Panggung Special Show hari ketiga Java Jazz Festival 2020 ditutup oleh kehadiran penyanyi asal Amerika, Omar Apollo. Sejak awal tirai panggung dibuka, hentakan musik diikuti oleh liukan tarian Omar memasuki panggung sontak membuat riuh rendah panggung utama di BNI Hall stage.

Pria berdarah Meksiko bernama asli Omar Velasco ini hadir mengenakan blazer keemasan, kemeja putih, dan celana hitam dan langsung membuka penampilan dengan lagu 'Ashamed' dan langsung dikesinambungkannya dengan lagu 'Kickback'.

“Halo Jakarta, rasanya menyenangkan berada di sini,” sapa Omar setelah memainkan dua lagu tersebut.

Omar Apollo3 IbonkOmar Apollo (Ibonk)

Penonton pun bersorak menyambut sapaannya dan Omar tertawa riang melihat respons hangat dari ratusan orang di hadapannya. Segera saja iapun melanjutkan misinya untuk menghibur penggemarnya malam itu dengan tunggalan 'Frio'. Tanpa jeda, ia bergerak lincah menyapu seluruh sisi pangung lewat gerakan-gerakan enerjiknya yang tak biasa.

“Apakah kalian ingin menari? Ya aku juga ingin menari,” katanya di tengah-tengah lagu 'Ignorin'. Selepas itu ia membawakan lagu 'Unothered' dengan memainkan gitar elektrik. “Aku bernyanyi lagu untuk kalian semua. Kalau kamu tahu lagunya, mari bernyanyi”, ajaknya.

Usai menghadirkan lagu tersebut, Omar pun melanjutkan pertunjukannya dengan tembang 'Erase". Para penonton pun semakin semangat berdendang dan bergoyang mengikuti alunan lagu.

Omar Apollo 2 IbonkTampil enerjik Omar Apollo menjadi penutup manis JJF 2020 (Ibonk)

Aksi Omar Apollo kemudian dilanjutkan dengan lagu 'Interlude' dan 'Trouble'. Mencoba kesan berbeda, penyanyi berusia 22 tahun itu mengambil kembali gitarnya dan melantunkan lagu 'Brake Lights' dan dilanjutkan dengan lagu 'Cool Cat' milik Queen, 'Hit Me Up' dan lagu terpopulernya 'U Got Me'.

Penampilan Omar diakhiri dengan lagu 'So Good' dan lagu dalam bahasa Spanyol 'Hijo de Su Made' dan menutup pertunjukannya dengan total sebanyak 13 lagu telah dihadirkannya./ JOURNEY OF INDONESIA

Akselerasi Entertainment kembali menggelar sebuah festival musik di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta pada Sabtu 25 Juli 2020. Gelaran yang pertama kalinya ini bertajuk Everblast Festival, dengan mengusung konsep era tahun 2000-an.

Sebelumnya Akselerasi Entertainment menjadi Promotor The 90's Festival yang sukses digelar beberapa waktu lalu. Everblast Festival hadir untuk menjawab kerinduan generasi millenial saat ini terhadap lagu-lagu yang viral diputar diberbagai tempat beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya sejak dua tahun lalu permintaan terhadap lagu-lagu era 2000-an semakin besar. Ternyata banyak yang kangen dengan lagu era tersebut. Everblast Festival juga hadir untuk menjawab kerinduan generasi miliennial dan melihat fenomena banyaknya lagu-lagu nostalgia era 2000-an yang menjadi viral diputar di berbagai tempat," ujar Arinda selaku Promotor Everblast di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Senin (3/3/2020).

Tepat dua dekade, Everblast Festival menjawab kerinduan dengan menghadirkan para musisi yang hits di era tahun 2000. Pada fase pertama, Everblast Festival akan menghadirkan 9 artis dan musisi nasional dan internasional.

