<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Achmad Megantara Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://journeyofindonesia.com/tag/achmad-megantara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/achmad-megantara/</link>
	<description>Journey of Indonesia fokus pada perkembangan pariwisata Indonesia, meng-explore budaya, hiburan, life style, kesehatan, hiburan di tanah air</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Dec 2021 04:54:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Achmad Megantara Archives | Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</title>
	<link>https://journeyofindonesia.com/tag/achmad-megantara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198252186</site>	<item>
		<title>Menjaga Keaslian Cerita, Film KKN Di Desa Penari Dibuat Tanpa CGI</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/menjaga-keaslian-cerita-film-kkn-di-desa-penari-dibuat-tanpa-cgi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulia Dewi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2020 04:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Achmad Megantara]]></category>
		<category><![CDATA[Adinda Thomas]]></category>
		<category><![CDATA[Aghniny Haque]]></category>
		<category><![CDATA[Aty Cancer]]></category>
		<category><![CDATA[Aulia Sarah]]></category>
		<category><![CDATA[Awi Suryadi]]></category>
		<category><![CDATA[Calvin Jeremy]]></category>
		<category><![CDATA[Diding Boneng]]></category>
		<category><![CDATA[Fajar Nugraha]]></category>
		<category><![CDATA[Kiki Narendra]]></category>
		<category><![CDATA[Manoj Punjabi]]></category>
		<category><![CDATA[MD Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[Pichouse Films]]></category>
		<category><![CDATA[Tissa Biani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=1086</guid>

					<description><![CDATA[<p>MD Pictures dan Pichouse Films baru saja merilis poster dan trailer film &#8220;KKN Di Desa Penari&#8221;. Film yang diangkat dari sebuah cerita yang tersebar dan telah viral di sosial media ini membuat MD Pictures sangat berhati-hati dalam pemilihan lokasi maupun para pemeran yang memerankan tokoh dari cerita ini. Bahkan, demi mempertahankan originalitas dan keaslian ceritanya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/menjaga-keaslian-cerita-film-kkn-di-desa-penari-dibuat-tanpa-cgi/">Menjaga Keaslian Cerita, Film KKN Di Desa Penari Dibuat Tanpa CGI</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>MD Pictures</em> dan <em>Pichouse Films</em> baru saja merilis poster dan trailer film &#8220;KKN Di Desa Penari&#8221;. Film yang diangkat dari sebuah cerita yang tersebar dan telah viral di sosial media ini membuat <em>MD Pictures</em> sangat berhati-hati dalam pemilihan lokasi maupun para pemeran yang memerankan tokoh dari cerita ini. Bahkan, demi mempertahankan originalitas dan keaslian ceritanya, <strong>Manoj Punjabi</strong> selaku produser <em>MD Pictures</em> mengaku tidak menggunakan <em>CGI</em> untuk beberapa adegan yang harus dilakukan.</p>



<p>&#8220;Film KKN ini diangkat dari sebuah cerita yang sudah tersebar di media sosial. Waktu pemilihan lokasi dan <em>cast </em>pun kita benar-benar memilih siapa yang cocok memerankan karakter di dalamnya. Kita fokus karakter itu perlu siapa, jarang sekali saya buat film untuk pemain. Siapa yang cocok untuk masing-masing pemain, dan itu sangat kita fikirkan. Ada banyak kriterianya,&#8221; kata Manoj Punjabi di MD Place, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (22/1/2020).</p>



<p>Menurut Manoj, semua pemilihan casting merupakan kerjasama <em>team work</em> yang baik. Bahkan, ada adegan yang harus menggunakan ular asli sebanyak 45 ekor yang menuntut pemeran yang dipilih juga harus berani untuk menghadapi ular tersebut. &#8220;Contohnya ketika adegan ular, ada sekitar 45 ekor ular beneran yang <em>cast</em>-nya harus berani. Belum pernah <em>MD Pictures</em> punya pengalaman yang segini besar buat saya dan itu <em>real</em>. Saya nggak mau <em>CGI</em> (<em>Computer Generated Imagery</em>),&#8221; tambah Manoj.</p>



