Traveloc Bersama Deddy Corbuzier Bagi-Bagi Ribuan Produk Gratis di Bandara Soekarno-Hatta

By Yulia November 06, 2019 80
Traveloc Bersama Deddy Corbuzier Bagi-Bagi Ribuan Produk Gratis di Bandara Soekarno-Hatta Grand Launching Traveloc di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta (Yulia)

Tingginya tingkat kejahatan seperti penyelundupan barang illegal/ barang terlarang di bandara seluruh dunia, membuat hampir setiap orang merasa khawatir akan keamanan barang bawaan/ koper bagasi ketika melalui proses check in di bandara.

Dengan adanya kejadian penyelundupan di bandara yang cukup menyita perhatian dunia, banyak pengguna jasa penerbangan berupaya mengantisipasi dan mengamankan barang bawaan dengan cara apapun. Mulai dari menggunakan teknologi konvensional hingga digital. Namun di sisi lain, dengan perkembangan zaman dan teknologi yang semakin berkembang, membuat siapapun mampu mengakses artikel yang bisa memicu melakukan tindak kejahatan demi keuntungan secara pribadi maupun kelompok. Adanya beberapa oknum yang setiap saat bisa berkedok menjadi petugas bandara juga menjadi salah satu kejahatan yang bisa saja terjadi saat ini. Berbagai cara mereka gunakan, dari mulai mengambil barang berharga maupun menyelundupkan barang kepada penumpang yang tidak mempunyai sisi keamanan yang memadai.

“Apa jadinya jika ada barang terlarang atau berbahaya tiba-tiba terdeteksi petugas kepolisian tanpa kita ketahui? Kalau ada barang yang hilang mungkin saja kita bisa membelinya lagi, tapi kalau tiba-tiba ada barang diselundupkan di bagasi kita tanpa sepengetahuan kita sendiri bagaimana?,” seru Deddy Corbuzier di Lobby Kedatangan Domestik, Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta pada Selasa (6/11/2019).

Menghindari terjadinya hal tersebut, seperti penyelundupan banyak jasa penerbangan yang mengantisipasinya dengan berbagai cara. Salah satunya dengan teknologi konvensional dan digital (berupa chip kemanan). Namun, metode tersebut masih bisa diretas oleh hacker professiona. Hebatnya lagi saat ini mereka dapat membuka metode konvensional dan digital tersebut tanpa jejak. Banyaknya kejadian kriminal di bandara dan keadaan yang begitu mengkhawatirkan saat ini, sekarang telah hadir sebuah alat pengaman tambahan yang menggunakan teknologi seal atau segel, yaitu Traveloc. Alat pengaman tambahan berupa segel ini akan membantu mengidentifikasi dengan cepat apabila koper bagasi/ barang bawaan telah dirusak secara sengaja oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Traveloc merupakan personal security seal pertama di Indonesia yang fokus terhadap identifikasi pengamanan koper untuk para smart travelers di Indonesia. Traveloc bukan gembok koper melainkan sebuah segel koper yang dirancang untuk memberikan tanda/identifikasi jika koper bagasi Anda telah dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. ”Dengan Personalised Traveloc, anda dapat terhindar dari upaya pencurian maupun penyelundupan barang illegal pada koper bagasi Anda,” kata Komisaris Utama PT. Kencana Usaha Bakti, Lie Sugiarto kepada para wartawan pada acara Grand Launching Traveloc.

Deddy Corbuzier Brand Ambassador Traveloc memperkenalkan Traveloc YuliaDeddy Corbuzier Brand Ambassador Traveloc memperkenalkan Traveloc (Yulia)

PT. Kencana Usaha Bakti sebuah perusahaan di Indonesia yang bekerja sama dengan Titan Design Sdn. Bhd. dari Malaysia dalam bidang pengaman koper bagasi berbasis seal/segel. Sejak tahun 2007, perusahaan ini mulai fokus pada bidang security seal yang bertahun-tahun menjalankan riset Personalize Traveloc dan menunjuk Deddy Corbuzier sebagai Brand Ambassador dari Traveloc.

Sebagai brand ambassador Deddy sangat percaya bahwa produk dari Traveloc ini bisa mencegah dari berbagai macam kejahatan yang bisa terjadi bagi para traveller jika ingin berpergian. Begitupun dengan kejadian penyelundupan yang bisa terjadi pada siapapun. "Ketika saya belajar sulap ada suatu seni yang disebut dengan scam dimana adanya penipuan atau trick yang tidak disadari dapat terjadi kepada kita. Dalam scam ada istilah pos man yang menjadi orang kedua dari orang yang kehilangan sebuah barang, tanpa dia sadari. Intinya dimanapun kejadian berbahaya itu pasti ada, untuk baiknya kita mencegah sebelum terjadi," jelas Deddy Corbuzier.

Dengan adanya kejadian yang bisa saja terjadi menimpa diri seseorang, menurut Deddy Traveloc sebagai personal security seal bukan berupa kunci tetapi sebagai segel yang tidak sembarangan orang untuk membukanya. Traveloc juga memiliki sistem keamanan yang sangat kuat, karena kunci pengamannya hanya dipakai satu kali pemakaian, dan dijamin aman. "Traveloc ini bukan kunci tetapi segel yang dapat mengindentifikasi pemiliknya, karena setiap produknya terdiri dari segel yang masing-masing berbeda nomornya. Dan yang paling penting kunci pengamannya hanya bisa dipakai satu kali," kata Deddy lebih lanjut.

Traveloc menurut Deddy Corbuzier bisa mengungkapkan identitas pemilik barang yang tersimpan di bagasi yang sudah di segel dengan Traveloc. “Artinya jika ada barang yang masuk dan mencoba membuka seal dari bagasi milik kita, kita dapat segera melaporkan kepada petugas untuk melihat langsung isi koper. Jadi kita terhindar dari penyelundupan yang bisa setiap saat terjadi kepada siapapun,” ujar Deddy menambahkan. Grand Launching Traveloc ini juga sekaligus membagikan produk secara gratis sebanyak 1000 pcs kepada para pengunjung dan calon penumpang yang berada di Terminal 3 Domestik Bandara Soekarno Hatta. Produk ini juga sudah bisa dimiliki dengan mengunjungi market place secara online dengan harga yang terjangkau.

Pada acara tersebut, perwakilan beberapa instansi terkait turut diundang, diantaranya PT. Angkasa Pura II & Aviation Security, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Pariwisata, Kementerian Luar Negeri, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan juga para pelaku bisnis sebagai calon distributor Traveloc. Untuk mengetahui peluang bisnis bisa kunjungi indonesiatraveloc.com./JOURNEY OF INDONESIA

 

Last modified on Thursday, 07 November 2019 13:06