Sebagai line up internasional, Akselerasi Entertainment akan menampilkan Hoobastank dan Secondhand Serenade yang memeriahkan panggung Everblast Festival. "Dua band ini booming di tahun 2000-an, lagu 'The Reason' milik Hoobastank asal Amerika Serikat ini tak asing lagi. Secondhand Serenade juga akan menghibur para pengunjung dengan hits-hits terbaiknya, seperti 'Your Call', 'Fall for You' dan masih banyak lagi. Mereka sejak tahun lalu siap datang ke Indonesia," beber Arinda.

Suasana press conference event Everblast Festival IstSuasana press conference event Everblast Festival (Ist)

Musisi-musisi nasional juga akan turut melengkapi panggung Everblast Festival untuk mengobati kerinduan penikmat musik era 2000-an. J-Rocks featuring Prisa akan kembali menghibur pengunjung dengan lagu hitsnya 'Kau Curi Lagi'. Selain itu akan ada penampilan dari Glenn Fredly, Andra and The Backbone, Letto, Sindentosca, Rocket Rockers hingga Efek Rumah Kaca.

"Line up ini akan masih bertambah baik musisi nasional dan internasional. Selain musik kami juga akan menampilkan suasana nostalgia di tahun 2000-an secara keseluruhan," lanjut Arinda.

Tiket mulai akan dijual pada Kamis, 5 Maret 2020 dengan dua kelas, yaitu Festival dan & Superfestival. Pada kelas Premium GA pemilik tiket memiliki beberapa benefit tambahan seperti, dapat langsung menonton artis idolanya tepat didepan panggung, memiliki jalur antrian tersendiri pada saat masuk ke venue, dan toilet khusus sehingga membuat pengalaman menonton Everblast Festival lebih nyaman dan menyenangkan. Tiket Festival akan dibanderol mulai Rp 400.000,- sedang Superfestival dibanderol mulai Rp. 950.000 Sebagai informasi, penjualan tiket bisa dilihat langsung di website www.akselerasientertainment.com atau Instagram @akselerasi.ent.

"Pastikan untuk standby ketika penjualan tiket dibuka , karena kuota sangat terbatas dan animo masyarakat cukup tinggi untuk menonton band-band tahun 2000an ini, dan jangan menyesal ketika tiketnya kehabisan," tutup Arinda./ JOURNEY OF INDONESIA

Ada yang menarik dari akan dilangsungkannya pesta musik Java Jazz Festival (JJF) 2020 kali ini. Isu virus Corona yang tengah menjadi momok internasional ini ternyata tidak begitu berimbas diperhelatan musik akbar ini. Situasi kondusif di dalam negeri dengan tidak ditemukannya individu yang terjangkit terhadap virus mematikan ini sedikit banyak membantu mendulang penonton tak undur.

President Director Java Festival Production Dewi Gontha pun tetap mematok pengunjung tahun ini sama seperti Java Jazz 2019 dengan sekitar 114 ribu pengunjung.

Namun diluar pemikiran positif tersebut, pihak Java Production tidak mau perbangku tangan saja. Walau penanggulangan menyebarnya virus Corona tersebut harusnya menjadi kewenangan pemerintah, namun pihaknya turut melakukam upaya pencegahan virus ini di Java Jazz Festival 2020.

"Pada saat ini di Indonesia tidak ada virus Corona tersebut. Jadi pintu utamanya bukan kami, namun terletak pada saat turis (individu) masuk ke Indonesia. Tanggungjawabnya ada di situ, bukan di area JIExpo karena kami bukan kapasitasnya untuk melakukan itu," ungkapnya di Jakarta Pusat, Rabu, 26 Februari 2020. Lalu Dewi menambahkan, "Cuma yang bisa kita sarankan tetap sama karena menurut informasinya kalau kita dehidrasi lebih mudah tertular".