<p>Kisah KKN Di Desa Penari yang ditulis oleh seorang pria yang bernama <a href="https://twitter.com/simplem81378523" class="ek-link">@simplemen</a> yang mendapat kisah menyeramkan dari 2 perempuan berdasarkan pengalaman mereka. Kisah yang menyeramkan ini kemudian berusaha diterjemahkan oleh sutradara <strong>Awi Suryadi</strong> dengan menjalani syuting yang panjang selama 35 hari yang mengambil lokasi di Yogya dan sekitarnya.</p>



<p><strong>Aghniny Haque</strong> yang didampuk memerankan tokoh Ayu mengaku ada beberapa adegan yang sangat sulit yang harus dilakoninya. Seperti yang diceritakan produser Manoj Punjabi, Aghniny benar-benar berhadapan dengan ular secara langsung. &#8220;Yang paling ribet ketika dililit oleh ular yang beratnya sekitar 20-30 kg. Itu ada 3 ular dan dililit semuanya, belum lagi yang kecil-kecil,&#8221; ungkap Aghniny.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="740" height="370" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Adinda_Thomas__Achmad_Megantara_Yulia.jpg" alt="" class="wp-image-1088" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Adinda_Thomas__Achmad_Megantara_Yulia.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Adinda_Thomas__Achmad_Megantara_Yulia-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Adinda_Thomas__Achmad_Megantara_Yulia-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Adinda Thomas &amp; Achmad Megantara (Yulia)</em></figcaption></figure></div>



<p>Aghniny menambahkan, jika syuting film KKN Di Desa Penari ini sangat berat, menguras emosi dan tenaganya. Bahkan ia harus mengulang adegan berkali-kali. &#8220;Kalau lihat film <em>Hollywood </em>yang keluar pasti pakai <em>CGI</em>. Nah, disini kita gak mau pakai kan?,&#8221; ujar artis peran kelahiran 8 Maret 1997 itu.</p>



<p>Hal yang sama juga diungkapkan oleh <strong>Adinda Thomas</strong> yang berperan sebagai Widya. Ia mengakui jika dirinya bukanlah orang yang berani terhadap binatang melata tersebut. Dari sejak workshop sampai adegan di alam terbuka, Adinda menjalani tantangan tersebut dengan berusaha sekuat tenaga untuk tidak takut berhadapan dengan ular.</p>



<p>&#8220;Ini adalah tantangan saya yang cukup berat, basicly saya orangnya penakut sama ular. Ketika <em>take </em>adegan dari suasana dan lokasinya aja sudah menakutkan, dan saya harus bisa berakting tanpa rasa takut. Senang juga ketika berhasil ngalahin tantangan tersebut,&#8221; beber Adinda.</p>



<p>Film yang berdurasi hampir 3 jam ini, direncanakan akan tayang pada 19 Maret 2020 mendatang. &#8220;Film ini saya buat dengan semaksimal mungkin dan yang penting ceritanya dibuat se-<em>real </em>mungkin dengan cerita yang mereka baca. Tantangan kami untuk membuat masyarakat puas dengan <em>expectasi</em>-nya. Semoga film ini bisa memberi warna baru di film horor tanah air,&#8221; ujar Manoj menutup pembicaraan.</p>



<p>Kisah film ini berawal dari sekelompok mahasiswa yang berkunjung di sebuah desa penari untuk melakukan KKN: Kuliah, Kerja, Nyata. Perjalanan yang tadinya biasa-biasa saja menjadi pengalaman yang menyeramkan dan membuat mereka trauma. Mulai dari suara gamelan yang muncul entah dari mana sampai melihat sosok penari wanita yang secara tiba-tiba menghilamg begitu saja di depan mereka. Kejadian-kejadian aneh terus berlanjut di tengah kegiatan mereka di Desa Penari.</p>



<p>Apakah kemudian yang terjadi pada mereka selanjutnya? Bagaimana nasib mereka di Desa Penari?</p>



