Mensinergikan ASITA dan Sosmed "Enthusiasts" Untuk Angkat Pariwisata Nasional di Mata Dunia

Mensinergikan ASITA dan Sosmed "Enthusiasts" Untuk Angkat Pariwisata Nasional di Mata Dunia Sosial media “enthusiasts” di ajang 'Wonderful Noon" (Komblikpar)

Di era "melek" digital saat ini, memperkenalkan sesuatu pada dunia luar bukanlah sebuah hal yang sulit. Termasuk didalamnya memperkenalkan pariwisata Indonesia secara luas di mata dunia. Salah satunya lewat ajang 'Wonderful Noon' yang mengusung tema Share the Mantra of Sumatera Beneath The Sky of Jakarta.

Ajang yang disinergikan antara Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) dan para sosial media “enthusiasts” ini diharapkan dapat mendorong pariwisata berpotensi mengangkat perekonomian masyarakat.

Seperti yang diungkapkan Sekretaris Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Ukus Kuswara dalam ajang yang diselenggarakan pada Selasa, (30/4) di Graha Niaga, Jakarta ini bahwa baik pengguna sosial media (sosmed) maupun ASITA merupakan bagian dari unsur pentahelix dalam memajukan pariwisata Indonesia.

Diikuti para Blogger, Vlogger, dan YouTuber, serta anggota ASITA, Wonderful Noon mengajak para peserta bergembira, memperkenalkan serta mempromosikan berbagai kebijakan pariwisata khususnya pariwisata Sumatera secara digital.

02 Sekretaris Kemenpar Ukus Kuswara memberikan cendramata kepada salah seorang peserta KomblikparSekretaris Kemenpar Ukus Kuswara memberikan cendramata kepada salah seorang peserta (Komblikpar)

"Kita bertemu karena kita perlu menggaungkan semangat Indonesia Incorporated untuk membangun pariwisata. pariwisata tidak bisa berdiri sendiri. Yang membantu pariwisata maju dan semakin berkembang itu para pentahelix ABCGM," ujar Ukus dalam pembukaannya.

Dirinya juga mengharapkan para influencer bisa bersinergi dengan ASITA karena mereka yang paling tahu destinasi-destinasi pariwisata. Potensi pariwisata ini bisa terasa hasilnya jika di dorong bersama-sama.

Sementara, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti menambahkan bahwa pariwisata berbasis digital merupakan instrumen yang baik untuk menarik minat kunjungan dan memobilisasi wisatawan milenial. Selain itu, industri juga bisa memanfaatkan para selebgram tersebut untuk berpromosi.

"Para Blogger, YouTuber, Vlogger, dan Selebgram yang hadir dalam Wonderful Noon selama ini pantas kami sebut aktivis digital pariwisata. Karena mereka semua turut membantu pemerintah dalam mengenalkan pariwisata Indonesia ke seluruh penjuru Indonesia, bahkan dunia. Komunitas dari generasi milenial ini bisa menyejahterakan masyarakat sekitar. Sekarang ini bukan lagi mulutmu harimaumu tapi jemarimu dapat menyejahterakan," kata Guntur Sakti.

Selebgram yang hadir dalam ajang Wonderful Noon Jakarta 2019 di antaranya Mr. D, Aditya Surya Pratama, Stuart Collin, Intan Saumadina, Jeje Soekarno, Intan Erlita, Vira Yunita, serta Dimas Ramadhan.

Atraksi Laser Man Show KomblikparAtraksi Laser Man Show (Komblikpar)

Beberapa destinasi yang dipromosikan di antaranya wisata Cross-Border, 10 Destinasi Bali Baru, Nomadic Tourism di Danau Toba, Badan Otoritas Danau Toba (BODT), dan salah satu dari 5 pintu masuk terbesar untuk wisatawan asing.

Berbagai hiburan juga memeriahkan acara Wonderful Noon sepanjang hari. Setelah sore harinya dihibur oleh Soulful, pada malam harinya para peserta mengikuti gala dinner sembari menikmati berbagai suguhan atraksi, mulai dari Tari Randai, pembuatan jamu dari Acaraki, hingga Laser Man Show.

Para tamu undangan yang hadir dibuat kagum dan terpesona dengan seluruh penampilan pengisi acara. Mereka terus mengabadikan setiap acara dan hiburan yang ditampilkan lewat ponsel dan mengunggahnya di akun media sosial masing-masing dengan hastag #wonderfulnoon #wonderfulnoonskyofjakarta

Selanjutnya acara Wonderful Noon ditutup dengan penyerahan cenderamata dan sertifikat kepada seluruh Co-Branding yang mendukung jalannya acara./ JOURNEY OF INDONESIA

Last modified on Wednesday, 01 May 2019 20:45