Direktur Industri Kreatif Film Televisi dan Animasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf), Syaifullah, mengatakan bahwa pihaknya dalam kegiatan Game Lokal Kreasi Indonesia atau GELORA 2020 telah menetapkan tujuh pengembang game lokal untuk diberikan fasilitasi dalam mewujudkan ide pengembangan game terkait sosialisasi pencegahan dan penanganan wabah Covid-19 pada Selasa (16/6/2020).

Dukungan terhadap gerakan ini kemudian berkembang begitu luas, dimana beberapa pengembang dan penerbit game Indonesia turut mengamplifikasi pesan dari GELORA 2020 agar bisa diterima lebih banyak orang melalui game yang sedang dikembangkan ataupun yang sudah dirilis. "Tujuan utama dari GELORA adalah untuk mendorong kreasi anak bangsa dalam menciptakan game-game yang inovatif,” ungkap Syaifullah.

Pengembang dan penerbit game Indonesia tersebut salah satunya adalah Megaxus Infotech. Penerbit game papan atas Indonesia ini mengungkapkan bahwa mereka siap mendukung pelaksanaan kampanye GELORA 2020 melalui sebuah game mobile yang tengah mereka kembangkan.

Selain itu, ada juga Yayasan Teknologi untuk Indonesia yang juga siap membantu untuk membawa pesan-pesan sosialisasi GELORA 2020 dalam game mobile mereka yang sudah rilis. Berjudul "Dawn of Civilization: Game for Charity", game ini adalah sebuah game edukasi gratis ciptaan Solve Education! Indonesia yang bisa dimainkan tanpa memakai kuota internet. Game ini mengajak anak belajar tentang bahaya Covid-19, cara menjaga diri dan lingkungan, serta menangkal hoaks.

Games Edukasi IstGames Edukasi (Ist)

Syaifullah mengatakan, program GELORA sebagai bagian dari stimulus pemerintah terhadap industri kreatif, diharapkan dapat membantu meringankan beban pebisnis yang terpengaruh. Di sisi lain, karya-karya yang dihasilkan diharap dapat membantu pemerintah menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi pandemi ini.

"Bila diterima baik, diharapkan kedepannya program ini dapat berlanjut dan game mulai menjadi medium penyampaian pesan yang umum bagi masyarakat Indonesia,” kata dia.

Sebelumnya Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Josua Simanjuntak, mengatakan, di tahun 2020 ini pihaknya fokus kepada melakukan kampanye berbagai kebijakan pemerintah terkait penanganan Covid-19 dengan cara yang menghibur, namun penuh dengan unsur edukasi. Sehingga orang-orang tidak menyadari bahwa selama mereka asyik memainkan game tersebut, secara tidak langsung mereka juga terpapar informasi-informasi kesehatan dan sosialisasi ini.

"Nantinya, game-game ini akan dikampanyekan oleh Kemenparekraf untuk menjadi salah satu media interaktif sosialisasi pencegahan dan penanganan Covid-19," kata Josua.

Program GELORA tidak akan hanya berhenti pada tahun ini saja. GELORA akan hadir kembali pada tahun-tahun mendatang, sehingga para game developer lokal yang belum berhasil pada gelaran GELORA 2020, bisa menyiapkan game kreatifnya dan mengikuti program ini pada tahun depan./ JOURNEY OF INDONESIA

OYCITY segera menggelar peluncuran global “3on3 FreeStyle: Rebound” di Steam pada Juli 2020. “3on3 FreeStyle: Rebound” ialah versi terbaru dari “3on3 FreeStyle”, yakni game orisinal yang sebelumnya hadir untuk perangkat konsol. Game akan mengutamakan pengguna komputer PC.

Selain memiliki Unreal Engine yang serupa dengan game versi aslinya, “3on3 FreeStyle: Rebound” juga dilengkapi desain free-to-play yang terdapat pada game aslinya. Rebound menampilkan user interface dan pengalaman pengguna yang khusus dibuat untuk komputer PC. Dukungan full keyboard & controller kelak hadir saat game diluncurkan.