<p>Film ini juga diperankan oleh <strong>Tissa Biani</strong> sebagai Nur dan <strong>Achmad Megantara</strong> sebagai Bima, dibantu dengan beberapa bintang lainnya seperti <strong>Fajar Nugraha</strong>, <strong>Calvin Jeremy</strong>, <strong>Kiki Narendra</strong>, <strong>Aulia Sarah</strong>, <strong>Aty Cancer</strong> dan <strong>Diding Boneng</strong>. Penasaran dengan kisahnya? Jaga tanggal tayangnya!/ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="jeg_video_container jeg_video_content"><iframe title="KKN Di Desa Penari - Official Teaser | SEGERA di Bioskop" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/rqK3VD5ymk0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/menjaga-keaslian-cerita-film-kkn-di-desa-penari-dibuat-tanpa-cgi/">Menjaga Keaslian Cerita, Film KKN Di Desa Penari Dibuat Tanpa CGI</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1086</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rasuk 2 Diperankan Nikita Willy Lewat Tema Lebih Modern dan Berbeda</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/rasuk-2-diperankan-nikita-willy-lewat-tema-lebih-modern-dan-berbeda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulia Dewi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2019 03:19:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Achmad Megantara]]></category>
		<category><![CDATA[Asri Welas]]></category>
		<category><![CDATA[Blue Water Films]]></category>
		<category><![CDATA[Dee Company]]></category>
		<category><![CDATA[egar Satrya]]></category>
		<category><![CDATA[Iang Darmawan]]></category>
		<category><![CDATA[Lania Fira]]></category>
		<category><![CDATA[Nikita Willy]]></category>
		<category><![CDATA[Prilly Latuconsina]]></category>
		<category><![CDATA[Raquel Katie Larkin]]></category>
		<category><![CDATA[Risa Saraswati]]></category>
		<category><![CDATA[Rizal Mantovani]]></category>
		<category><![CDATA[Sonia Alyssa]]></category>
		<category><![CDATA[Yadi Sugandi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=1012</guid>

					<description><![CDATA[<p>Blue Water Film dan Dee Company kembali merilis film dengan genre horor berjudul Rasuk 2. Film yang diangkat dari novel karya Risa Saraswati kali ini mempunyai jalan cerita yang berbeda dari film Rasuk sebelumnya, begitupun dengan pemeran utamanya. Jika Rasuk 1 diperankan Shandy Aulia, Rasuk 2 diperankan oleh Nikita Willy. &#8220;Rasuk 1 dan Rasuk 2 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/rasuk-2-diperankan-nikita-willy-lewat-tema-lebih-modern-dan-berbeda/">Rasuk 2 Diperankan Nikita Willy Lewat Tema Lebih Modern dan Berbeda</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>Blue Water Film</em> dan <em>Dee Company</em> kembali merilis film dengan genre horor berjudul Rasuk 2. Film yang diangkat dari novel karya <em>Risa Saraswati</em> kali ini mempunyai jalan cerita yang berbeda dari film Rasuk sebelumnya, begitupun dengan pemeran utamanya. Jika Rasuk 1 diperankan Shandy Aulia, Rasuk 2 diperankan oleh <strong>Nikita Willy</strong>.</p>



<p>&#8220;Rasuk 1 dan Rasuk 2 sangat berbeda, walau judulnya sama. Memang ceritanya kita bikin tidak berkesinambungan, hingga jika belum menonton Rasuk 1 masih bisa menikmati ceritanya,&#8221; ujar <strong>Rizal Mantovani</strong> di kawasan Cikini, Jakarta pada Kamis (5/12/2019).</p>



<p>Dilihat dari <em>official trailer</em> yang baru saja dirilis, Nikita Willy berperan sebagai seorang dokter yang bisa melihat dunia lain bernama Bella. Sebagai seorang dokter, Bella juga harus melakukan otopsi. Trailer yang berdurasi selama 2 menit ini menunjukkan jika dalam Rasuk 2 dikemas lebih modern. &#8220;Secara looked berbeda dengan horor yang pernah ada. Ini sebuah film horor yang ditiap film yang saya garap saya selalu ingin mencari sesuatu yang baru, karena saat ini banyak sekali tema di film horor. Saya masukan unsur film Thailand yang masih sangat jarang dipakai di sini,&#8221; beber Rizal Mantovani.</p>



