Menparekraf Dorong Pelaku Ekraf Manfaatkan Platform Digital

By Morteza Syariati Albanna August 14, 2021 363
Menparekraf Dorong Pelaku Ekraf Manfaatkan Platform Digital Ekonomi kreatif nasional, khusus e-commerce berhasil menyumbang 7,44 persen dari perolehan produk domestik bruto (Ist)

Dalam webinar "Yes Goes to Campus UM Makassar" pada Sabtu (14/8/2021), Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar di sektor ekonomi kreatif. Pandemi Covid-19 turut berandil besar dalam perkembangan ekonomi kreatif nasional, khusus e-commerce. Meskipun, kondisi pandemi itu juga memicu krisis ekonomi bangsa.

Berdasarkan data Focus Economy Outlook 2020, ekonomi kreatif justru menyumbang sebesar Rp1.100 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang tahun 2020. Ekonomi kreatif di Indonesia berhasil menyumbang 7,44 persen dari perolehan produk domestik bruto dan 17-20 juta lapangan kerja.

Tidak hanya itu, Sandiaga juga mengatakan bahwa Indonesia juga memiliki potensi yang besar di ranah ekonomi digital. Hal ini terbukti dari jumlah unit UMKM terdigitalisasi yang mencapai delapan juta unit dan lebih dari 160 juta masyarakat Indonesia yang menggunakan media sosial.

"Bonus demografi kita mencapai 63,5 juta milenial dan juga jumlah usia produktif yang sangat besar. Sehingga Indonesia memiliki demografi yang sangat menjanjikan," katanya.

Namun demikian, baru 9 persen pelaku UMKM di Indonesia yang memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan dan mendistribusikan produknya. Selain itu, 90 persen dari produk pelaku UMKM di Indonesia belum memiliki hak kekayaan intelektual. "Ini mengakibatkan perekonomian tidak bertumbuh secara optimal dan tidak tercipta lapangan kerja secara maksimal," ujar Sandiaga.

Ia pun mendorong para pelaku UMKM terutama yang berkaitan dengan ekonomi kreatif agar memanfaatkan platform ekonomi digital secara maksimal. "Saatnya go digital, kita ingin digitalisasi ini jadi alat bagi kita untuk memenangkan persaingan global," ungkap Sandiaga.

Sandiaga menuturkan, Kemenparekraf sedang berupaya meningkatkan digitalisasi pelaku UMKM melalui program "Beli Kreatif Lokal". "Program ini berhasil meningkatkan penjualan UMKM yang ikut dalam program hingga tiga kali lipat dan meningkatkan digitalisasi pelaku UMKM hingga 170 persen," ujarnya.

Sandiaga pun mendorong agar para pelaku ekonomi kreatif dapat menciptakan konten-konten kreatif dan menarik untuk meningkatkan promosi produknya sekaligus menciptakan lapangan kerja seluas mungkin. "Peran ekonomi kreatif dalam membangkitkan UMKM ini adalah pada sumber daya manusianya agar menghasilkan produk yang bernilai dan berdaya jual tinggi dalam ekosistem enterpreneurship yang penuh inovasi dan kreativitas serta menjalankan transformasi digital secara total," ujar Menparekraf./ JOURNEY OF INDONESIA

Last modified on Saturday, 14 August 2021 22:08