Perhelatan ajang balap motor internasional, World Superbike (WorldSBK) akan menyambangi Indonesia sebagai destinasi akhir di kalender balap musim 2021, pada 19 – 21 November 2021 mendatang.

WorldSBK ini akan dilaksanakan di Pertamina Mandalika International Street Circuit, dan merupakan satu-satunya sirkuit Asia di musim ini. Penjualan tiket akan dimulai pada bulan ini, yang dilaksanakan oleh PT MGPA Nusantara Jaya (MGPA) yang merupakan subsidiary PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC.

Bertempat di kantor Pengurus Pusat IMI di Kawasan Gelora Bung Karno (19/10), dilaksanakan penandatanganan kerjasama (memorandum of understanding) yaitu nota kesepakatan Kerjasama antara MGPA dengan IMI, perihal pendistribusian tiket WorldSBK. IMI mendapatkan kuota sejumlah 2.000 tiket dengan beragam kategori.

Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama antara IMI dengan Dyandra Promosindo mengenai penjualan tiket WorldSBK 2021 dan paket lifestyle otomotif untuk mendukung kenyamanan penonton dalam menonton gelaran WorldSBK. Paket ini tersedia dalam 3 kategori yaitu Sultan, Juragan, dan Bos. Masing-masing kategori menawarkan pengalaman yang sangat istimewa bagi penonton dan pecinta otomotif.

Paket Sultan memiliki keunggulan meliputi pit lounge, pit walk, paddock pass, exclusive merchandise, full day hospitality, lunch, premium shuttle car, hingga test ride motor listrik Bike Smart. Sementara itu, paket Paket Juragan dan Paket Bos meliputi tiket grandstand, VIP tent, full day hospitality, lunch, premium shuttle bus, dan exclusive merchandise. Sehingga agenda menyaksikan WorldSBK, didukung dengan lifestyle experience yang setara dengan ajang balap internasional lainnya.

Bambang Soesatyo IstBambang Soesatyo (Ist)

“Kami sangat senang dapat menjadi bagian dari gelaran internasional World Superbike di Pertamina Mandalika International Street Circuit mendatang. Harapan saya Sirkuit Mandalika ini dapat menjadi pusat kegiatan otomotif di Indonesia. Paket-paket perjalanan yang telah kami siapkan untuk publik dan kawan-kawan komunitas otomotif, diharapkan dapat menggerakan roda pariwisata dan perekonomian nasional khususnya di Nusa Tenggara Barat,” terang Bambang Soesatyo, Ketua Umum IMI.

Sejalan dengan penjelasan dari Bambang Soesatyo, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh juga menyampaikan antusiasmenya dapat berpartisipasi dalam WorldSBK di Indonesia. “Ini momen yang membanggakan bagi Dyandra Promosindo yang mendapatkan kepercayaan dari IMI untuk menyiapkan lifestyle experience bagi para penonton WorldSBK dan turut berpartisipasi dalam ajang internasional ini”.

Gelaran WorldSBK sendiri juga telah mendapat perhatian dari pemerintah, terutama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk dapat dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Kerjasama dengan IMI ini merupakan langkah awal untuk pembuka kerjasama event-event otomotif yang akan diadakan di Sirkuit Mandalika untuk saat ini dan seterusnya. Kami berterima kasih kepada IMI dan Dyandra Promosindo atas dukungannya yang berkelanjutan untuk kelangsungan event-event otomotif ke depannya,” ujar Ricky Baheramjah, CEO Mandalika Grand Prix Association.

Kategori tiket WorldSBK dibagi menjadi tiga bagian yaitu Hospitality, Main Grandstand, dan Grandstand. Harga tiket dijual mulai dari Rp700.000-an sampai Rp19.000.000-an.

Pembelian tiket dan paket lifestyle experience sudah bisa dilakukan pre-order mulai hari ini (19/10) melalui https://dyandratiket.com/event/world-sbk-mandalika-2021./ JOURNEY OF INDONESIA

Setelah sempat diundur dalam ketidakpastian waktu, akhirnya penyelenggaraan FLAVSA Hip Hip, Soul, R&B Festival besutan promotor Visicita Network dan Dyandra Promosindo akan terselenggara pada tanggal 15 dan 16 Agustus 2020 dengan konsep baru.

Festival yang semula akan terlaksana pada 4 dan 5 April 2020, namun terpaksa diundur akibat wabah pandemi Covid-19 yang mulai merebak di Indonesia pada awal bulan Maret lalu. Nah, seiring dengan berjalannya waktu, setelah pihak penyelenggara melakukan diskusi dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun sesama pelaku seni pertunjukan, maka diambillah keputusan untuk merubah konsep acara menjadi virtual festival.