<p>Kualitas gambar di Rasuk 2 terlihat berbeda dari film garapan Rizal Mantovani sebelumnya, yang banyak menggunakan unsur etnis. <strong>Yadi Sugandi</strong> sebagai DOP menggunakan <em>treatment</em> tersendiri dengan beberapa adegan dari cuplikan film horor Korea, Jepang, dan Thailand.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Sonia_Alyssa_Yulia.jpg" alt="" class="wp-image-1014" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Sonia_Alyssa_Yulia.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Sonia_Alyssa_Yulia-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/12/Sonia_Alyssa_Yulia-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Sonia Alyssa (Yulia)</em></figcaption></figure></div>



<p>&#8220;Rasuk 2 saya bikin yang sifatnya modern, baik dari sisi cerita, gambar dan kejadian yang dialami dikarakter film sangat nyata, tidak ada sling, adegan terbang, dan lain-lain,&#8221; ujar Rizal lebih lanjut.</p>



<p>Dalam trailer yang baru saja dirilis, adegan dibuka dengan sosok Bella (Nikita Willy) yang sedang berkonsultasi pada psikiater tentang kemampuannya melihat dunia lain. Bella nampak terganggu dengan kemampuannya tersebut. Apalagi ketika bekerja di rumah sakit, dia kerap menemui penampakan yang aneh.</p>



<p>Adegan selanjutnya menyorot keseharian Bella. Ada teror yang datang dari jenazah yang tidak dikenal, teror lewat mimpi kerap dialami Bella. &#8220;Ketika kamu tidak sadar, disitulah aku akan tinggal&#8221;. Apakah ruh tersebut akan merasuki Bella?</p>



<p>&#8220;Rasuk 2 akan menjadi film pembuka di tahun 2020 nanti. Saya berharap Rasuk 2 lebih baik dari film pertama dari sisi jumlah penonton,&#8221; tutup Dheeraj Kalwani.</p>



<p>Film yang diperankan oleh<strong> Achmad Megantara</strong>, <strong>Asri Welas</strong>, <strong>Lania Fira</strong>, <strong>Raquel Katie Larkin</strong>, <strong>Sonia Alyssa</strong>, <strong>Tegar Satrya</strong>,<strong> Iang Darmawan</strong> dan <strong>Prilly Latuconsina</strong> ini akan tayang pada 2 Januari 2020./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="jeg_video_container jeg_video_content"><iframe loading="lazy" title="Rasuk 2 - Official Trailer (Explicit Version) | Nikita Willy, Megantara" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/Nc24xCUR9h4?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/film/rasuk-2-diperankan-nikita-willy-lewat-tema-lebih-modern-dan-berbeda/">Rasuk 2 Diperankan Nikita Willy Lewat Tema Lebih Modern dan Berbeda</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1012</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kembalinya Anak Iblis, Teror Iblis dengan Petualangan Yang Mencekam</title>
		<link>https://journeyofindonesia.com/entertainment/kembalinya-anak-iblis-teror-iblis-dengan-petualangan-yang-mencekam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulia Dewi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2019 04:47:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[FIlm]]></category>
		<category><![CDATA[Achmad Megantara]]></category>
		<category><![CDATA[Al Ghazali]]></category>
		<category><![CDATA[Atta Halilintar]]></category>
		<category><![CDATA[Endy Arfian]]></category>
		<category><![CDATA[Fauzi Baadilah]]></category>
		<category><![CDATA[Marsha Aruan]]></category>
		<category><![CDATA[Mikha Tambayong]]></category>
		<category><![CDATA[RA Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[Raffi Ahmad]]></category>
		<category><![CDATA[Rudi Soedjarwo]]></category>
		<category><![CDATA[Sreffi Zamora]]></category>
		<category><![CDATA[Valerie Thomas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wp.journeyofindonesia.com/?p=853</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kembalinya Anak Iblis merupakan sekuel dari film sebelumnya yang bertajuk &#8220;13 The Haunted&#8220;. Film produksi RA Pictures milik Raffi Ahmad ini dipastikan lebih mencekam dan menegangkan dari film sebelumnya. Lewat tema drama, horor, dan thriller, film yang dibintangi oleh pemain-pemain muda seperti Marsha Aruan, Sreffi Zamora, Al Ghazali, Endy Arfian, Valerie Thomas, Mikha Tambayong, Achmad [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/kembalinya-anak-iblis-teror-iblis-dengan-petualangan-yang-mencekam/">Kembalinya Anak Iblis, Teror Iblis dengan Petualangan Yang Mencekam</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Kembalinya Anak Iblis merupakan sekuel dari film sebelumnya yang bertajuk &#8220;<em>13 The Haunted</em>&#8220;. Film produksi <em>RA Pictures</em> milik Raffi Ahmad ini dipastikan lebih mencekam dan menegangkan dari film sebelumnya. Lewat tema drama, horor, dan <em>thriller</em>, film yang dibintangi oleh pemain-pemain muda seperti <strong>Marsha Aruan</strong>, <strong>Sreffi Zamora</strong>, <strong>Al Ghazali</strong>, <strong>Endy Arfian</strong>, <strong>Valerie Thomas</strong>, <strong>Mikha Tambayong</strong>, <strong>Achmad Megantara</strong> hingga <strong>Atta Halilintar</strong> ini memberi warna baru di tengah persaingan film bergenre horor yang tayang akhir-akhir ini.</p>