Sejumlah matchmaking server berskala regional telah dipersiapkan untuk beberapa wilayah utama, seperti Amerika Utara, Asia Tenggara, dan Eropa demi menyajikan pengalaman PVP lewat internet yang lancar.

Young Ho Park, CEO, JOYCITY mengatakan, berkata, JOYCITY menghadirkan ‘3on3 FreeStyle: Rebound’ bagi pemain game komputer PC dan Steam.

3on3 freestyle rebound menampilkan user interface Ist3on3 freestyle rebound menampilkan user interface (Ist)

“Kami bekerja keras untuk mencuplik keseruan yang terdapat pada game konsol orisinalnya, dan menghadirkan keseruan tersebut dalam ‘3on3 FreeStyle: Rebound’ untuk komputer PC,” tambahnya.

Game orisinalnya telah diunduh lebih dari satu juta kali di seluruh dunia. Untuk itu, kami segera menyediakan hiburan dan keseruan secara terus menerus yang menjadi ciri khas game ‘3on3’,” terang Young.

Steam Store Page dan cuplikan resmi “3on3 FreeStyle: Rebound” dilansir hari ini Kamis (11/06/2020). Informasi dan kegiatan lebih lanjut segera tersedia menjelang peluncuran game tersebut./ JOURNEY OF INDONESIA

Bersamaan dimulainya kompetisi Predator League 2020, Acer Indonesia juga mengumumkan kehadiran Laptop Gaming terbaru mereka – Predator Triton 300. Laptop Gaming Predator Triton sendiri memiliki ciri khas pada bodinya yang begitu ramping dengan tebal hanya 2 CM. Bodi Laptop ini pun dibuat dari material logam sehingga kuat dan kokoh saat digunakan sehari-hari. Dari segi penampilan, Predator Triton 300 tampak memiliki desain bodi yang mirip dengan Nitro 7 (2019) saat kami melihat bentuk keseluruhannya.

Menurut Presales Manager Acer Indonesia, Dimas Setyo, Predator Triton 300 hadir dengan keunggulan desain yang tipis, layar yang baik, dan solusi upgrade. "Laptop ini merupakan sebuah produk yang sangat cocok untuk mendukung pemain esport. Ukurannya sangat tipis dengan 20 mm, namun tetap dengan performa tinggi," ungkapnya dalam acara peluncuran di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

Lebih lanjut, Dimas juga mengungkapkan bahwa perangkat Predator Triton 300 hadir dengan casing metal yang menampilkan kesan kuat dan modern. Sistem pendingin mutakhir dari Acer yaitu 4th Gen Aeroblade 3D Fan yang sudah menggunakan kipas dari bahan logam. Sistem pendingin itu digunakan untuk mendinginkan prosesor 6-Core/12-Thread Core i7 9750H (konfigurasi tertinggi) dan kartu grafis GeForce GTX 1650 4 GB GDDR5. Selain itu, perangkat dilengkapi dengan keyboard backlight RGB.

Seremoni peluncuran Laptop Gaming Predator Triton 300 IbonkSeremoni peluncuran Laptop Gaming Predator Triton 300 (Ibonk)

Selain itu, laptop ini pun menyediakan dua slot Memory/RAM yang mampu menampung kapasitas hingga 32 GB. Kemampuan menangani Storage Laptop ini pun terasa istimewa dengan tersedianya dua slot M.2 dan satu konektor SATA.

Predator Triton 300 sendiri dilengkapi juga dengan layar IPS ukuran 15,6 inci dengan tingkat Color Gamut 100% sRGB sehingga mampu menampilkan warna lebih hidup. Tingkat Refresh Rate nya pun mencapai 144 Hz dengan Response Time 3 ms. Bingkai layar pun dibuat tipis dengan ketebalan hanya 7 mm saja sehingga Footprint terasa seperti Laptop 14 inci.

