Cara Mudah Bagi Ibu Milenial Untuk Peduli Nutrisi Anak

By Yulia February 01, 2019 687
Cara Mudah Bagi Ibu Milenial Untuk Peduli Nutrisi Anak Para pembicara pada event Cara Mudah Menjadi Ibu Milenial yang peduli nutrisi anak (Ist)

Mama zaman now atau disebut juga Millennial Mums pastinya selalu dekat dengan teknologi. Begitupun dalam hal mencari informasi, termasuk urusan nutrisi bagi sang buah hati. Namun para ibu juga harus memperhatikan, tidak semua infomrasi yang didapat di internet belum tentu terjamin kebenarannya.

dr. Diana F Suganda, M.Kes., Sp.GK, Spesialis Gizi Klinis ini menjelaskan bahwa nutrisi idealnya diberikan sejak 1000 hari pertama kehidupan. Usia 0 hingga 2 tahun adalah 1000 hari pertama kehidupan yang merupakan masa sensitif untuk menentukan kualitas hidup seseorang dikemudian hari. "Seribu hari pertama kehidupan benar-benar dimulai sejak bayi di dalam kandungan sampai anak usia 2 tahun. Oleh karena itu informasi yang masuk sebaiknya jangan diterima mentah-mentah," kata dr. Diana saat acara Cara Mudah Jadi Millenial Mums yang Peduli Nutrisi bersama Teman Bumil dan Tokopedia, di Jakarta, Kamis (31/1).

Menurut dr. Diana nutrisi di masa itu sangat penting yang nantinya akan menunjukkan perkembangan dan organ-organ kedepannya yang bisa mengurangi resiko penyakit kardiovaskular dan penyakit degeneratif lainnya.

Ia juga menekankan agar para ibu hamil untuk memperhatikan asupan nutrisinya dengan cara mengkonsumsi aneka ragam pangan dan membatasi makanan yang mengandung garam juga minum cukup air putih 2-3 liter perhari atau 8-12 gelas.

Lalu membatasi minum kopi karena efek diretik membuat ibu hamil dehidrasi karena menyebabkan sering buang air kecil, memicu tannin yang menghambat penyerapan gizi. "Prinsipnya gizi seimbang. Tambahan energi saat hamil di trimester 1, 15.000 + 100 kalori, trimester 2, 1.500 + 3.000 kalori, trimester 3, 1.500 + 300 kalori, laktasi, 1.500 + 600 kalori. Karbohidrat 50-60%, Lemak 20—30%, protein 10—20%. Semua harus ada," tambahnya.

Sementara gizi seimbang bagi bayi 0—6 bulan, cukup hanya dari ASI eksklusif. ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi karena dapat memenuhi semua zat gizi yang dibutuhkan bayi sampai usia 6 bulan, sesuai dengan perkembangan sistem pencernaannya, murah dan bersih. "Anak dikasih air putih kenyang tapi nggak ada nutrisinya. Bayi diatas 6 bulan sampai 24 bulan sudah siap MPASI. Pada usia ini, tidak cukup ASI saja. Perlu MPASI dengan ASI tetap diberikan sampai usia 2 tahun. MPASI harus diberikan saat ASI saja sudah tidak mencukupi kebutuhan bayi”.

Ia juga menambahkan bahwa bayi usia 6 bulan jika diperkenalkan kepada makanan lain, ibu wajib memperhatikan tekstur awal berbentuk lumat, makanan lembek, kemudian makanan keluarga saat 1 tahun. Ibu juga harus memahami pola makanan seimbang, pengenalan dini, aneka ragam. MPASI harus diberikan bertahap, variasi dan jumlahlahnya yang semakin naik./ JOURNEY OF INDONESIA