Kemenparekraf Gelar Revitalisasi Bumi, Dorong Kegiatan Pariwisata di Bali

By Ibonk August 14, 2020 231
Kemenparekraf Gelar Revitalisasi Bumi, Dorong Kegiatan Pariwisata di Bali Para pejabat yang berkontribusi dalam pembukaan gelaran Revitalisasi Bumi di Pantai Tulamben, Karang Asem Bali (Ibonk)

Pada masa pandemi Covid-19 ini, pertumbuhan perekonomian Bali yang berada di bawah level minus 10% sangat memukul industri pariwisata. Ini akibat dampak dari merosotnya kunjungan wisatawan yang merosot drastis. Saat ini semua pihak diminta ikut turun membantu memulihkan kepariwisataan Bali yang anjlok dengan berbagai cara.

Sebagai salah satu wisata unggulan di provinsi Bali, Kabupaten Karang Asem juga tengah mencoba bangkit dan menyatakan diri siap menerima kembali wisatawan di tengah pandemi Covid-19 dengan menerapkan adaptasi baru di daerahnya. Kabupaten yang cukup dikenal dengan biota laut dan kegiatan bawah airnya ini tengah berbenah diri untuk segera bangkit dari keterpurukan selama ini.

Hal ini ditandai dengan diadakannya kegiatan Kegiatan Revitalisasi Bumi Pantai Tulamben, yang dilaksanakan pada 14 – 15 Agustus 2020 hari ini. Kegiatan ini dibagi dalam 2 sesi yakni "Sosialisasi Pelaksanaan Kegiatan Revitalisasi Bumi Pantai Tulamben" pada tanggal 14 Agustus 2020 di Puri Madha yang melibatkan para penggiat pariwisata setempat dari para pekerja dive center, pegawai hotel, restoran dan lainnya. Esok harinya pada tanggal 15 Agustus 2020 dilakukan Pelaksanaan Kegiatan Revilatisasi Bumi yakni "Aksi Bersih Pantai Tulamben".

Sekretaris Daerah Kabupaten Karang Asem I Ketut Sedana Merta IbonkSekretaris Daerah Kabupaten Karang Asem, I Ketut Sedana Merta (Ibonk)

Dalam sambutan atas dibukanya kegiatan Revitalisasi Bumi ini, Bupati Kabupaten Karang Asem I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos, MAP, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karang Asem, I Ketut Sedana Merta menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk menjadikan Obyek Wisata Tulamben dan Amed di Karang Asem sebagai tempat diadakannya kegiatan Revitalisasi Bumi.

"Dalam hal ini event Revitalisasi Bumi bertujuan untuk mewujudkan sustainable tourism lewat berbagai upaya, salah satunya dengan melakukan kegiatan kebersihan dan mengurangi sampah. Walaupun penanggulangan sampah sendiri sudah diatur lewat peraturan Gubernur Bali no. 9 tahun 2018 tentang pembatasan timbunan sampah plastik untuk mendorong Bali menjadi destinasi wisata yang tertib," sebut Bupati Karang Asem dalam sambutan tertulisnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini juga harus melibatkan masyarakat sekitar untuk mendukung kebijakan yang telah dilakukan oleh pemerintah. Dalam mengimplementasikan peraturan ini, Bupati Karang Asem juga mengharapkan masyarakat harus mau terlibat dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Begitu juga dalam mengurangi sampah medis, berupa masker bekas.

"Kami menghimbau agar masyarakat dapat menggunakan masker-masker kain untuk mengurangi sampah medis tersebut," ungkapnya.

Kepala Seksi Promosi Wisata Minat Khusus Alam II Betsy Dian Astri IbonkKepala Seksi Promosi Wisata Minat Khusus Alam II, Betsy Dian Astri 

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Seksi Promosi Wisata Minat Khusus Alam II, Betsy Dian Astri selaku Perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dalam sambutannya, Betsy Dian Astri juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan protokol kesehatan dalam berwisata khususnya dari Promosi Wisata Minat Khusus besama Direktorat Produk Wisata Alam Budaya dan Buatan. Koloborasi keduanya tengah menyiapkan SOP yang terkait dengan wisata minat khusus contohnya protokol berwisata selam, arung jeram, juga pendakian gunung.

"Saat ini pihak kami juga tengah mempersiapkan program Indonesia Care yang didalamnya mencakup kegiatan Revitalisasi Bumi. Lewat kegiatan ini kita mengambil momentum untuk meremajakan kembali destinasi pariwisata agar bersih, nyaman dan aman. Kami juga mengharapkan agar kita dapat terus menerapkan Sapta Pesona sebagai kearifan lokal pariwisata Indonesia", lanjutnya.

Diakhir sambutan Kepala Seksi Promosi Wisata Minat Khusus Alam II, Betsy Dian Astri menyempatkan diri untuk memberikan souvenir dari Kementerian Pariwisata diantaranya kepada Bupati Karang Asem, Kepala Dinas Pariwisata Bali, Kepala Dinas Pariwisata Karang Asem, dan penyerahan secara simbolis peralatan Revitalisasi Bumi kepada Camat Kubu, Karang Asem./ JOURNEY OF INDONESIA

Last modified on Friday, 14 August 2020 22:34