Mampu Bikin Baper, Anjasmara dan Fathir Muchtar Kerap Dimarahi Penonton Love Story The Series

By Ibonk July 16, 2021 354
Mampu Bikin Baper, Anjasmara dan Fathir Muchtar Kerap Dimarahi Penonton Love Story The Series Anjasmara, Giorgino, Fathir Muchtar dan Yasmin Napper (Instagram Lovestorytheseries)

Ada yang menarik ddalam jumpa pers virtual sinetron Love Story The Series pada Kamis (15/7) kemarin. Pasalnya tak seperti biasanya di dominasi muka-muka muda, kali ini yang muncul adalah para aktor kawakan Anjasmara dan Fathir Muchtar.

Anjasmara memerankan karakter Argadana, ayah dari Maudy (Yasmin Napper), sedangkan Fathir Muchtar memerankan Wilantara, ayah dari Ken (Giorgino). Yang serunya lagi kedua karakter ayah ini ada musuh besar satu dengan yang lainnya di dalam sinetron Love Story The Series ini. Keduanya digambarkan memiliki dendam di masa lalu dan saling memusuhi.

Perseteruan keduanya sangat mewarnai perjalanan sinetron, serta perjalanan cinta Maudy dan Ken. Apalagi Anjasmara dan Fathir sama-sama piawai membawakan peran masing-masing dan sampai-sampai memasuki kehidupan nyata mereka.

Tak pelak lagi, netizen dan penonton seakan tidak mau tahu dengan skenario dan sutradara. Mereka tetap saja melontarkan kritik melalui media sosial terhadap keduanya. “Banyak banget yang komentar. Mereka menulis, kenapa begini, kenapa begitu. Mestinya begini dan begitu. Luar biasalah. Dimarah-marahin,” jelas Anjasmara yang diamini Fathir Mukhtar.

Ketika ditanyakan resep apa yang mereka buat sehingga mereka mampu tune in di dalam karakter yang mereka perankan

Anjasmara IbonkAnjasmara (Ibonk)

“Sebenarnya kami berdua tidak memiliki resep apapun. Kami sama-sama jujur dalam bermain, beradegan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Enggak berusaha jaim-jaiman. Mungkin karena kejujuran kami itulah yang membuat chemistry di layar televisi jadi kelihatan bagus,” ujar Anjasmara.

Ia juga menambahkan bahwa sejatinya tugas aktor maupun aktris hanya berusaha memahami situasi yang tertulis di skenario, lalu melakonkan sebagaimana yang sudah didesain oleh penulis cerita dan sutradara.

"Pemain itu hanya ‘wayang’ saja, yang harus menghidupkan suatu karakter, namun blueprint karakter tersebut ada di skenario dan sutradara," aku Anjas lagi.

Fathir membenarkan dan memuji sikap Anjasmara, yang cepat akrab dengan siapapun yang menjadi lawan mainnya. “Walau saat take kita musuhan, tetapi saat break semua langsung cair dan bercanda lagi. Cubit-cubitan untuk mencairkan suasana,” ujar Fathir sambil tertawa.

Menanggapi reaksi para netizen, Anjasmara dan Fathir justru merasa gembira. “Saya gembira, karena sinetron Love Story The Series makin banyak kejutannya, bukan hanya bagi penonton. Kami pun sebagai pemain kerap terkaget-kaget pada cerita yang dibuat penulis cerita dan sutradara,” ungkap keduanya./ JOURNEY OF INDONESIA