Aplikasi JP Hub Sebagai Trigger Sukseskan Gerakan Beli Kreatif Danau Toba

By Ibonk February 21, 2021 387
Aplikasi JP Hub Sebagai Trigger Sukseskan Gerakan Beli Kreatif Danau Toba Salah seorang pengrajin ulos di Tobasa (Komblik Kemenparekraf)

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo telah meresmikan gerakan Beli Kreatif Danau Toba sebagai upaya untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif di kawasan Danau Toba yang merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas (DSP) pada Sabtu (20/2/2021) kemarin.

Presiden mengatakan gerakan ini merupakan lanjutan dari gerakan nasional "Bangga Buatan Indonesia" yang tahun ini akan difokuskan untuk mengembangkan potensi daerah. "Pada tahun 2020, gernas BBI berhasil mengajak lebih dari 3,8 juta pelaku kreatif dan UMKM yang onboard ke platform e-commerce untuk meluaskan potensi pasar hingga nasional bahkan mancanegara," katanya.

Gerakan nasional ini menurutnya lagi selain mengajak para pelaku ekonomi kreatif untuk berorientasi dengan platform e-commerce, juga akan dilengkapi dengan pendampingan dan edukasi bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk bisa mengembangkan dan memajukan usahanya di platform digital.

Sebagai salah satu dari kawasan DSP, Danau Toba memiliki potensi ekonomi kreatif yang patut dikembangkan. Yang paling menonjol adalah kain ulos dan kopi khas Sidikalang yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, kawasan ini juga memiliki pemandangan yang cantik dengan bentangan danau vulkaniknya. Paduan pariwisata dan hasil ekonomi kreatif yang layak digaungkan ke seluruh nusantara hingga dunia dan diharapkan akan mampu membangkitkan ekonomi Indonesia lewat industri digital.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi KreatifWakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo tengah melihat berbagai produk di Beli Kreatif Danau Toba Komblik KemenparekrafWamenparekraf/ Bekraf Angela Tanoesoedibjo tengah melihat berbagai produk di Beli Kreatif Danau Toba (Komblik Kemenparekraf)

Sementara itu, dalam satu rangkaian acara yang sama di Institut Teknologi Del, Balige, Kabupaten Toba Samosir, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, mengatakan dengan adanya pertumbuhan di sektor ekonomi kreatif ke platform e-commerce bisa menjadi solusi bagi para pelaku ekonomi kreatif yang belum bisa memasarkan produknya secara fisik akibat pandemi Covid-19. Sehingga, gerakan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan bagi para pelaku kreatif untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya lewat platform digital.

"Penjualan produk secara fisik di masa saat ini sangat sulit dilaksanakan. Tetapi dengan penjualan lewat platform digital ini bisa membantu kita di masa-masa yang sulit ini dan ini memang tujuan dari "Beli Kreatif Danau Toba", bagaimana kita onboarding ke platform digital serta berkolaborasi dengan mitra dan memberikan pendampingan-pendampingan. Karena berjualan fisik itu berbeda dengan berjualan secara digital," tutur Angela.

Dalam acara ini, Angela didampingi oleh Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam dan Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Samosir, Audy Murphy Sitorus.

Selain itu, acara ini turut dihadiri secara daring oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan; Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo; Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati; serta Menteri Komunikasi dan Informatika, Johny Gerard Plate./ JOURNEY OF INDONESIA