Ketum PP IAI Ajak Apoteker Praktek Secara Profesional

By Ibonk November 03, 2020 483
Ketum PP IAI Ajak Apoteker Praktek Secara Profesional Rakernas Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (Ist)

Dalam pembukaan Rakernas Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI), Apt Drs Nurul Falah Eddy Pariang selaku Ketua Umum mengajak apoteker di seluruh Indonesia untuk melakukan praktek kefarmasian secara professional, berperilaku professional, bertindak professional dan membangun reputasi apoteker secara professional.

Kegiatan yang diikuti setidaknya 330 orang baik pengurus di tingkat pusat, daerah maupun cabang di seluruh Indonesia tersebut diselenggarakan secara virtual sejak Minggu-Rabu (1-4/11), dilanjutkan dengan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) pada 5-7 November, juga secara virtual.

"Saya mengajak sejawat semua untuk berkomunikasi dengan pasien dan klien atau bahkan pemerintah secara professional, menyampaikan pendapat secara professional, menulis pernyataan di media sosial secara professional dan untuk melangkahkan sikap professional ini," ungkap Nurul Falah dalam sambutannya.

Nurul juga menyampaikan 4 hal, selain masalah profesionalisme, hal penting lain adalah persoalan perundang-undangan yang disebutnya cukup mengganggu bagi para apoteker di Indonesia. Hal berikutnya adalah peluang masa pandemik Covid 19 yaitu mega pekerjaan vaksinisasi Covid 19 dan kesempatan natural medicine atau obat bahan alam Indonesia untuk kita tampilkan mengemuka yang pada saatnya tidak hanya sebagai obat alternatif tetapi obat utama asli Indonesia.

Lalu berikutnya hal keempat yang tidak kalah penting disampaikan Nurul adalah memanfaatkan forum rakernas IAI kali ini untuk melakukan continues improvement atas program program IAI. Program yang baik, di maintenance untuk di tingkatkan lagi contohnya adalah program SIAP, advance pharmacists, peningkatan kompetensi melalui Pendidikan berkelanjutan, peningkatan kualitas organisasi serta yang berkaitan dengan membantu peningkatan kualitas penfidikan apoteker.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia Drs Nurul Falah Eddy Pariang IstKetua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia, Drs Nurul Falah Eddy Pariang (Ist)

Sedangkan program yang masih perlu perhatian, perlu dievaluasi dan carikan jalan keluar agar bisa lebih baik lagi contohnya adalah program yang berkaitan dengan kesejahteraan apoteker dan program yang berkaitan dengan advokasi perundang undangan serta peningkatan kepemimpinan para kader IAI.

Nurul juga menyampaikan RUU Kefarmasian yang masuk dalam prolegnas tahun 2021 memang masih harus terus diperjuangkan. Menjelang tahun 2021, maka PP IAI akan terus melakukan upaya penyempurnaan draft RUU Kefarmasian yang telah disusun.

Selain RUU Kefarmasian, perundang-undangan yang cukup mengganggu dan mengecewakan adalah terkait PMK 3/2020 yang telah dilakukan upaya advokasi dan belum mendapatkan hasil. Sementara judicial review oleh tiga apoteker secara individu juga belum mendapatkan hasil. Sedangkan untuk PMK 26/2020 PP IAI masih melakukan kajian lebih mendalam, dan bersama Hisfarkesmas untuk mencari solusi lebih lanjut.

"Hemat kami, perundang-undangan mau bergerak kemanapun jika apoteker professional, Insya Allah profesi kita tetap mashur dan mensejahterakan sepanjang masih ada Pasal 108 UU 36/2009 tentang Kesehatan dan PP 51/2009 tentang pekerjaan kefarmasian yang sangat dahsyat itu. Terkait perundang undangan ini sejawatku apoteker yang saya cintai, mohon bersabar dan berhati hati serta mengedepankan etika,’’ harap Nurul.

Rakernas dan PIT IAI 2020 seyogyanya digelar pada April 2020 di Bali, namun karena pandemic Covid19 maka ditunda hingga November, menunggu situasi lebih tenang. Namun hingga menjelang akhir tahun, kondisi pandemic belum juga membaik, sehingga diputuskan diselenggarakan secara virtual./ JOURNEY OF INDONESIA

Last modified on Tuesday, 03 November 2020 14:42