Perangkat ini juga dilengkapi dengan port konektivitas yang banyak yakni dilengkapi dengan USB Type C, dua USB3.1 dan USB 2.0. "Predator Triton 300 bisa di-upgrade dengan sangat mudah ada dual SSD dan 2 slot RAM bisa di upgrade lebih besar," ungkapnya lagi

Acer Predator Triton 300 dijual mulai dari harga Rp. 16.999.000,- dengan spesifikasi Core i5 9300H+GTX 1650+RAM 8 GD+ SSD 512 GB. Sementara untuk spesfifikasi Core i7 9750H+GTX 1650+RAM 8 GD+ SSD 256 GB+HDD 1 TB dijual di harga Rp. 19.999.000,-. Menurut Dimas, harga ini kemungkinan akan naik ketika perangkat mulai hadir di pasar.

Acer Indonesia menawarkan Cashback senilai 1,5 juta rupiah dan bonus Predator Backpack selama mas promosi kompetisi Predator League 2020 berlangsung./ JOURNEY OF INDONESIA

Andrew Ryan Samuel, merupakan seorang remaja berusia 16 tahun dan ia mengaku pernah mengalami kecanduan bermain game. Dalam sehari Ia bisa menghabiskan waktu selama 12 jam untuk duduk di depan layar laptop untuk bermain game. Namun untungnya kecanduan tersebut hanya berlangsung 1,5 tahun. 

Kini setelah berhasil melepaskan diri dari adiksi itu dan mengalihkan passion-nya sebagai motivator muda. Ia pun memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan orangtua yang memiliki anak kecanduan terhadap game.

Pertama kata Andrew, jangan biasakan memberi anak hiburan melalui gawai. Andrew mencontohkan banyak anak kecil yang diberi tontonan YouTube saat makan atau diberi gawai agar berhenti menangis. "Anak 1-5 tahun jangan biasakan buka YouTube sambil makan. Seakan-akan YYouTube itu baby sitter. Jangan pernah memberikan handphone ketika anak menangis. Lebih baik kasih buku. Kalau jadi kebiasaan dari kecil maka akan jadi kecanduan ketika besar," ujar Andrew dalam seminar yang dibawakannya di  Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1).

Langkah kedua, orangtua bisa memberikan aktivitas yang menarik di dunia nyata bagi anak agar terlepas dari kecanduan game. Berdasarkan pengalamannya, Andrew mengalihkan kecanduan game ini dengan mendaftar sebagai anggota gym dan aktif menjalani gaya hidup sehat. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, Andrew merasa lebih percaya diri dan mendapat penerimaan di dunia nyata.

"Developer game melakukan berbagai cara agar orang menggunakannya. Nah, Anda para orangtua harus punya cara juga agar dunia nyata anak lebih menarik. Beri dukungan buat anak misalnya dia suka olahraga, suka nyanyi, ikutkan les vokal, ikutkan kompetisi. Hal ini akan mengalihkannya dengan kecanduan tersebut," imbuh Andrew.

Anak anak sangat gampang kecanduan game IstAnak anak sangat gampang kecanduan game (Ist)

Selanjutnya orangtua bisa berdiskusi dengan anak untuk memberi target spesifik agar terlepas dari kecanduan game. Misalnya, mulai membatasi untuk bermain game selama satu jam setiap hari, atau hanya boleh dilakukan di waktu tertentu, seperti akhir pekan atau liburan. "Sebenarnya bermain game itu boleh. Asal tidak mengorbankan tiga hal, yaitu pendidikan, kesehatan dan kehidupan sosial," imbuh dia.

Nah, cara yang paling ekstrem, kata Andrew, orangtua bisa meminta anak menghapus aplikasi game atau hal yang berkaitan dengan game. Umumnya untuk mengunduh software game butuh waktu lama.

Ketika sudah terhapus, biasanya harus memulai dari awal dan membuat kita malas untuk menggunakannya. "Sebenarnya alasan orang kecanduan game, karena dunia nyata tidak terlalu menarik untuk dia. Karena sebenarnya manusia suka diperhatikan, suka diterima. Nah, kalau anak kesepian dia cenderung lari ke game dan berinteraksi dengan komunitas di dunia maya," ceritanya.

Jadi, kecanduan game tidak baik untuk anak. Untuk mencegah sekaligus melepaskan diri dari ketergantungan game, maka  anak harus diberi perhatian oleh orangtuanya./ JOURNEY OF INDONESIA