Dalam forum internasional PATA Annual Summit di Radisson Blu, Cebu, Filipina pada tanggal 9-12 Mei 2019 ini, salah satu peserta yang ikut ambil bagian adaah Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok. Kehadiran Poltekpar Lombok pada forum tersebut sekaligus mengumumkan keikutsertaanya dalam anggota PATA serta mengkampanyekan pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) pasca gempa bumi 2018 silam.

Seperti yang diungkapkan Direktur Poltekpar Lombok Dr. Hamsu Hanafi, bahwa Poltekpar Lombok hadir sebagai anggota baru PATA 2019 dan PATA Indonesia Poltekpar Lombok Student Chapter, seperti STP Bandung yang sudah lama menjadi anggota.

“Poltekpar Lombok harus tetap eksis pada forum internasional termasuk PATA. Agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi pariwisata lainnya minimal tingkat ASEAN,” katanya.

Berikutnya setelah bergabung, Dosen dan mahasiswa Poltekpar Lombok kedepannya akan terlibat baik menjadi peserta maupun menjadi narasumber pada even PATA yang digelar setiap tahun di negara Asia Pasific. “Misinya sebagai peningkatan kualitas SDM sekaligus mempromosikan keunggulan pariwisata di Indonesia khususnya pariwisata Lombok,” ujar Hamsu.

Pada kesempatan ini, Poltekpar akan melakukan kerjasama dengan para delegasi peserta PATA lainnya untuk membangun pariwisata Lombok pasca gempa 2018. Yang dilakukan nantinya adalah membina beberapa desa wisata di Lombok Tengah, untuk memberi keyakinan kepada wisatawan bahwa Lombok sudah siap kembali menerima wisatawan mancanegera.

“Di sini peran institusi pendidikan pariwisata, untuk bergabung dengan PATA. Untuk memperkuat sekolah vokasi yang melahirkan tenaga kerja terampil disektor pariwisata,” tandasnya./ JOURNEY OF INDONESIA