Penampilan Yuni Shara IbonkPenampilan Yuni Shara (Ibonk)

Mengantisipasi hal tersebut, pada beberapa titik akan disediakan hand sanitizer, ini sebagai bentuk antisipasi di wilayah Java Jazz Festival. "(Hand sanitizer) di tempat tertentu seperti merchandise booth, info booth. Jadi tempat-tempat yang bisa kita taruh, pasti kita sediakan. Kita saran lagi teman-teman bawa sterilizer," kata Dewi.

Dalam kasus ini, memang ada pembeli yang membatalkan tiket dan melakukan pengembalian uang. Pengunjung tersebut diperbolehkan melakukan refund. "Khusus penonton yang bisa membuktikan keberadaan mereka. Paling mudah ada yang menghubungi pihak kami dimana posisi ada di China dan mereka tidak bisa keluar. Apakah boleh refund? Sebenarnya no refund, cuma kondisi saat ini menharuskan kita bisa mengakomodir hal tersebut," ujarnya lagi.

Senada dengan apa yang disampaikan Dewi Gontha, Menparekraf Wishnutama Kusubandio menyebut penyelenggaraan JJF 2020 di tengah masifnya penyebaran virus Corona diharapkan menjadi corong bahwa Indonesia merupakan negara yang aman dari ancaman virus yang sudah menyebar di 34 negara dan menewaskan lebih dari 2.700 orang itu.

“Ini adalah sesuatu yang sangat membanggakan, apalagi melihat kondisi seperti yang tidak mudah seperti yang diketahui oleh teman-teman semua. Ini membuktikan bahwa Indonesia masih sangat layak, sangat diminati oleh pengunjung, khususnya musisi. Kami harapkan penontonnya banyak dari luar (negeri),” tutupnya./ JOURNEY OF INDONESIA

Satu lagi musisi internasional yang akan tampil di bulan April mendatang secara resmi di FLAVS 2020 kembali diumumkan. Adalah Lil Pump, seorang rapper muda kelahiran Miami - Amerika Serikat ,17 Agustus 2000 yang cukup terkenal dengan lagu-lagunya di jagat internet. Kehadirannya mampu menghipnotis dunia melalui single bertajuk 'Gucci Gang' yang mencapai 1 miliar views di YouTube hingga saat ini.

Apalagi setelah itu dirinya kerap berkolaborasi dengan nama-nama besar seperti Lil Yachty, Lil Rich, Diplo ataupun Kanye West dan video ikoniknya untuk lagu 'I Love It' yang disutradarai oleh Spike Jonze!. Lil Pump bisa disebut sebagai ikon hip hop muda saat ini. Musiknya menjadi salah satu penanda jaman berkembangnya hip hop saat ini. Gayanya yang eksentik dan berenergi membuat kita wajib untuk menyaksikannya secara langsung.

"Pump might not be a lyrical genius, but this internet sensation soundcloud rapper does has some catchy hooks. Lets just watch him deliver a crazy show" ungkap Yacko selaku Program Director FLAVS 2020.

FLAVS artists IstFLAVS artists (Ist)

Lil Pump merupakan artis internasional kedua setelah Stormzy yang dipastikan akan tampil di FLAVS 2020. Menyusul sejumlah nama artis nasional yaitu Adrian Khalif, Boyz Got No Brain, Brown Sugar, Dekat, D.P.M.B, Eyefeelsix, Fade2Black, Gamaliel, Goldvoice, Imaniar, Iwa K, Jamie Aditya, Laze, Maliq & D'Essentials, Marcell, Mario Zwinkle, Mater Moss, Mukarakat, Preachja Crew, Ramengvrl, Ras Muhamad, Rinni Wulandari, Sade Susanto, Saykoji, Teza Sumendra, T-FIVE, Tuan Tigabelas, dan Yura Yunita.

