Ochi Rosdiana Akui Berhasil Sebagai Friska, Jika Banyak Yang Baper Padanya

By Ibonk October 01, 2021 244
Ochi Rosdiana Akui Berhasil Sebagai Friska, Jika Banyak Yang Baper Padanya Ochi Rosdiana pemeran Friska dalam sinetron "Buku Harian seorang Istri" (Ibonk)

Tak bisa dipungkiri bahwa sinetron "Buku Harian Seorang Istri (BHSI)" sudah cukup berhasil menyita perhatian pemirsa SCTV lewat konflik keluarga yang dihadirkan di setiap episodenya. Selain pasangan Nana (Zoe Jackson) dan Dewa (Cinta Brian), pasangan dari Keluarga Buwana lainnya yakni Livia (Asha Assuncao) dan Roni (Mahdy Reza) turut menguras emosi pemirsa SCTV berkat berbagai drama kehidupan rumah tangga yang dihadirkan.

Livia yang tidak lain adalah adik kandung dari Dewa yang juga puteri dari Bu Farah (Dian Nitami) hidup bergelimang harta dari Keluarga Buwana. Sementara Roni sebagai suami dari Livia sangat berambisi untuk menguasai harta Keluarga Buwana.

Nah, intrik demi intrik yang terjadi dalam sinetron BHSI ini menjadi sebuah rasa penasaran yang menggelitik. Apalagi sinetron BHSI ini ada penambahan tokoh baru yang menjadi penguat cerita, dan salah satunya adalah dengan kehadiran Ochi Rosdiana.

Ochi yang hadir bersama Mahdy Reza dan Asha Assuncao dalam wawancara virtual, Kamis (30/9) kemarin mengungkapkan bahwa dirinya cukup happy ketika hadir di sinetron ini. "Tiap kali masuk judul baru, tentunya aku bisa menemukan keluarga baru. Aku happy karena suasana syutingnya menyenangkan,” ujar Ochi .

Patut diketahui bahwa Ochi bukan wajah baru di industri hiburan Indonesia. Mantan artis cilik dan anggota grup vokal JKT48 ini, telah membintangi sejumlah film layar lebar dan sinetron populer Tanah Air membuat daya tarik aktingnya tidak diragukan lagi, baik akting protagonis maupun antagonis.

Sinetron Buku Harian Seorang Istri IstSinetron Buku Harian Seorang Istri (Ist)

Bergabung dengan BHSI, Ochi kembali mencuri perhatian penonton lewat perannya sebagai Friska yang menjadi karakter penting, pemegang rahasia Dewa yang diperankan oleh Cinta Brian. Jadilah Friska sebagai sosok antagonis yang menyebalkan bagi penonton.

“Aku harus nyaman dengan peran apapun yang aku jalanin, baik protagonis maupun antagonis. Karena aku harus cinta sama peran aku, sehingga orang bisa merasakan bahwa yang pemeran di tayangan bukan Ochi. Di BHSI, misalnya, aku Friska,” ungkapnya.

Bagi Ochi, peran protagonis maupun antagonis punya tantangan masing-masing. Kalau protagonis, tantangannya agar penonton menaruh empati. Sebaliknya karakter antagonis, tantangannya supaya penonton sebal.

“Bila itu berhasil, berarti karakter aku nyampe ke penonton. Pada akhirnya penonton bisa melihat, nyablak-nya, cerianya aku di sosial media akan berbeda dengan peran aku di tayangan BHSI, misalnya,” jelas gadis berusia 22 tahun ini.

“Untuk membangun karakter yang diinginkannya, Ochi lebih mengandalkan imajinasi sendiri saat membaca skenario. Selanjutnya dibantu sutradara dan lawan main menjelang syuting juga,” pungkasnya./ JOURNEY OF INDONESIA