Atraksi Barong Ider Bumi Hibur Wisatawan Saat Libur Lebaran di Banyuwangi

By Ismed Nompo June 07, 2019 58
Atraksi Barong Ider Bumi Hibur Wisatawan Saat Libur Lebaran di Banyuwangi Arak arakan Barong Ider Bumi (Ist)

Barong Ider Bumi adalah ritual tolak bala (bencana) yang sudah turun-temurun dilakukan warga Using (suku lokal setempat) di desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur sejak ratusan tahun yang lalu. Ritual ini biasa di gelar setiap 2 Syawal atau bertepatan di lebaran hari kedua. Tradisi ini sendiri ditandai dengan mengarak barong mengelilingi desa yang diakhiri dengan kenduri massal oleh warga di sepanjang jalan desa.

Terkait tradisi tersebut, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas ketika menghadiri Barong Ider Bumi di Bayuwangi, Kamis (6/6/2019) mengatakan bahwa Banyuwangi cukup konsisten menjaga tradisi warganya sebagai bentuk mempertahankan kearifan lokal. Anas meyakini, kearifan lokal yang dibangun para leluhur itu dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan alam dan kehidupan warganya.

"Ini adalah cara ‘nguri-nguri’ budaya yang ditradisikan oleh Banyuwangi. Banyuwangi boleh saja maju dan berkembang, tapi budaya Banyuwangi tidak boleh tertinggal dari pergaulan global. Oleh karena itu, sesibuk apapun, kami akan terus menjaga kelestarian budaya, salah satunya lewat balutan festival semacam ini," kata Anas.

Anas juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat khususnya Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya yang telah mendukung perkembangan pariwisata Banyuwangi.

02 Barong Ider Bumi IstBarong Ider Bumi (Ist)

Acara Barong Ider Bumi diisi oleh berbagai ritual dan kegiatan mulai dari ritual 'sembur othik-othik'. Ritual ini dilakukan dengan cara merebutkan uang koin yang dicampur beras kuning serta bunga. Anak-anak langsung berebut mencari uang yang terjatuh di tanah. Sambil berebut mereka riang gembira, tanpa ada rasa bermusuhan.

Usai sembur othik-othik, seluruh warga mengarak tiga barong using yang diyakini bisa mengusir bencana. Tampak Bupati Anas turut berbaur bersama warga dan sesepuh desa mengikuti prosesi selamatan bersih desa tersebut sambil mengendarai kereta kencana menuju perbatasan desa./ JOURNEY OF INDONESIA

Last modified on Friday, 07 June 2019 17:52