Bagi yang tertarik dan tidak ingin kehabisan tiket, bisa mendapatkan tiket Early Bird seharga Rp1.300.000 untuk 2 hari (sudah termasuk pajak) melalui website resmi www.flavs.id. Nantikan kejutan spesial lainnya yang akan diberikan oleh FLAVS yang akan terselenggara pada 4 dan 5 April 2020 di Istora Senayan - Jakarta./ JOURNEY OF INDONESIA

Love Fest 2020 - Love is Live kembali lagi menyapa seluruh penikmat musik tanah air dibulan cinta, edisi tahun ini hadir selama 2 hari pada hari Jumat dan Sabtu, 21 dan 22 Februari 2020 di Istora Senayan Jakarta, dengan menghadirkan beragam musisi ternama, tidak hanya dari dalam negeri melainkan juga dari luar negeri.

Pesta musik ini akan membawa kembali semua kenangan tentang cinta yang dikemas dalam suguhan lantunan musik dan melodi yang akan di nyanyikan oleh grup musik boyband yang populer / hits di era tahun ’90-an yaitu 98 Degrees.

Grup musik yang terdiri dari Jeff, Nick, Justin dan Drew ini akan kembali menyapa para fansnya dengan membawakan lagu - lagu terbaik mereka seperti 'Because of You', 'Invisible Man', 'The Harderst Thing' dan masih banyak lagi.

Tidak hanya mereka saja, akan ada juga penampilan dari anak muda bertalenta asal Inggris yang tidak hanya pandai bernyanyi, tapi Ia pernah juga menjadi presenter TV di negaranya, yaitu Harvey Leigh Cantwell atau yang lebih dikenal dengan nama HRVY. Pemuda kelahiran 1999 ini telah berhasil membuat dua mini album sejak tahun 2017 yaitu "Holiday" dengan single 'Holiday' dan 'Phobia' serta mini album "Talk to Ya" dengan single 'Personal' yang menjadi single yang paling populer hingga saat ini.

Video musiknya telah dilihat lebih dari 200 juta penonton di YouTube. HRVY juga pernah menjadi artis pendukung di beberapa konser besar seperti Salute Tour bersama Little Mix, Christmas 2017 Tour bersama RoadTrip dan The Night and Day Tour bersama The Vamps. Pria yang juga peraih nominasi penghargaan BreakTudo Awards 2018 untuk kategori The International New Artist ini akan mampir ke Indonesia dan menyapa fansnya spesial hanya di Love Fest 2020 di Jakarta.

Love Fest Line Up IstLove Fest 2020 Line Up (Ist)

Selain 98 Degrees dan HRVY, Love Fest 2020 akan mendatangkan juga penyanyi Rock, Pop dan Jazz asal Australia Sun Rai dengan hit singlenya 'San Francisco Street', akan ada pula penampilan dari musisi tanah air yang tidak kalah menarik untuk ditonton yaitu Reza Artamevia, Marion Jola, Nadin Amizah, BCL, Fourtwnty, Nitya Shamdasani, North to East, Rossa, Tulus, Andmesh, Ardhito Pramono, Armand Maulana, Devano Danendra, Glenn Fredly dan Yovie & Arsy Widianto.

Love Fest 2020 kali ini akan memberikan pengalaman festival yang berbeda karena bukan hanya musik, tapi LOVE FEST 2020 juga menawarkan berbagai macam aktifitas yang berhubungan erat dengan perasaan, hubungan dan cinta, seperti Penampungan Jomblo, Love Games, Carnival Games, Wheel of Love dan beragam activity booth lainnya yang dapat diikuti para pasangan, grup teman, ataupun yang masih single.

Semua pengalaman tersebut ada di Love Fest 2020 - Love is Live persembahan dari Hype Festival bersama Berlian Entertainment dan Panorama Live, yang akan diselenggarakan pada Hari Jumat dan Sabtu, 21 dan 22 Februari 2020, berlokasi di Istora Senayan Jakarta.

Informasi selanjutnya adalah mengenai Dress Code untuk datang ke event ini yakni dengan menggunakan outfit warna Hitam untuk pria yang masih single, Merah untuk wanita yang masih single dan Putih untuk couple atau yang sudah punya pasangan./ JOURNEY OF INDONESIA

Page 1 of 4