<p>Cerita diawali dengan adegan cukup sadis, pembantaian satu keluarga dan karyawan sebuah <em>resort </em>di sebuah lokasi yang bernama pulau Ayunan. Pembantaian sadis itu dilakukan oleh sang ayah yang melakukan ritual dengan makhluk gaib. Jika di film sebelumnya arwah mereka menjadi penunggu <em>resort </em>tersebut yang didatangi oleh sekelompok anak muda yang berpetualang karena kebutuhan konten horor yang mereka buat. Arwah penasaran tersebut akhirnya meneror mereka dan mengakibatkan hilangnya Hana (Marsha Aruan) dan Fira (Mumuk Gomez).</p>



<p>Diceritakan kemudian Rama (Al Ghazali) yang sangat terpukul dan sangat kalut kehilangan adiknya dan kekasihnya Celsi (Valerie Thomas) dirawat di rumah sakit jiwa. Ditambah lagi dengan teror oleh anak iblis penunggu <em>resort </em>yang menewaskan Quinsy (Steffi Zamoea) di kediamannya. Ia pun kemudian memutuskan untuk kembali ke pulau ayunan bersama dengan Garin (Endy Arfian), dan Farel (Atta Halilintar) untuk menemukan jenazah Hana dan Fira.</p>



<p>Dengan bantuan Clara (Mikha Tambayong) dan Joy (Achmad Megantara) kelima sahabat ini kemudian kembali ke resort yang telah memberikan pengalaman yang mengerikan bagi mereka. Berbekal panduan sebuah kitab kuno &#8220;13 Cara Menutup Gapuro Tentrem&#8221; selain menemukan jenazah kedua sahabatnya, kelima anak muda ini juga berusaha untuk mengembalikan arwah penasaran itu ke alamnya agar tidak mengganggu manusia lagi sekaligus menutup pintu teror di gerbang pulang Ayunan selamanya.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/08/Rudi_Sujarwo_dan_Raffi_Ahmad_tengah_menyamp.jpg" alt="" class="wp-image-855" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/08/Rudi_Sujarwo_dan_Raffi_Ahmad_tengah_menyamp.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/08/Rudi_Sujarwo_dan_Raffi_Ahmad_tengah_menyamp-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/08/Rudi_Sujarwo_dan_Raffi_Ahmad_tengah_menyamp-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Rudi Sujarwo dan Raffi Ahmad pada saat memberikan keterangan pada awak media (Yulia)</em></figcaption></figure></div>



<p>Namun tak semudah yang dibayangkan, semua yang dilakukan oleh kelima sahabat ini terbentur dengan arwah penasaran yang bernama Ranti yang justru mengerikan dan membahayakan nyawa mereka. Bukan hanya menginginkan teman, arwah Ranti menyimpan dendam kesumat karena di bunuh sang ayah untuk tumbal agar resort tersebut ramai dikunjungi.</p>



