Majukan Pertumbuhan Warung, GrabKios Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Bangsa

By Ibonk November 07, 2019 87
Majukan Pertumbuhan Warung, GrabKios Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Bangsa Para Mentri Kabinet Indonesia Maju Teten Masduki dan Budi Karya Sumadi bersama Neneng Goenadi dari Grab Indonesia serta pihak terkait seusai resmikan transformasi Kudo menjadi GrabKios dan penetapan Hari Warung Nasional (Ibonk)

Aplikasi digital Kudo kini telah bertransformasi menjadi GrabKios. Langkah ini sebagai upaya memajukan warung tradisional di Indonesia agar menjadi serba bisa melayani berbagai produk dan layanan. Pengumuman pengukuhan akuisisi tersebut dilangsungkan pada hari ini Kamis (07/11/2019) di Gedung Smesco, Lt.3, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Transformasi dari Kudo ke GrabKios tersebut menandai integrasi yang lebih kuat dengan jaringan Grab yang telah menjangkau diberbagai daerah di Indonesia. Akuisisi ini pun semakin mempertegas komitmen Grab dalam memberdayakan warung tradisional sehingga dapat berkompetisi dalam era ekonomi digital. Atau dengan kata lain membantu warung dalam mendigitalkan bisnis serta meningkatkan daya saing melalui teknologi.

Seperti yang disampaikan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki dalam sambutannya menilai upaya yang dilakukan Grab Indonesia untuk menghubungkan para mitra ke dalam ekosistem ekonomi digital adalah suatu terobosan baik.

“Ini adalah terobosan inovatif yang secara tidak langsung para UKM didorong untuk melakukan digitalisasi dalam bisnisnya. Sekarang kita perlu aplikasi-aplikasi semacam ini sejalan dengan digitalisasi UMKM, sejalan dengan peningkatan UMKM. Melalui digitalisasi bisnis warung akan semakin kompetitif dalam menghadapi persaingan dengan retail modern maupun dalam memberikan layanan kepada konsumennya,” ungkapnya.

Peresmian transformasi Kudo menjadi GrabKios IbonkPeresmian transformasi Kudo menjadi GrabKios (Ibonk)

Ia juga melanjutkan bahwa upaya yang dilakukan oleh Grab Indonesia ini mampu menghubungkan 2.5 juta mitra agen di 505 Kota/ Kabupaten di Indonesia ke dalam ekosistem ekonomi digital.

Dalam sambutan sebelumnya, Neneng Goenadi selaku Managing Director of Grab Indonesia, menjelaskan bahwa lewat pola mendukung warung tradisional, Grab akan mampu membangun masa depan Indonesia dimana semua orang mendapat manfaat dari ekonomi digital.

“Jangan pernah memandang sebelah mata peran luar biasa yang bisa diciptakan oleh warung dalam membangun Indonesia. Upaya ini merupakan double –bottom line yang dilakukan oleh Grab dan perpanjangan tangan misi Grab for Good kami untuk mendorong dampak sosial dan ekonomi yang lebih besar di seluruh Indonesia,” tandas Neneng.

Hingga saat ini terdapat lebih dari 4.5 juta warung tradisional di pelosok Indonesia. GrabKios bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, serta didukung mitra bisnis Grab yaitu Perum Bulog dan Bank Mandiri hari ini mengukuhkan tanggal 7 November sebagai Hari Warung Nasional. Upaya ini sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi warung dalam perekonomian Indonesia. Dalam merayakan hari Warung Nasional, Grab telah membantu lebih dari 100 ribu warung dengan membarikan Voucher serta tambahan modal usaha.

Neneng Goenadi selaku Managing Director of Grab Indonesia IbonkNeneng Goenadi selaku Managing Director of Grab Indonesia (Ibonk)

Melalui GrabKios, saat ini terdapat 2,6 juta mitra di lebih dari 500 kota yang sebelumnya tergabung dalam Kudo, dan akan semakin diper,udah pada kedepannya seperti, GrabKios menghadirkan peluang usaha tambahan berupa pengantaran paket oleh porter di sejumlah wilayah. Menawarkan juga fitur tabungan emas secara syariah mulai Rp10 ribu hingga asuransi mikro. Selanjutnya, Grab bersama dengan Kudo juga menawarkan akses terhadap modal usaha dengan menggandeng Bank Mandiri.

Selain itu, melalui aplikasi terbaru ini juga diklaim akan memberikan harga yang kompetitif karena memotong rantai distribusi yang panjang, menjadi langsung ke pembeli. Bahkan pembayarannya juga bisa Cash On Delievery (COD)./ JOURNEY OF INDONESIA