Terkait Penundaan Impor Beras, LaNyalla Berharap Bulog Serap Beras Petani

By Ismed Nompo March 28, 2021 154
Terkait Penundaan Impor Beras, LaNyalla Berharap Bulog Serap Beras Petani Ketua DPD RI sambut baik penundaan impor beras sampai Juni 2021 (Ist)

Terkait dengan Keputusan Presiden RI untuk tidak mengimpor beras sampai Juni 2021, disambut baik Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Ia berharap keputusan tersebut ditindaklanjuti kementerian dan lembaga terkait agar beras hasil panen petani bisa diserap terlebih dahulu.

LaNyalla berharap keputusan ini mengakhiri polemik seputar impor beras. "Saya berharap tidak ada lagi polemik mengenai impor beras. Karena, polemik hanya membuat harga gabah di tingkat petani semakin anjlok. Apalagi presiden memutuskan untuk tidak melakukan impor," ungkapnya pada Minggu (28/3/2021).

Senator asal Jawa Timur itu berharap Bulog segera bergerak untuk menyerap dan mendistribusikan beras hasil panen petani. "Seperti yang sama-sama kita ketahui, saat ini petani sedang memasuki masa panen. Bulog harus menyerap hasil panen ini dan mendistribusikan ke daerah yang bukan penghasil padi. Sehingga kebutuhan masyarakat tetap terjaga," katanya.

Tidak itu saja, LaNyalla juga berharap Kementerian Keuangan bisa memberikan dukungan anggaran kepada Bulog agar rencana tersebut berlangsung lancar.

"Stok beras yang kita miliki banyak, apalagi sedang dalam masa panen. Jika penyaluran dan distribusi dijalankan dengan baik, kebutuhan masyarakat akan terpenuhi. Jadi sekali lagi kuncinya adalah supply chain management," tutupnya.

Sebelumnya Joko Widodo mengungkapkan pemerintah memang memiliki nota kesepahaman (MoU) impor beras dengan Vietnam dan Thailand. Namun itu hanya untuk berjaga-jaga di tengah pandemi yang penuh ketidakpastian. Dalam 3 tahun terakhir, pemerintah sudah tidak lagi melakukan impor beras./ JOURNEY OF INDONESIA

Last modified on Sunday, 28 March 2021 22:15