Langkah ini diambil demi menyejukan haus dahaga penikmat musik akan sajian pertunjukan dari musisi Hip Hop, Soul R&B terbaik di tanah air. Keistimewaan dari FLAVS Virtual Festival nantinya akan mengadopsi gaya lama memilih dan menikmati pertunjukan yang sedang berlangsung secara simultan dari 4 studio yang berbeda dan disaksikan secara online.

Sejauh ini, terselenggaranya konsep baru FLAVS dipastikan akan mengikuti himbauan dan instruksi pemerintah mengenai standar protokol kesehatan bebas Covid-19 sehingga tercipta rasa aman dan nyaman akan perlindungan kesehatan bagi kru dan artis yang terlibat saat festival berlangsung.

Seperti yang disampaikan oleh Tri Sasongko Santoso selaku Technical Director FLAVS Virtual Festival bahwa menurutnya FLAVS Virtual Festival secara teknis djalankan dengan sistem broadcast yang dapat diakses melalui internet, sehingga di masa pandemi ini para penggemar musik Hip Hop, Soul, R&B masih tetap dapat menikmati suguhan pertunjukan dari rumah sambil berinteraksi secara virtual tanpa harus bersentuhan fisik.

Dari sisi penampil, sebelum terjadinya pandemi Covid-19, FLAVS Festival telah mengumumkan sejumlah nama artis internasional yang direncanakan tampil pada bulan April lalu, seperti Tyga (Amerika), Azealia Banks (Amerika), dan Lil Pump (Amerika). Namun melihat perkembangan situasi dan kondisi yang hingga kini tidak memungkinkan bagi mereka untuk tampil di FLAVS, maka pihak penyelenggara menyatakan akan tetap melangsungkan acara secara online tanpa adanya artis internasional.

Di sisi lain, FLAVS Virtual Festival akan menampilkan 48 musisi tanah air sebagai bintang utama festival, diantaranya: Tuan Tigabelas, Yura Yunita, Jemima, Iwa K, Brown Sugar, Maliq & D’Essentials, Ramengvrl, Ras Muhamad, Rinni Wulandari, Teza Sumendra dan lainnya.

FLAVS Lineup IstFLAVS Lineup (Ist)

Menanggapi hal tersebut, Program Director Flavs Festival, Yacko menyebutkan jika acara ini bakal fokus pada musisi hip hop dalam negeri. "Kita fokus dulu ke musisi nasional, untuk mengedepankan ke musisi nasional, untuk internasional artisnya akan kita alihkan ke tahun depan," kata Yacko dalam konferensi pers virtual Flavs Virtual Festival, Rabu (24/6).

Yacko melanjutkan, Flavs Virtual Festival sendiri ingin membangun semangat musisi nasional agar terus semangat berkarya di tengah pandemi. "Kenapa fokus ke musisi nasional? Karena yang terdampak sekali dari pandemi ini yang kebanyakan atau semuanya manggungan itu kan jadi pekerjaan utama. Nah ini tiba-tiba enggak bisa sama sekali (akibat pandemi),” jelas Yacko.

Meski digelar secara virtual, pihak penyelanggara juga bakal tetap menyediakan empat panggung. Penonton pun bebas memilih penampil mana yang ingin ditonton. "Penonton bisa sesuka hati pindah stage, jadi dari stage dua tiba-tiba mau ke stage empat, ya bisa pindah ke stage empat,” jelas Festival Director Flavs, Muhammad Riza.

Bagi pemilik tiket kategori FLAVS Daily Pass, dapat berinteraksi dengan antar sesama penonton di chat room. Namun bagi pemilik tiket kategori Home Weekend Party, akan memiliki aksesibilitas interaksi lebih atraktif dengan hadirnya fitur penampakan visual penonton, sehingga dapat berinteraksi dengan sesama penonton Home Weekend Party lainnya atau bahkan dengan artis yang sedang tampil.

FLAVS Virtual Festival dapat dinikmati audiens secara online di rumah masing-masing selama 12 jam non-stop.

Info lainnya adalah bagi penonton yang telah sempat membeli tiket secara online untuk festival ini sebelumnya, pihak penyelengara bakal mengembalikan seluruh biaya pembelian tiket kepada calon penonton Flavs Festival 2020, sejak Rabu (24/6). Dalam 14 hari ke depan tiket sudah dapat di-refund.

