Gubernur Jateng Buka Famtrip Forwapar Lewat Diskusi Pariwisata

By Ibonk November 19, 2019 469
Gubernur Jateng Buka Famtrip Forwapar Lewat Diskusi Pariwisata Peserta famtrip bersama Gubernur Jateng seusai diskusi (Ist)

Banyak hal menarik yang ditemukan saat bincang-bincang santai bersama peserta Famtrip Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) dengan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, Asdep Strakom I Haryanto dan Kabag Humas Pemkot Solo Heri Purwoko. Diskusi yang mengambil tema “Spirit Joglosemar Menuju Wisata Kelas Dunia” ini menjadi salah satu agenda famtrip Forwapar ke destinasi super prioritas Joglosemar di Kota Solo, Senin sore (18/11/19).

Mengambil tempat di Dapur Lawang Djoendjing, Surakarta, Jawa Tengah diskusi santai ini membuka pengetahuan terhadap sepak terjang dan rencana yang telah disiapkan oleh pemerintah provinsi Jawa Tengah untuk mengembangkan pariwisata daerah tersebut.

Dalam pandangannya Gubernur Jateng membahas seputar strategi yang dijalankan Pemprov Jateng maupun Pemkot Surakarta dalam mengembangkan sektor pariwisata. Dia mencontohkan dengan penyelenggaraan sport tourism Borobudur Marathon. Disini sentuhan kreatif dan dukungan media internasional yang kuat serta ekosistem pariwista terutama dari kalangan dunia usaha serta masyarakat sekitar memjadikan Borobudur Marathon tampil baik di mata dunia.

“Penyelenggaraan sport tourism Borobudur Marathon sendiri sudah mendunia. Makin terasa kesuksesesannya pada tahun ini dengan diikuti peserta dari 35 negara dan mendatangkan banyak wisatawan,” ujar Ganjar Pranowo membuka diskusi.

Ganjar Pranowo didampingi SAsdep Strakom I Haryanto dan Kabag Humas Pemkot Solo Heri Purwoko IbonkGanjar Pranowo didampingi Asdep Strakom I, Haryanto dan Kabag Humas Pemkot Solo Heri Purwoko (Ibonk)

Ia mengatakan, dengan sentuhan kreativitas yang tinggi dan profesional, Borobudur Marathon yang masuk dalam Top 100 National Calender ini ke depan bisa menjadi event marathon terbaik dunia.

Ganjar menyatakan masyarakat sekitar Boroburur sangat merasakan manfaat dari penyelenggaraan event besar seperti Borobudur Marathon. Ia berharap dengan menjadi mega event 2020 akan bermunculan event-event pendukung baik berupa sport tourism maupun culture tourism sekaligus sebagai ajang untuk mempromosikan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia Usia 20 pada tahun 2021 mendatang.

Sementara itu Asdep Strakom I, Haryanto menyampaikan bahwa diantara 5 program quick win Kemenparekraf adalah mengakselerasikan mega event nasional. “Top 100 dan Top 10 National Calender of Event tetap dilaksanakan dan ditingkatkan kualitasnya. Menparekraf ingin tahun 2020 di lima destinasi super prioritas diselenggarakan event-event yang lebih bermutu dan berskala internasional."

Ia melanjutkan, "Semuanya harus lewat sentuan kreativitas yang mampu memberdayakan masyarakat setempat, mengangkat citra destinasi prioritas daerah serta reputasi bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menerima souvenir dari Forwapar IbonkGubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menerima souvenir dari Forwapar (Ibonk)

Ia melanjutkan bahwa pariwisata akan jauh lebih maju manakala didukung bidang kreatif dan sebaliknya. Pariwisata dan Ekonomi menjadi kekuatan tersendiri karena kedua bidang tersebut saling mendukung.

Sementara itu Kabag Humas Pemkot Solo Heri Purwoko mengatakan, ekonomi kreatif menjadi kekuatan pariwisata Kota Solo. “Pariwisata Solo memiliki banyak culture event. Ini menjadi daya tarik Solo. Produk kreatif antara lain kuliner membuat Solo terkenal ke seluruh Tanah Air dan mengundang wisatawan untuk datang,” katanya.

Sebelumnya Ketua Forwapar, Johan Sompotan pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah dan Pemkot Surakarta atas sambutan ini. “Pak Gubernur kita datang ke sini itu, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Borobudur salah satu destinasi super prioritas yang ditetapkan Presiden Jokowi,” buka Johan. “Kita pilih Solo karena koa ini adalah salah satu destinasi yang masuk Jogolosemar dan di dalamnya ada Borobodur yang ditetapkan Presiden sebagai destinasi super prioritas,” tandasnya.

Acara ditutup dengan pemberian souvenir dari Kemenpar dan Forwapar kepada Gubernur Ganjar dan Kabag Humas Pemkot Surakarta. Kegiatan famtrip Forwapar ini berlangsung hingga Kamis (21/11/19). Selama famtrip berlangsung para awak mediaakan mengunjungi sejumlah destinasi andalan Jawa Tengah diberbagai lokasi./ JOURNEY OF INDONESIA

Last modified on Tuesday, 19 November 2019 19:40