SINGAPURA — Di antara sorot lampu panggung Keynote Stage Suntec Singapore Convention & Exhibition Centre, ada momen yang cukup bersejarah bagi industri perjalanan digital Asia Tenggara. Rabu (25/3) petang itu, nama AirAsia MOVE disebut sebagai peraih gelar Digital Innovator of the Year di ajang Aviation Festival Asia Awards 2026, sebuah penghargaan yang tak hanya soal plakat, tapi pengakuan nyata bahwa platform perjalanan asal Asia ini sudah bermain di liga yang lebih besar.
Yang membuat penghargaan ini terasa berbeda: AirAsia MOVE tidak bersanding dengan pemain sembarangan. Nama-nama seperti Qatar Airways dan Changi Airport Group ada di daftar yang sama. Dalam lanskap itu, sebuah platform OTA (online travel agency) asal Asia Tenggara berhasil menonjol dan itu bukan hal kecil. Penghargaan ini diterima langsung oleh Lim Ben-Jie, Chief People & Partnerships Officer AirAsia MOVE, dari tangan Sohail Ali, Aviation Consultant sekaligus presenter penghargaan AFA.
Banyak yang masih melihat AirAsia MOVE sebatas aplikasi untuk cari tiket murah. Padahal, platform ini sudah jauh melampaui itu. Dengan akses ke lebih dari 700 maskapai global dan lebih dari satu juta pilihan akomodasi, MOVE membangun dirinya sebagai ekosistem perjalanan, bukan sekadar agregator harga.
Salah satu gebrakan paling menonjol adalah AskBo, chatbot berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menjawab pertanyaan dan membantu pengguna merencanakan perjalanan secara lebih intuitif. Di tengah tren adopsi AI yang sedang deras-derasnya di industri teknologi global, AirAsia MOVE tidak ketinggalan dan mereka membuatnya terasa natural untuk pengguna awam sekalipun.
Belum cukup sampai di situ lewat MOVETIX, MOVE memperluas cakrawalanya ke dunia tiket acara global seperti konser, festival, pertunjukan yang selama ini menjadi segmen tersendiri yang digeluti platform lain. Sementara fitur Easy Cancel hadir menjawab keresahan pelancong soal fleksibilitas: batalkan penerbangan, tanpa drama.
CEO AirAsia MOVE, Nadia Omer menyampaikan bahwa pihaknya merasa terhormat dapat bersanding dan mendapat pengakuan di tengah para pemimpin industri.
“Ini semakin menegaskan posisi MOVE pada garis depan inovasi perjalanan. Dengan lebih dari 15 juta pengguna aktif bulanan, penghargaan ini mendorong kami untuk terus menghadirkan perjalanan yang terjangkau, memungkinkan wisatawan untuk menjelajah ke lebih banyak destinasi. Pencapaian ini juga menjadi bukti atas kerja keras seluruh Allstar kami, serta kepercayaan dari para mitra, pengguna, dan semua pihak yang telah memberikan dukungannya,” sebutnya.
Jika selama ini orang mencari inspirasi liburan dari Instagram atau TikTok lalu berpindah ke aplikasi lain untuk memesan, AirAsia MOVE sedang membangun jembatan di antara keduanya. Kedepannya, platform ini akan mengembangkan fitur berbasis sosial, sebuah ruang dimana pengguna bisa menemukan inspirasi perjalanan lewat konten, sekaligus langsung memesan tanpa harus keluar dari ekosistem yang sama.
Ini bukan sekadar pembaruan fitur. Ini adalah pergeseran cara orang membayangkan dan merencanakan perjalanan mereka dan AirAsia MOVE ingin jadi tempat di mana semua itu terjadi. Informasi terbaru perjalanan dan promo AirAsia MOVE tersedia melalui Instagram @airasiamove dan aplikasi AirAsia MOVE di App Store maupun Google Play Store./ JOURNEY OF INDONESIA | Morteza

















