Percepat Pemulihan Selat Sunda, Kemenpar Gelar 49 Kegiatan

By Rachmat Basuki April 03, 2019 2027
Percepat Pemulihan Selat Sunda, Kemenpar Gelar 49 Kegiatan Menpar Arief Yahya saat mengadakan kunjungan kerja ke kawasan Selat Sunda (Komblikpar)

Untuk segera mempercepat pemulihan sektor pariwisata di wilayah Selat Sunda, Kementerian Pariwisata segera menggelar 49 kegiatan di Banten dan sekitarnya pasca-tsunami beberapa waktu lalu. Semua kegiatan yang akan dilaksanakan ini terkait dengan tiga strategi pemulihan sektor pariwisata Selat Sunda yang meliputi pemulihan Sumber Daya Manusia (SDM), pemulihan Pemasaran, dan pemulihan Destinasi Terdampak.

Pemulihan dampak pasca-tsunami Selat Sunda ini menjadi prioritas tersendiri bagi Kemenpar. Selain membentuk tim Selat Sunda Aman, Kemenpar juga menurunkan anggaran sekitar Rp. 15 miliar untuk program pemulihan sektor pariwisata di Banten dan Lampung.

“Pemulihan pariwisata pasca-tsunami Selat Sunda targetnya 6 bulan. Jadi, diharapkan hingga 22 Juni 2019 lewat 49 kegiatan pemulihan harus sudah selesai dilakukan di Banten,” harap Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Kunjungan Kerja ke Banten pada Senin, (01/04/2019).

Adapun 49 kegiatan yang direncanakan tersebut terdiri dari pemulihan destinasi terdampak sebanyak 16 kegiatan, pemulihan pemasaran dan promosi sebanyak 19 kegiatan, serta SDM dan kelembagaan sebanyak 14 kegiatan. Dari 49 kegiatan, sampai dengan 30 Maret 2019, telah dilaksanakan 16 kegiatan (32,65%).

Tarian menyambut kehadiran Menteri Pariwisata Arief Yahya KomblikparSalah satu tarian setempat memeriahkan penyambutan kunjungan kerja Menteri Pariwisata Arief Yahya (Komblikpar)

Menilik data kunjungan wisatawan Kabupaten Serang di 2018 lalu, diketahui kunjungan wisatawan nusantara mencapai 8,3 juta dan wisatawan mancanegara mencapai 1.470 orang. Tapi pada 2019 hingga bulan ini masih rendah capaiannya, tingkat okupansi hotel pasca-tsunami sendiri hanya 10-30 persen.

Sementara itu, Ratu Tatu Chasanah selaku Bupati Serang, yang mendampingi kunjungan kerja Menpar ke Provinsi Banten, mengatakan, untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata, Kabupaten Serang menginisiasi program “Anyer Reborn”.

“Anyer semenjak krisis moneter dan tsunami, tidak booming seperti dulu. Maka dari itu, melalui Anyer Reborn diselenggarakan sejumlah event sepanjang 2019, sebagai atraksi untuk kembali meramaikan Anyer,” ujar Bupati Serang tersebut.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, sejumlah event akan diselenggarakan di Kabupaten Serang diantaranya Festival Silat Kaserangan (Juni 2019), Expo Anyer Krakatau Culture Festival (Juni 2019), Lomba Batik Serang (Juni 2019), Beach Clean Up (Juli 2019), Color Run Fun (Agustus 2019), serta Ngagurah Dano (Agustus 2019)./ JOURNEY OF INDONESIA

Last modified on Wednesday, 03 April 2019 23:32