang mungkin timbul yaitu tubuh terasa lemas, gelisah, sulit tidur, mual, rasa lapar yang mengganggu, penurunan kemampuan konsentrasi. Meski tidak selalu terjadi, keluhan-keluhan ini dapat terasa memberatkan saat memulai Diet Keto. Lambat laun akan berkurang, setelah Anda terbiasa dengan pola makan ini.

Diet kalori untuk mengurangi berat badan Ist

Pertimbangkan berbagai manfaat dan risiko Diet Keto, sebelum menjalaninya. Jangan sekadar hanya tergiur dengan manfaat penurunan berat badan yang cepat, sebab ada risiko ketoasidosis yang berbahaya. Pada dasarnya diet apa pun yang dilakukan, tidak akan selalu memberikan hasil yang sama pada tiap orang. Sehingga menyesuaikan jenis diet dengan kondisi, kebutuhan dan kemampuan tubuh sangatlah dianjurkan. Bila perlu, konsultasikanlah dengan dokter atau ahli gizi, sebelum menjalani diet keto.

Diet Mediterania juga disebut diet termudah untuk diikuti, terbaik dalam mencegah diabetes, dan diet nabati terbaik. Konsep diet Mediterania berasal dari negara-negara yang berbatasan dengan laut Mediterania, wilayah di mana orang cenderung hidup paling lama dan paling sehat. Diet ini sangat bergantung pada makanan laut, produk segar, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Makanan tersebut kaya akan vitamin serta nutrisi penting, seperti serat dan polifenol, yang dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit. Dengan demikian, diet ini dapat membantu mengurangi risiko diabetes dan dapat melindungi tubuh terhadap jenis kanker tertentu.

Bahkan diet Mediterania dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengganti makanan olahan berkalori tinggi dan gula rafinasi menjadi makanan yang lebih padat nutrisi seperti sayuran dan ikan. Bagi kamu yang ingin melakukan diet, kamu dapat menggabungkan aspek terbaik dari diet Mediterania dengan daya tarik diet keto. Sebagian telah mencoba mengurangi kekurangan Diet Keto seperti mengonsumsi lemak jenuh dalam jumlah tinggi dengan menggantinya ke makanan bernutrisi lain seperti sayur-sayuran. Keto bahkan telah dikombinasikan dengan diet Mediterania untuk membuat Keto-Mediterania Hybrid, yang menggabungkan lemak sehat dan lebih sedikit daging merah./ JOURNEY OF INDONESIA