<p>Celsi yang dianggap terganggu jiwanya ternyata tubuhnya di bawah kekuasaan hantu Ranti. Tanpa disadari oleh mereka, arwah Ranti memasuki salah satu jiwa mereka namun semuanya seakan sudah terlambat, karena ternyata korban jiwa kembali berjatuhan.</p>



<p>Berhasilkah kelima sahabat ini keluar dari situasi tersebut? Berhasilkah mereka dengan misinya? Jawabannya semua ada di tanggal 5 September 2019.</p>



<p>Film garapan sutradara <strong>Rudi Soedjarwo</strong> ini berhasil menyuguhkan sajian horor yang mencekam. Dari awal film ini sudah sangat kuat kesan misteri yang ingin disampaikan. Plot twist yang disajikan pun tidak terduga, walau terkesan mengambang. Sehingga penonton berfikir film ini tidak akan berakhir sampai disini, masih ada kisah kelanjutannya tentang resort tersebut.</p>



<p>Para pemain muda yang ditampilkan disini, berperan cukup sesuai dengan porsinya masing-masing, ditambah sisipan sedikit komedi sehingga film ini tidak hanya menampilkan ketegangan semata. Film yang digarap dua tahun lalu bersamaan dengan syuting film sebelumnya karena sulitnya mengumpulkan beberapa cast yang memang sedang menjadi idola para milenial ini menampilkan horor adventure yang kaya akan pesan bagi para kaum muda.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://wp.journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/08/Film_garapan_sutradara_Rudi_Soedjarwo_ini_berhasil_menyuguhkan_sajian_horor_yang_mencekam_Yulia.jpg" alt="" class="wp-image-856" srcset="https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/08/Film_garapan_sutradara_Rudi_Soedjarwo_ini_berhasil_menyuguhkan_sajian_horor_yang_mencekam_Yulia.jpg 740w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/08/Film_garapan_sutradara_Rudi_Soedjarwo_ini_berhasil_menyuguhkan_sajian_horor_yang_mencekam_Yulia-300x150.jpg 300w, https://journeyofindonesia.com/wp-content/uploads/2021/08/Film_garapan_sutradara_Rudi_Soedjarwo_ini_berhasil_menyuguhkan_sajian_horor_yang_mencekam_Yulia-360x180.jpg 360w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /><figcaption><em>Film garapan sutradara Rudi Soedjarwo ini berhasil menyuguhkan sajian horor yang mencekam (Yulia)</em></figcaption></figure></div>



<p>&#8220;Pesan dari film ini adalah bagi para anak muda jangan mencari masalah, kalau ada masalah harus tanggung jawab dan menyelesaikan masalahnya sendiri sampai selesai,&#8221; ujar <strong>Raffi Ahmad</strong> di sela acara media screening di kawasan Grand Indonesia, Jakarta Selatan pada Selasa (3/8/2018).</p>



<p>Kembalinya Anak Iblis memang tak bisa dilepaskan dari film 13 The Haunted. Namun para penonton yang belum menonton film sebelumnya tidak perlu khawatir, karena di awal film ini diceritakan sedikit mengenai latar belakang dari film Kembalinya Anak Iblis.</p>



<p>Dengan set tempat dan pencahayaan yang redup ditambah lagi dengan kemunculan para makhluk gaib yang tiba-tiba membuat Kembalinya Anak Iblis mendapatkan efek seram walau inti ceritanya terkesan biasa saja.</p>



<p>Hanya satu yang mengganggu, scoring film yang terlalu berisik membuat adegan yang seharusnya dramatis jadi terganggu dengan <em>scoring </em>yang terlalu menggelegar. Namun, film ini bisa dibilang menjadi salah satu film terbaik dari film horor yang pernah diproduksi oleh RA Pictures. Penasaran dengan film Kembalinya Anak Iblis? Selain dibintangi para bintang muda, film ini juga dibintangi oleh <strong>Fauzi Baadilah</strong>./ <strong><em>JOURNEY OF INDONESIA</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://journeyofindonesia.com/entertainment/kembalinya-anak-iblis-teror-iblis-dengan-petualangan-yang-mencekam/">Kembalinya Anak Iblis, Teror Iblis dengan Petualangan Yang Mencekam</a> appeared first on <a href="https://journeyofindonesia.com">Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">853</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
