Kemenpar Resmikan Launching Denpasar Festival 2016

By Ibonk November 23, 2016 784
Walikota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra memberikan kata sambutan pada Launching Denpasar Festival ke 9 Walikota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra memberikan kata sambutan pada Launching Denpasar Festival ke 9 (Foto: Ibonk)

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, yang diwakili Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Dadang Rizki Ratmanbersama Walikota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra me-launchingDenpasar Festival 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Selasa malam (22/11).
Penyelenggaraan Denpasar Festival 2016 yang akan berlangsung di Kota Denpasar, Bali merupakan even yang ke-9 dalam rangka mempromosikan pariwisata Denpasar serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali khususnya saat menjelang akhir tahun dan menyambut tahun baru. Menpar Arief Yahya, memberikan apresiasi penyelenggaraan Denpasar Festival 2016 sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisman ke Bali, menjelang liburan akhir tahun. Terlebih lagi Bali gencar menggelar even-even menarik di antaranya Denpasar Festival, sejak digelar tahun 2008 dengan nama Gajah Mada Town Festival. Selain itu juga digelar even Festival Panglipuran, Festival Pandawa, dan lain-lain.

Walikota Denpasar, Bali I.B. Dharmawijaya Mantra menyebutkan bahwa penyelenggaraan Denpasar Festival berawal dari keinginan untuk mengingat kembali masa lalu suasana Jalan Gajahmada sebagai pusat ajang kreativitas warga Denpasar. "Semangat kreativitas masyarakat Kota Denpasar menginspirasi Pemerintah Kota untuk membuat dan mengagendakan Gajah Mada Town Festival menjadi even kalender tahunan. Juga sebagai aktualisasi terhadap dinamisasi peran serta masyarakat pada pelaksanaan tahun ke 2 Gajah Mada Town Festival berubah menjadi Denpasar Festival," lanjutnya.

Denpasar Festival ke 9 tahun 2016 ini menggelar aktivasi beragam pementasan dan menghadirkan kembali art installation "Ebullience" sebagai bentuk suka cita, keriangan dalam melepas akhir tahun dan menyambut tahun berikutnya di alun–alun Puputan Badung sebagai pusat seluruh kegiatan Festival.
Even Denpasar Festival tahun 2016 bertema "Padmaksara", yang mengandung arti delapan langkah menuju pembangunan Kota Denpasar yang lebih berkualitas yaitu menuju Kota Cerdas; menuju Kota Kompeten; penegakan supremasi hukum dalam tata kelola pemerintahan; menuju Heritage City; peningkatan kesejahteraan; pembangunan partisipasi masyarakat sebagai Agen Perubahan; pengembangan Ekonomi Kreatif ditonjolkan sebagai strategi baru pembangunan kota Denpasar.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Dadang Rizki Ratman bersama Walikota dan Bupati se Provinsi Bali membuat komitmen bersama untuk menyatakan dan menghormati tanggung jawab dalam mewujudkan pembangunan destinasi pariwisata berkelanjutan di masing-masing wilayah administratif.
Kemenpar juga melakukan kesepakatan bersama untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Kota Denpasar, Bali dan Kabupaten Samosir, Sumut. PenandatangananMoU tersebut dilakukan oleh Dadang Rizki Ratman dan Walikota Denpasar, I.B. Rai Dharmawijaya Matra serta Rektor Universitas Udayana, Ketut Suastika.

Sedangkan untuk di Kabupaten Samosir, Sumut dilakukan oleh Dadang Rizki Ratman dengan Bupati Samosir, Rapidin Simbolon dan Rektor USU , Runtung Sitepu.
Menurut Menpar, penandatanganan MoU ini memiliki arti penting dalam kepariwisataan nasional kedepan sebagaimana yang diamanatkan dalam UU nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan dan PP nomor 64 tahun 2014 tentang koordinasi strategis lintas sektor kepariwisataan. / JOURNEY OF INDONESIA

 

Last modified on Thursday, 27 December 2018 18:39