Jadi, siapapun yang ingin menonton Flavs Virtual Festival harus kembali melakukan pembelian tiket. Festival yang akan dilangsungkan secara virtual pada 15-16 Agustus 2020 mendatang ini, akan dilakukan penyesuaian harga tiket baru dan bisa didapatkan website www.flavs.id./ JOURNEY OF INDONESIA

Hip Hop tumbuh dan berkembang begitu pesat di seluruh dunia hingga menjadi bagian dari kultur yang hidup lekat di masyarakat, dalam bentuk yang beragam seperti breakdancing, rap, graffiti, beatbox, dan DJ-ing. Sedangkan Soul dan R&B secara musik begitu besar pengaruhnya hingga akhirnya turut berkembang di dunia mulai dari pergerakan bawah tanah hingga ranah musik populer. Hal tersebut menjadi pemicu hadirnya FLAVS-a Hip Hop, Soul, R&B Festival pada 4-5 April 2020 mendatang di Istora Senayan, Jakarta.

Sebuah persembahan spesial dari Visicita Network dan Dyandra Promosindo selaku promotor, FLAVS baru saja mengumumkan nama-nama penampil Hip Hop, Soul, dan R&B terbaik Indonesia, adalah Iwa K, Tuan Tigabelas, T-FIVE, Matter Mos, Gamaliel, Adrian Khalif, Laze, Dekat, Maliq & D’Essentials, Ras Muhamad, Mario Zwinkle, hingga Fade2Black. Tak hanya artis Indonesia, kedepannya FLAVS akan mengumumkan beberapa artis Internasional untuk tampil festival.

“Beragam komunitas bermunculan dan ini tidak hanya terjadi di skena musik, walau mungkin bentuknya berbeda-beda, tapi nafas mereka tetap sama yaitu berekspresi melalui Hip Hop. Gue dan tim mencoba menghadirkan berbagai macam identitas dan flavor Hip Hop, Soul & R&B yang ada di Indonesia melalui FLAVS,” ungkap Yacko selaku Program Director dari FLAVS

FLAVS sendiri berasal dari kata flava atau flavor yang artinya adalah rasa. Secara kuratorial, festival ini bakal menampilkan beragam rasa komunitas penggerak Hip Hop pada salah satu area festival bernama Downtown Cypher Area. Area ini turut dimeriahkan oleh beatboxer, freestyle rapper, breakdancer, streetballers, skateboarders & BMX riders, live painting graffiti, hingga DJ Showcase yang secara khusus didedikasikan sebagai cypher atau tempat berkumpul dan bertemu-kembalinya komunitas-komunitas tanah air.

Penyelenggara dan personil uang terlibat di FLAVS Festival 2020 mendatang IstPenyelenggara dan perwakilan musisi yang terlibat di FLAVS Festival 2020 mendatang (Ist)

Pengunjung FLAVS 2020 nantinya juga dapat menikmati berbagai aktivasi workshop serta eksebisi diorama perkembangan kultur Hip Hop, Soul, dan R&B di Indonesia.

Hal ini senada dengan yang disampaikan Muhammad Riza selaku Festival Director dari FLAVS, bahwa “FLAVS hadir sebagai wadah untuk memacu semakin berkembangnya talenta-talenta baru agar meregenerasi penggiat Hip Hop Soul & R&B di Indonesia,” jelasnya.

Dari sisi visual artistik, FLAVS 2020 diarah oleh Bujangan Urban selaku Art Director yang merupakan seorang pegiat street art Ibukota yang namanya begitu eksis di kancah seniman jalanan dengan gaya dan karakter yang kental dengan kultur Hip Hop. Tak hanya itu, festival ini juga menjanjikan pengalaman sistem produksi suara terbaik. Hal ini disampaikan oleh Tri Sasongko Santoso selaku Festival Technical Director, bahwa “Pengunjung nantinya akan dimanjakan dengan sistem 3D Audio Experience di salah satu panggung, di mana teknologi ini hadir untuk pertama kalinya di Indonesia yaitu pada FLAVS 2020”.

Sebagai pemanasan menjelang festival, FLAVS akan mengadakan roadshow ke empat kota yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Roadshow ini akan menjadi pemantik semangat bagi para talenta lokal untuk memberikan penampilan terbaiknya, mulai dari para rapper adu jago di Freestyle Session, B-Boy Battle dan Open Style Battle yang pemenangnya akan mendapatkan kesempatan unjuk gigi di FLAVS 2020 di Jakarta./ JOURNEY OF INDONESIA